Translate

Telusuri via Blog Ini

Jumat, 25 September 2015

SELAMAT IEDUL ADHA 1436 Hijiriah/2015






Idul Adha (di Republik Indonesia, Hari Raya Haji, bahasa Arab: عيد الأضحى) adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.
Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.
Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam.
Pusat perayaan Idul Adha adalah sebuah desa kecil di Arab Saudi yang bernama Mina, dekat Mekkah. Di sini ada tiga tiang batu yang melambangkan Iblis dan harus dilempari batu oleh umat Muslim yang sedang naik Haji.
Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim. Terkadang Idul Adha disebut pula sebagai Idul Qurban atau Lebaran Haji.

Makna Iedul Adha adalah hakekat nilai keimanan/keyakinan seorang terhadap Maha Penciptanya tentang nilai nilai hidup, cinta, kepemilikan, godaan, keraguan, ujian , hambatan, permusuhan , kegigihan dan kekuatan dalam kehidupan menjadi seorang muslim yang baik. Pengorbanan disimbolkan dengan kehidupan keluarga , kecintaan terhadap istri/suami dan khususnya anak - darah daging dan simbol kecintaan tersebut diwakili hewan ternak-peliharaan; domba/kambing, sapi/kerbau, kuda, onta. Simbol pengorbanan terhadap anak yang dicintai(nabi ismail), godaan,keraguan, ujian dan sikap gigih -teguh (nabi ibrahim) menghadapi syetan dan permusuhan terhadap syetan adalah setiap muslim diperintahkan berkorban dengan Hewan kurban yang baik, sebagai simbol juga kemenangan melawan syetan dan bukti kecintaan/keimanan terhadap Allah SWT. Daging korban dibagikan sebagai wujud amalan sholeh-kepedulihan bagi orang/masyarakat disekitarnya. Pengorbanan berarti sebagai evaluasi diri setiap muslim atas kecintaannya terhadap duniawi dan hakekat kecintaan terhadap manusia atau Allah. Maha Besar Allah .