Translate

Telusuri via Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Maret 2026

Perang Pengecut Israel +Amerika serikat vs Iran

Perang  sudah terjadi dan berlangsung.

Serangan Israel dan Amerika  ke Negara Iran, secara  sepihak , hari Sabtu  tanggal  28 Pebruari 2026 adalah serangan "pengecut" , serangan yang bertujuan untuk membunuh pemimpin tertinggi , pemimpin negara republik Islam Iran, dan pemimpin spritual tertinggi umat islam Syiah   Ayatullah Ali Khamanei (syahid) , berserta keluarga dan pejabat tinggi angkatan bersenjata Iran dan juga mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad.  Serangan yang dilakukan dengan "Arogansi Presiden Donald Trumph  dan Netanyahu" merupakan pelanggaran kedaulatan terhadap nilai nilai peradaban dan kesepakatan international; Piagam PBB. Serangan yang menimbulkan kekacauan sosial dan kehidupan ekonomi masyarakat international, menimbulkan keretakan -kehancuran peradaban -kemanusiaan yang menjadi nilai universal. 

Alasan yang yang  dipaksakan presiden Amerika (dan Israel) kepada dunia, tidak dapat dibenarkan; yang memutar balikan fakta dunia atau sejarah ; " Siapa yang menjadi teroris negara dan pembunuh umat manusia? Apakah Bangsa -Negara Iran ? atau  Amerika+ Israel  ?  "

Pidato Trump  yang hipokrit, dengan penuh kesombongan dan intimidasi, memaksakan kepada pendengar dan penonton, memuat disinformasi dan fitnah terhadap  negara  republik Islam Iran, terutama terhadap para pemimpin tertinggi iran , khususnya terhadap  Ayatullah  Ali Khamanei, sebagai  diktator, setan, penjahat kemanusia ; menyatakan  republik Islam Iran menyebarkan ketakutan keseluruh dunia, meneror  negara  negara lain; walaupun secara konsisten - negara iran mendukung kemerdekaan dan melawan penindasan terhadap bangsa /negara palestina sejak berdirinya republik  Islam Iran. 

Jumat, 30 Mei 2025

KUMPULAN “buah pikir”


  • "apa adanya" , "kepolosan" , menerima seseorang dengan "yang terlihat" tanpa prasangka, tanpa menilai :siapa?,apa? adalah hal yang "sulit", lebih banyak prasangka dan menilai subjektif.
  • Esensinya manusia, laki laki dan wanita sesuai kodratnya , "bukan apa apa, bukan siapa siapa" sebagai makhluk( diciptakan) -hanya sebagai hamba; Allah SWT Sang Pencipta Alam Semesta.
  • Memahami apa yang orang mau dan aku mau ? butuh " effort " untuk mencapai "deal", sama sama yang dimau, "memberi dan menerima" ; Esensi interaksi sosial/ hubungan sosial haruslah dilakukan dengan "baik"- antara aku dan orang /sejawat/keluarga/etc.
  • Berolah raga ringan, seperti jalan kaki, joging, senam pernafasan,senam yoga, meditasi, selama 15-30 menit .. dapat menghilangkan stress, memulihkan keseimbangan imunitas tubuh, meningkatkan aktifitas otak kanan dan kiri secara seimbang. Lakukan secara teratur setiap hari atau 3 kali seminggu, Inshaa Allah badan kita selalu sehat -bugar secara fisik dan mental; jiwa dan raga dan produktif,
  • Berpikirlah!!!.. dengan banyak sudut pandang, membuat kita jadi terbuka dan toleran terhadap perbedaan, keragaman, pluralitas dan mudah memahami setiap perbedaan perilaku setiap orang, kelompok, masyarakat, bangsa..Itulah "kebebasan berpikir "
  • Pola pikir "lefthanded-mind", atau berpikir pola otak kanan antara lain " out of the book" ; berpikir paralel , berpikir dua sisi atau "mirror minded"
  • "Orang bijak adalah... orang yang selalu bersikap dan berpikir "Hal yang rumit", menjadi sederhana dan lebih realistis-praktis"

Rabu, 26 Maret 2025

"out of the box thinking"



"Thinking outside the box ,  also thinking out of the box or thinking beyond the box and, thinking outside the square is an idiom that means to think differently, unconventionally, or from a new perspective. The phrase also often refers to novel or creative thinking"

Pola pikir yang menjadi kelaziman atau terstruktur pada  logika , perspektif  yang sudah baku, dapat menjadi suatu pola berpikir -algoritma  yang  .dapat "dibaca" dengan mesin-aplikasi artificial intellgence/ kecerdasan buatan- sebagai pola berpikir AI. Kecerdasan mesin yang dapat bermanfaat dalam membantu manusia dalam pekerjaannya ataupun mewujudkan keinginannya. Namun pola berpikir manusia dapat menjadi instan, dan menjadi "tergantung dan melemahkan kemampuan berpikirnya"  bila kecerdasan mesin(AI) salah digunakan. 

Kemampuan manusia berpikir, dan  kebebasan berpikir harus menjadi sikap-perilaku kritis terhadap kecerdasan mesin /AI. Oleh karena itu , berpikir out of the box adalah  cara untuk mengkritisi dari pola yang biasa atau sudah menjadi algoritme umum dalam kehidupan manusia. Suatu yang baru, kreatif mungkin awalnya dianggap "aneh" oleh kebanyakan orang, tetapi menjadi hal yang diterima kemudian sebagai hal yang "biasa".  

Perubahan manusia kedepan tidak saja mengandalkan pola kecerdasan mesin atau AI   tetapi harus dikritisi dengan pola berpikir out of  the box. Perbedaan   pendapat, berpikir , perspektif/ sudut pandang terhadap suatu masalah, perkara, tehnologi atau masa depan manusia , suatu  hal yang harus ada dan menjadi kebutuhan manusia agar manusia maju dan sejahtera, menjadikan peradaban manusia yang beradab, bukan saling menghancurkan atau berperang karena perbedaan.  Semakin banyak pemikir dengan pola berpikir out of the box,  semakin dunia manusia semakin dinamis dan lepas dari jebakan "status quo" algoritma  mesin. 

Manusia modern adalah manusia yang selalu berpikiran terbuka, tidak konvensional, menerima perbedaan berpikir, menerima hal hal baru dan selalu  kreatif - inovatif serta  menjadi rahmat bagi semua orang.

Senin, 10 Maret 2025

Ayo "SEMANGAT"

Kata "semangat" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang kuat, merujuk pada nafsu, gairah, atau kekuatan batin yang mendorong seseorang untuk berjuang, bekerja, atau melakukan sesuatu dengan antusiasme.

Semangat merupakan perasaan yang sangat kuat yang di alami oleh setiap orang. Rasa yang luar biasa ini dapat dilihat sebagai bagian fundamental dari suatu kegiatan sehingga dapat diartikan sebagai langkah yang berkaitan dengan pengarahan potensi yang menimbulkan, menghidupkan, menumbuhkan tingkat keinginan yang tinggi

Berkaitan dengan semangat, memiliki sinonim berikut ini: Aktif, Antusias, Berapi-api.

Apa bahasa gaul semangat?
Sementara itu, kata 'fighting' dalam bahasa gaul yang sering digunakan di media sosial bermakna semangat. Kata fighting sering digunakan seseorang untuk memberikan semangat dan dukungan kepada orang lain agar terus berjuang.

Apa bahasa Arabnya semangat?
Kata semangat jika diterjemahkan dalam bahasa Arab secara harfiah adalah Hamasah (حماسه). Semangat dalam bahasa Arab jug dapat diterjemahkan menjadi Ghairah (غَيْرَة) dan Nakhwah (نَخْوَة).

Minggu, 31 Maret 2024

Ramadhan 1445 Hijriah/ 2024

 Renungan ..

Perjalanan  ..hidup ,  kembali di Ramadhan 1445 Hijriah.

Suasana Hati  diantara   senang, sedih, gamang, penuh asa-harap dalam  menjalaninya

Suasana  senang  di dalam bulan ini , suasana  ritual, seremoni keagamaan  penuh keramaian-kegiatan acara acara siang dan malam

Sedih....,  ketika  kebutuhan fisik dan jiwa  meningkat dan harapan tidak tercapai karena waktu membatasi, ruang yang tidak cukup; gerak gerik  diri sudah  surut.

Itulah wujud gamang dalam diri "penuh asa harap" di usia  sekarang,  walau hati selalu menyebut dalam doa  "rasa syukur atas hidup dan kesempatan di ramadhan ini" setiap waktu ,saat siang dan malam.

Dalam  diri :antara  hati/kalbu,  akal pikiran, berdebat dan berkompromi   tentang  makna kehidupan yang telah lalu dan saat ini , bahkan -yang akan datang. Pengaruh  lingkungan, medsos, ilmu-pengetahuan, tehnologi, hubungan sosial-budaya, keamanan-politik,  ekonomi -kesejahteraan, pendidikan-pembelajaran ' seperti tayangan yang bergumul setiap  saat"  dalam  benak, doa, renungan-meditasi...

Ramadhan seperti bulan khusus "pergumulan kalbu-akal-pikiran atau  ilmu-pengetahuan-filsafat hidup-nilai agama ",  peluang perubahan, perbaikan , pembaharuan  yang intens dan kontinu selama satu bulan  dengan keadaan berpuasa.  seolah semua nilai kehidupan yang terkontaminasi di evaluasi dengan nilai nilai ketuhanan yang konsisten dan lurus , yang menyelamatkan dari ketepurukan hidup buruk

Sebagai manusia yang lemah, tak berdaya bila tidak beri nikmat dan barokah_TUHAN atas  rezki  yang diterima dan usaha yang dilakukan manusia.

Sebagai manusia yang "tidak punya apa apa, bukan siapa siapa",  sejogjanya manusia menjadi welas asih pada dirinya, orang lain, lingkungan dan kepada Tuhannya.

Harapan diri,  kembali sebagai manusia yang fitri; manusia yang sejatinya tunduk hatinya kepada Tuhan-penciptanya

Semoga tiap tapak kakiku...menuju jalan lurus yang menjadi petunjukNya.


Ciputat , 20 Ramadhan 1445 H/31 Maret 2024

Rabu, 20 September 2023

Hubungan Sholat dengan Eksistensi "manusia", dari sebuah renungan

Sholat  Wajib adalah   satu cara  dari ibadah yang di wajibkan bagi seorang muslim dalam waktu lima kali sehari dengan mengikuti tata cara yang dilakukan nabi-rosulullah Muhammad SAW. Selain Sholat Wajib  ada  Sholat -sholat lain sebagai  Sholat Sunnah  dan Wajib bagi laki laki saja, serta Sholat  tambahan, seperti  sholat Jumat, Idul Fitri, Idul Adha, sholat sebelum dan sesudah sholat wajib,  serta lain lainnya.


Sholat  eksistensinya  adalah  hubungan komunikasi manusia (Muslim)  dengan pencipta-nya (ALLAH SWT) dengan mengikuti cara yang sudah ditetapkan dalam tata ibadah agama islam.  Esensinya  sholat juga dianggap sebagai "doa" karena manusia berkomunikasi dengan banyak meminta  dan berharap atas mimpi, rencana,  usaha yang dilakukan atas dirinya  di waktu lalu, saat ini dan akan datang kepada "Allah SWT"

Rukun Sholat ,  dimulai  dari Takbir  sampai  akhir Salam dengan gerakan gerakan  fisik tertentu ( takbir, ruku" sujud, duduk, salam kanan-kiri,  ucapan ayat dan doa, pujian), dan pikiran, kalbu, dalam keadaan "khu'su"  atau  menyatu  jiwa dan raga kepada kehadirat/kehadiran Allah -Sang Maha Tinggi, Maha Pencipta;  merupakan  rangkaian proses  spiritual  yang berulang  dilakukan setiap manusia yang sholat  seperti  rotasi bumi pada  sumbunya selama 24 jam atau  roda berputar  -bergerak pada sumbu "As" nya.

Manusia dari sudut islam  (dalam  sholat) , eksistensinya  secara  ontologis ,  keberadaannya karena "diciptakan(makhluk)" bukan kebetulan ada,  oleh yang maha pencipta(namanya -Allah) , dalam keberadaan nya  di  dunia yang fana ( hidup sementara)  harus menyadari(wajib sholat) keberadaanya sebagai makhluk yang lemah - untuk selalu beribadah  dalam mencapai tujuan hidupnya kepada Penciptanya(Allah SWT).  "kesadaran eksistensial " manusia hanya dapat dijaga dan dipelihara melalui jalan setiap  waktu dengan  "sholat " (wajib dan  sunat)

Dalam   "Sholat"  ada  aktualisasi   dari janji , sumpah  antara   "ruh" keyakinan,  pikiran, hati  secara  fisik  dalam  gerak /aksi pada  kehidupan sehari hari , dalam   diri sendiri,  dalam keluarga, dalam masyarakat, berbangsa- bangsa.

Dalam   setiap sholat , rakaat , ada  "shahadat"  yang menjadi pegangan keyakinan dari setiap  niat,  awal melangkah atau segala tujuan , pedoman, metode  usaha, pekerjaan dan nilai nilai dari kehidupan.  "kesadaran diri"  yang dibangkitkan, yang ditanamkan, diucapkan dengan kata dan aksi di hadapan "Sang Maha Pencipta" berulang -ulang dalam apapun keadaan-  suka dan duka, setiap waktu.  Seperti gugusan benda langit ,  bintang bintang, awan awan yang  selalu ada  setiap waktu dan menunjukan keberadaannya  sebagai  wakil dari  ciptaan dari  Sang Maha  Pencipta kepada manusia.  Sholat  seperti gugusan kehidupan -sistem kehidupan -wadah  interaksi  manusia  dengan maha penciptanya yang spesial tanpa perantara, " hubungan langsung " kepada Allah SWT.  Sholat menghilangkan  kasta kasta -golongan dalam hubungannya antara "makhluk dengan khalik/penciptanya"

Ketika  Sholat  bagian dari sistem kehidupan , maka hakikatnya  sholat bukan lagi terdiri  dari gerak gerakan  fisik yang wajib sebagai  rukun sholat,  tetapi menjadi gerakan gerakan fisik secara bathin  dimana dan kapan saja, seperti perangkat lunak(software) imajiner dalam otak. Gerakan sholat menjadi lebih situasional, bisa  berdiri, duduk, tidur/berbaring, atau apapun keadaannya. Hilanglah ritual seremonial  sholat atau basa basi  sebagai atribut atau simbol agama. 

Sholat bagian dari metode kesuksesan  dalam hidup manusia, mencapai kebahagian ; mencapai kesejahteraan hidup. Persoalan kehidupan,  baik dalam keluarga- hubungan suami-istri, orang  tua -anak , dengan tetangga; teman karib, pekerjaan-nafkah , dsbnya mendapat solusi dengan cara sholat. Semua persoalan atau masalah dikomunikasikan dengan "maha Pencipta/Allah SWT". Keyakinan yang kuat, jiwa yang optimis dan kepasrahan diri terhadap masalah hidup -kehidupan disandarkan atau  digantungkan kepada Allah SWT. Keyakinan semua  datang  dan kembali kepada Allah SWT  dipupuk, dijaga, dilandasi komunikasi melalui sholat sebagai proses  terus menerus - kontinus, sepanjang  waktu(selama hayat). Dalam konteks kehidupan ekonomi-sosial dikatakan "sholat mencegah  perbuatan  fahsya' dan mungkar". Dengan demikian sholat ,  membentuk  kepribadian manusia yang  sholeh atau  berakhlak yang baik.


"Ketika  Marah atau Ada Masalah,  maka   Sholat -lah"

Semoga  kita   jadikan   Sholat , sebagai metode hidup,  kiat hidup mencapai kebahagian dan kesejahteraan 




Jumat, 30 Juni 2023

Intropeksi Diri (self insight/awareness)

 

     


 

Dalam DIAM KU………………....................

 

Suara   hiruk pikuk  terdengar  di telinga, dan mengalir   dalam pikiran , dalam otak

Timbul  hiruk pikuk  - menguak  kalbu, jiwa, kesadaran  yang bergolak… ada apa ? berbagai tanda tanya  menyeruak  bertubi tubi….  dari   apa  sampai mengapa ?  Seperti  isi  otak , bekerja keras , terbakar  dan menguap panas dan menguras  bahan bakar.  Kecamuk  hiruk pikuk membangkitkan kesadaran, siapa  dan bagaimana sikapku ?  dalam kecamuk …  berulang  jeda   , aku dalam keheningan….  Aku diam,….   diam  dan  …bergerak lagi…..  diam lagi , seterusnya. Walaupun  dalam  diam ,   pikiran ini bekerja,- dalam kesadaran penuh,  ibarat gelombang  naik-pasang  -naik turun  dan kala-nya dititik diam.

 

Hiruk pikuk  kehidupan  dari bermacam –macam interaksi dari kejadian –realita,  medsos, antara   harapan dan kenyataannya.

Dalam  diam…..,  

Lintasan waktu, kembali  lagi pada pertanyaan kepada ke peradaan aku,  Siapa aku?  Dimana aku ? ….

Sampai…. Saat  ada dan tiada   - di dunia dan akhirat, apa makna hidup ini ? 

Saat hening… panjang,    kadang terdengar bunyi –bunyi –bersaut , bergelombang, seperti mengiring   menyadarkan diamku atau lamunanku…dan memecah keheningan malam, atau mengingatkan waktu fajar dan subuh akan segera tiba.

Bak  layar film lebar,  lembaran-lembaran peristiwa melintas, mulai saat kecil sampai saat terkini dan melampaui waktunya  hayalan masa datang; tentang kisah sedih dan gembira serta harapan atau mimpi di hari tua. Kisah  menjadi  peran aktor utama, menjadi aktor pengganti, atau sebagai figuran dan penonton, walaupun kadang merasa sebagai sutradara , hanya mimpi sebagai produser. Berbagai  bentuk kisah-peristiwa, seperti potong potongan waktu tentang masa sekolah, masa bermain, masa remaja, masa pacaran, keluarga , tugas dan pekerjaan, dan lainnya. Rangkaian kisah hidup dan kehidupan tak mampu –tertuliskan dalam buku biografi dan juga tak yakin berarti untuk anak-cucu sebagai warisan tertulis. Apalah  aku dan  bukanlah apa apa dan siapa siapa ?. Semakin banyak dorongan mimpi mimpi yang ingin diwujudkan,  semakin disadari   tak berdaya dengan tubuh ini, akhirnya  …. Aku terdiam.

Dalam diam….,

Aku  melihat  diri  seperti di cermin,  sikap dan perilaku terhadap orang tuaku, istri, anak, menantu, besan, cucuku, saudara saudaraku, sepupu sepupuku,  keponakan keponakanku,   teman temanku, pasien pasienku, orang orang disekitarku dan  bangsa –negaraku.

Apa yang telah aku perbuat  terhadapnya..? bagaimana  respon mereka  ? atau

Apa yang  telah mereka perbuat terhadap ku ? bagaimana responku ?

 

Kesadaran  dari diam , dari renungan , dari keheningan  hati dan pikiran  adalah  jadilah orang waras, jiwa –pikiran yang tenang, damailah diri dengan  rasa amarah, pikiran negatif, kehendak nafsu ambisi, iri-dengki…  menjadi   hamba yang tunduk, bersahaja.

 


Ciputat,  30 Juni 2023

Sabtu, 22 April 2023

REFLEKSI DIRI; Waktu berputar Yang menggoyang Jiwa dan Raga

Renungan ..  sebuah perjalanan waktu.

memandang   dunia dari  sudut sejarah dan realitas  hari ini   hingga ramalan hari esok jauh..,  aku  tercenung dengan apa arti kehidupan, kemanusian, dan peradabannya ? .  sejarah manusia dalam damai dan perang, silih berganti  -sejak nabi adam , kelompok suku,  kerajaan , sampai negara demokrasi -saat ini.   manusia seperti sifatnya, karakternya  - mempunyai jiwa atau perangai  baik dan buruk.  sepertinya mengendalikan manusia menjadi pendamai atau pembuat perang/kerusakan. dominasi ada tidaknya  sifat baik atau buruk dalam setiap orang/kumpulan orang, mewarnai kehidupan orang atau kelompok orang, masyarakat,  bahkan kehidupan berbangsa  ataupun  hubungan antara negara. betapa  kehidupan manusia diliputi  pristiwa  perperangan dan juga perdamaian  atau konflik  -pertikaan dan  hubungan rukun -damai. dalam terminologi  bahasa -antara   cinta dan benci  melahirkan  keterikatan  atau sebaliknya  perceraian-penguraian-perpecahan. asal usul  pengetahuan  tentang "  cinta  dan benci " melahirkan   filosofi  kehidupan atau  filsafat   tentang hidup mencapai kebahagian.  pencapaian nilai nilai tertinggi dari sesuatu otoritas yang diyakini yang patut diakui dan dihormati, menjadi  munculnya nilai nilai ketuhanan atau lahirnya  agama  sebagai kepercayaan untuk mengikuti  nilai  cinta, baik  dan menjauhi  nilai benci, buruk, jahat. 

Agama ... menjadi  nilai nilai  kelompok manusia,  suku, bangsa , bahkan  meluas antara   bangsa; bahkan  sejak  lahirnya  sebagai  agama animisme ,  dinamisme sampai  agama  wahyu/ para nabi -  rosul, hakekatnya  mengajarkan  kehidupan yang " penuh cinta, kebaikan " kepada penganutnya, mengajarkan setiap orang menjadi  baik dan  cinta  terhadap manusia , terhadap alam, terhadap yang maha tinggi/kuasa atau yang dianggap sebagai tuhan, dewa. 

Esensi   nilai agama , sebenarnya  hanya berarti dan berguna bagi penganutnya  sebagai  individu, nilai yang menjadi kebutuhan  dalam menjalani realitas kehidupannya, menghadapi masalah kehidupan, bahkan cara memperoleh kehidupan yang damai, bahagia, penuh cinta  terhadap dirinya dan lingkungannya.  namun ... dan aneh , ketika  orang  menggunakan agama  untuk  kepentingan dirinya atau kelompoknya  dengan  berakibat  kepada orang atau kelompok lain  secara negatif,;  timbul kebencian, kekejian, bahkan  membunuh dengan atas nama agama  atau kalimat tuhan.

Timbul peperangan atas agama  atau  antara   agama  karena sifat-sikap- perilaku penganut agama yang kehilangan jatidiri esensi dari agama  itu sendiri.  penganut  agama yang menganggap pemangku tanggung jawab atas nama tuhan  atau mengangkat dirinya  sebagai simbol pemilik  nilai  kebenaran tuhan, sehingga   menggunakan otoritas  dirinya kepada penganut lain untuk mengikuti  hawa nafsunya sendiri; penganut agama yang taklid buta   mengikuti saja fatwa yang ' hakekatnya adalah buah pendapat pribadi, bukan nilai nilai tuhan sebenarnya. Pengikut yang setia  dari "sang imam" menjadi terbiaskan dari esensi  nilai agama dan semakin  jauh hanya mengikuti apakata sang imam- dan sangat sulit menilai  dengan objektif  ; hal tentang nilai baik -buruk,  benar -salah  atau cinta -benci. 

Sungguh...  kelemahan  agama  adalah sudut  orang beragama , apakah agama hanya sebagai atribut atau alat, simbol  untuk  dirinya atau agama sebagai pandangan hidup atau kebutuhan  hidup yang menghidupkan untuk dirinya ? atau kedua-duanya ?

Suatu kondisi  yang harus ada , tidak bisa tidak ada ( qonditio sine quanon) , setiap orang  mempunyai pilihan beragama atau keyakinan; orang  memilih beragama atau tidak beragama , suatu hal yang sama kondisinya.   Orang yang memilih  tidak beragama atau tidak berkeyakinan adalah buah akal, kalbu, pikiran terhadap  dirinya dan alam hidupnya, begitu pula  orang yang memilih beragama atau berkeyakinan.   Sikap, perilaku  dari pilihan itu ,  melahirkan ritual-seremonial ,  gaya hidup,   budaya  dalam kehidupan yang khas,  unik, "bahkan dianggap nyeleneh, tidak masuk akal, dll." bagi  orang yang berbeda pilihan, bahkan  perselisihan,  perkusi, permusuhan, perperangan ;  bahkan  diantara  orang yang sama sama beragama dengan sama pilihan.  Seolah - olah ada  pemeluk pilihan ingin mendominasi yang lain atau beda pilihan  sebagai yang "Benar dia dan yang lain Salah"; bahkan kehidupan  dunia  dibuat menjadi hitam-putih (dunia salah -benar). 

Sebagai manusia yang bersosialisasi, manusia menjadi berkelompok, bermasyarakat, bahkan berbangsa dan bernegara- dengan sendirinya,   timbul aturan sosial atau norma sosial atau perjanjian sosial  tertulis ataupun tidak tertulis - yang kemudian menjadi peraturan, undang-undang, bahkan undang undang dasar berbangsa dan bernegara.  Sebagai individu dan  anggota masyarakat atau warga negara  tentu ada hal yang disepakati bersama  dan ada yang tidak diterima  secara individu,  namun kepentingan bersama dapat menjadi utama dari  pribadi bila memiliki tujuan yang mulia dan  bersama. Nilai nilai individu tidak bisa  dipaksakan begitu saja kepada nilai nilai pentingan masyarakat yang sudah mapan atau bila  sudah menjadi tradisi-budaya yang sangat lama.  
Perubahan sosial terjadi bila  nilai nilai individu yang baru( Pembaruan/Inovasi/Kreasi/Penemuan) dapat diterima  dan bermanfaat  bagi masyarakat; bahkan masyarakat dunia. Namun  secara individu  atau kelompok nilai nilai yang diterima dapat berdampak   berbeda; mungkin  bagi yang lain memberi dampak baik/ positif tetapi bagi yang  lain -justru menjadi  buruk/ negatif.

Perubahan sebagai manusia bersosial, ber-agama/keyakinan, berinovasi-cipta budaya atau ilmu dan tehnologi,   tradisi sosial dan perubahan adaptasi alam berakibat  timbulnya peradaban- generasi peradaban yang berbeda -berselang berapa  abad  kehidupan manusia,  sampai  generasi peradaban milinial/ tehnologi informasi 5.0(5.0 era).  Perubahan   utama akibat  tehnologi digital-informasi,  internet of the thing(IOF),  dimana    transformasi informasi yang  cepat dan tehnologi mekanik-elektrik, digital berbasis printah/ internet of  the thing dengan kecepatan G 5/6 , membuat  semua produk jasa -barang  lebih  efisien-efektif- serba  super dibandingkan 1 dasawarsa sebelumnya,  apalagi jauh kebelakang. Berbasis  Big Data- artificial intelligen (inteljen  artifisial/buatan) atau sebagai mindchips robotic(artificial brain), membuat  mesin  yang dikerjakan manusia bisa bekerja secara   robotik , kendaraan transpor pribadi-umum tanpa  sopir, dan aplikasi  bidang  lainnya. 

Hal  tersebut  menimbulkan perubahan yang mengejutkan atau ledakan perubahan yang  dasyat ( Disruption era)  bagi  semua  manusia di muka  bumi ini-  tanpa perkecualian. perubahan yang berdampak keseluruh  aspek kehidupan manusia dan interaksi manusia dengan alam-lingkunganya ,  bahkan diluar alamnya -seperti luar angkasa. 
Perubahan sudut pandang manusia terhadap perubahan tersebut dapat menjadi tantang bagi agama atau pengikut -pemeluk  agama atau keyakinan yang sudah mapan. Dimana  kedudukan dan peranan  agama  atau pemuka agama atau pengikut agama  terhadap perubahan nilai baru yang timbul? apakah  agama  semakin jauh (degradation) atau menjadi terkuatkan(reinforcement)?  Bila  kesenjangan kesenjangan  makin  timbul dan makin jauh , maka  konflik dalam beragama semakin banyak- dan panjajng,  tetapi   bila semakin hilang, agama  menjadi  rahmat bagi pemeluknya.
Antispasi  kesenjangan sangat  penting dengan cara  merefleksi, mereview, merenovasi - evaluasi semua  kemajuan dengan nilai esensial  dari pesan pesan agama yang universal.

Hakekat dari nilai  universal itu adalah   nilai kemanusian yang di-muliakan, di-utamakan oleh manusia itu sendiri. Memanusiakan-manusia  dari manusia yang mempunyai sifat kehewanan, kebinatangan, dari paham hukum rimba- atau hukum alam -rantai makanan. Kemanusian  yang menjadi rahmat bagi seluruh alam, bagi makhluk hidup dan lingkungannya.

Keragaman  budaya manusia , agama, keyakinan,  menjadi kekayaan nilai nilai kemanusiaan,  dan menjadi rahmat dan kebahagian bagi seluruh makluk  di planet  bumi ini. Hal ini bukan suatu utopia  dengan era digital  tehnologi informasi 5.0. Hubungan erat  dapat  dijalin dengan jaringan informasi yang terekam, terjamin, terikat dan terenkripsi suatu proses transaksi sosial, ekonomi, hukum, keamanan, budaya, dll,nya.


Sekian...  coba   renungkan kembali   -- dalam kita  beragama  !!!

Kamis, 14 April 2022

IRONI DEMOKRASI INDONESIA


Bentuk Negara Indonesia   adalah negara kesatuan republik indonesia yang  menganut  system demokrasi Pancasila. Dalam prakteknya  kekuasaan  dianut berdasarkan teori   “trias politika” yaitu kekuasaan eksekutif, yudikatif, legislative secara terpisah.  Kekuasaan  Eksekutif  dan Legislatif di pilih oleh rakyat melalui pemilihan umum  secara langsung, sedangkan  yudikatif (Mahkamah  Agung, Jaksa Agung, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Yudisial) dipilih kepala eksekutif (Presiden) dengan persetujuan legislative (DPR, MPR,DPD).  Sebagai negara  yang  mempraktekan paham demokrasi yang termasuk terbesar   di dunia,  demokrasi di Indonesia sudah kelewatan( kebla-blasan) atau sangat liberal. Tidak seperti di negara asal paham demokrasi di Barat – dimana misalnya Amerika Serikat, partisipasi  politik di wakili oleh hanya dua partai politik yaitu Partai Demokrat dan Partai Republik, berbeda  sebaliknya  di Indonesia, Partisipasi politik rakyat diwakili oleh banyak partai politik,  namun juga oleh diluar partai politik -  seperti   Mahasiswa, Organisasi  Buruh, Ormas-ormas yang melakukan pergerakan politik.   Hal ini berbeda  dengan negara asal demokrasi,  tidak ada  pergerakan politik diluar partai politik,  semua aspirasi demokrasi disalurkan melalui partai politik dan kekuasaan dijalankan sesuai teori trias politika,  bila terjadi ketimpangan  atau penyalahgunaan  kekuasaan  politik, atau kebijaksanaan politik yang dianggap merugikan kepentingan rakyat,  maka rakyat  dapat lakukan tindakan politik dengan tidak lagi memilih partai yang berkuasa pada periode pemilihan umum periode berikutnya. Di Indonesia praktek kekuasaan politik, dengan  banyak partai politik, dan non partai(yang dianggap kekuatan politik tersembunyi atau informal) , realitasnya   partisipasi politik rakyat- tidak terwujud dan terwakili oleh kekuatan partai politik, seolah olah  diwakili oleh kekuatan  non partai yang berpolitik- seperti mahasiswa, ormas.  Di negara demokrasi Barat  tidak pernah kekuatan non partai sebagai kekuatan politik yang menjadi oposisi pemerintahan yang resmi.  Aspirasi  politik hanya melalui partai politik, atau bila ingin berpolitik, maka bisa masuk menjadi anggota partai politik;  demontrasi  terhadap pemerintah   dilakukan oleh  anggota  partai politik-  sebagai partai oposisi. Coba perhatikan di Negara Singapura, Malaysia, Australia, Eropa, Amerika Serikat, apakah ada   demo demo yang dilakukan oleh  anggota diluar partai?

 

Minggu, 29 November 2020

"Cara Allah Menegur Manusia" dengan COVID 19


corona virus disease 2019

Virus adalah agen infeksi berukuran kecil yang bereproduksi di dalam sel inang yang hidup. Ketika terinfeksi, sel inang dipaksa untuk menghasilkan ribuan salinan identik virus asli dengan cepat. Virus sendiri tidak memiliki sel; pembentukan virus-virus baru berlangsung dalam sel inang yang terinfeksi.

Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan.  Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan khusus.

Virus yang menyebabkan COVID-19 terutama ditransmisikan melalui droplet (percikan air liur) yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas. Droplet ini terlalu berat dan tidak bisa bertahan di udara, sehingga dengan cepat jatuh dan menempel pada lantai atau permukaan lainnya.

Kita dapat tertular saat menghirup udara yang mengandung virus jika kita berada terlalu dekat dengan orang yang sudah terinfeksi COVID-19. kita juga dapat tertular jika menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut kita. 

Kasus  COVID  19 terjadi secara cepat keseluruh dunia dan  Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan tanggal 12 Maret 2020 sebagai status Pandemi COVID 19. sejak ditemukan pertama kali di Wuhan Cina pada  pertengahan Desember 2019  sampai sekarang , telah tercatat kasus penderita COVID 19 sebanyak 62,3 juta  orang ,  sembuh  39,8 juta orang, meninggal 1,45 juta orang. di Indonesia pertanggal 29 November 2020. tercatat sebanyak sebagai penderita 534,266 orang  , sembuh  445,793 orang, meninggal 16.815 orang



Kasus baru per tanggal  28 November 2020  di Indonesia

Hampir   satu  tahun virus  corona  19 berulang tahun, seluruh negara di  dunia masih dalam ancaman dan serangan COVID 19, serta  masih menerapkan  protokol kesehatan sesuai rekomendasi WHO, untuk melawan COVID 19 dan mulai di cobakan vaksinasi virus dengan obat vaksin khusus covid 19 secara massal ke seluruh dunia - terutama pada tahun 2021. 

Akibat  COVID  19 telah berdampak ke seluruh aspek kehidupan manusia, baik langsung dan tidak langsung. Penerapan  jaga jarak   secara sosial, fisik, karantina virus  merubah kebiasaan semua manusia dalam berinteraksi  termasuk dalam kegiatan ekonomi, sosial, sekolah, seni budaya, kegiatan ibadah, politik  dan keamanan.  Pola  baru diterapkan sebagai budaya atau kebiasaan baru ; "era  new normal",  untuk mengatasi dampak  terhadap ekonomi dan bangkit dari resesi ekonomi karena mandeknya kegiatan  ekonomi akibat dari pembatasan atau karantina wilayah bagi pelaku ekonomi. 

Bagaimana  seluruh elemen masyarakat, pemerintah, tenaga medis-kesehatan, relawan ,  polisi, tentara bekerja untuk  mencegah  agar penyakit   virus ini dapat diatasi dan tidak menyebar -menginfeksi orang orang yang  rentan atau dengan kondisi memiliki penyakit lain yang dapat melemahkan imunnya atau disebut orang dengan komorbid. Bahkan dari mereka  mereka  telah menjadi korban "ganasnya"  virus corona  terutama tenaga medis-dokter, paramedis-perawat, aparat keamanan. 

Dalam perjuangan melawan COVID 19  selama hampir 1 tahun ini, terutama bagi  mereka di garis terdepan -yang merawat pasien Covid 19 di ICU, rawat inap  isolasi -seperti  dokter dan perawat, petugas  kesehatan, staf rumah sakit, sopir ambulan, cleaning service, aparat keamanan -serta Tim Satgas COVID 19. sudah menjadi  resiko yang harus dihadapi setiap harinya. Namun  
masih  ada orang orang yang tidak menyadari dan  membuat hoaks tentang  COVID 19 sebagai hal yang "sepele" dan  bahkan "COVID 19 " itu tidak ada -hanya konspirasi cina,  mafia obat virus, dan lain lain.

Berbagai regulasi dibuat oleh pemerintah pemerintah  / negara negara  di dunia dan  WHO. Regulasi berdasarkan zona    bebas, hijau, kuning, merah dan hitam; ada karantina wilayah dengan menerapkan PSBB(pembatasan sosial berskala besar) bahkan lockdown terutama  pada zone merah dan hitam.  Perang melawan COVID 19 memerlukan komitmen bersama dan  kerjasama dari seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara, tanpa itu maka kita tidak dapat menang melawan COVID  19. dampaknya adalah kehancuran ekonomi, ketepurukan sosial, keamanan dan politik-hukum. 

Kerawanan akibat pelanggaran protokol kesehatan seperti  Kerumunan  massal, tidak menjaga  jarak, tidak memakai masker, tidak mencuci tangan  dapat meningkatkan  kembali penyebaran  virus dan infeksi berulang dan sangat  tinggi resiko kematiannya terhadap orang dengan penyakit  komorbid (seperti, kencing manis, jantung koroner, hipertensi, penyakit imun ). Mereka yang  tanpa komorbid dapat tertular COVID 19 - tanpa gejala ataupun gejala yang  ringan, tetapi dapat menularkan ke orang normal yang belum tertular. Rangkaian penularan ini yang harus terus di putus dengan "gerakan 3 M" yaitu Memakai Masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak + Menghindari Kerumunan. 

Ketidak patuhan atau tidak kepedulian terhadap protokol kesehatan pada kejadian penjemputan massa di bandara , acara pernikahan, pertunjukan musik, olah raga, tempat ibadah, peringatan ulang  tahun, dan lain lain. perlu  dicegah dan diberi sangsi yang tegas. karena  melukai hati mereka yang telah berjuang melawan covid 19 dan memberatkan pemerintah dalam "Pemulihan ekonomi nasional".

Pemerintah mendapat tanggung jawab untuk merawat dan menyembuhkan pasien covid 19 secara gratis; biaya setiap pasien covid 19 rata rata  lebih kurang  80 juta rupiah, bahkan pada kasus berat bisa ratusan juga(400jutaan rupiah). Pemerintah  menanggung  biaya rumah sakit covid 19, sehingga  peningkatan kasus  baru dapat menambah  alokasi dana untuk covid 19 dan mengurangi dana untuk pemulihan ekonomi nasional - memperlambat mengatasi pengangguran  akibat PHK atau tenaga kerja baru yang mencari perkerjaan. 

Pandemi PENYAKIT VIRUS CORONA adalah fenomena  alamiah  atau  sunnahtullah yang berlaku terhadap seluruh manusia,  tanpa kecuali apapun   statusnya -mulai  rakyat kecil-miskin  sampai bangsawan-elite- kaya,  bukan ulama  sampai ulama, bukan pemimpin sampai pemimpin, bahkan status  negara belum maju sampai adidaya-sangat maju. 

Inilah  CARA  ALLAH  SWT  menegur  kesombongan kita -manusia, dengan  makluk mikrokosmos, virus corona, bahkan kita merasakan "kesombongan virus corona 19".  Mudah mudahan kita "menyadari dengan sungguh sungguh" untuk merubah kebiasaan hidup kita lebih baik lagi dengan "alam-lingkungan",  beradaptasi pada kebudayaan baru dunia " new normal  dengan 3 M"


wallahu'alam

protokol kesehatan  di Mesjid/Rumah  Ibadah


Jumat, 06 November 2020

Syukur atas Nikmat Allah.

 Syukur Nikmat:

Ketika Sakit:

  • Sakit mata ketika bisa melihat
  • Sakit gigi ketika bisa menggigit
  • Sakit muntah dan mual ketika bisa makan dan minum
  • Sakit perut kembung ketika buang angin dan sendawa
  • Sakit tidak bisa BAB ketika bisa
  • Sakit BAB mencret -diare ketika normal
  • Sakit tidak bisa BAK ketika bisa
  • Sakit kencing batu ketika keluar batu
  • Sakit batu kandung empedu ketika hilang
  • Sakit sesak nafas ketika bisa nafas lega
  • Sakit kehilangan keseimbangan badan dan Vertigo ketika bisa berjalan biasa dan bergerak
  • Sakit anggota gerak badan ketika bisa membawa barang atau bergerak luwes
  • Sakit tidak bisa tidur ketika bisa tidur
  • Sakit tidur terus ketika bisa bangun dan beraktifitas
  • Sakit tidak bisa berbicara ketika bisa bicara
  • Sakit banyak bicara ketika bisa sedikit bicara
  • Sakit hati dan sedih ketika bisa tertawa dan bahagia
  • Sakit dari kematian ketika bisa diberi kehidupan(kesembuhan);

    • Sakit tumor ganas ketika sembuh
    • Sakit terinfeksi COVID 19 ketika  sembuh
    • Sakit Koma  ketika sembuh
    • Sakit Perdarahan berat ketika sembuh
    • Sakit Syok berat ketika  sembuh
    • Sakit  Dehidrasi berat ketika sembuh
    • Sakit Sepsis berat ketika sembuh
    • Sakit depresi berat ketika sembuh
  • dst.nya.

Apakah masih kita mendustakan nikmat Allah dg tanpa mensyukurinya ?


Ketika  Sehat :

  • Mata dan indra ketika bisa melihat,merasakan,mengesankan keindahan objek alam, orang, objek hidup, fenomena, buku offline dan online  ilmu-pengetahuan - hasil tehnologi.
  • Mulut dan Gigi ketika bisa makan dan minum  -hal yang lezat dan tidak lezat  masuk kedalam pencernaan tubuh atau hal berupa obat yang dimakan dan minum.
  • Hidung ketika dapat mencium bau harum dan busuk, dapat menghisap udara segar dengan lega.
  • Telinga  ketika dapat mendengar suara yang keras dan lemah, suara yang indah dan fals, suara yang berbeda frekuensi dan temponya
  • Organ (liver, pankreas, kandung empedu,limpa)  dan Saluran pencernaan tubuh(esofagus, gaster,duodenum, small bowel, colon- rektum ketika  mencerna makanan dan minuman , obat , menyerap dan membuang  hasil metabolisme dari dan ke seluruh organ tubuh yang lain dengan baik.
  • Organ Ginjal dan Saluran kemih(ureter, kandung kemih) ketika mengalirkan, menyaring(filter), membuang dan menyerap kembali hasil metabolisme tubuh dalam bentuk cairan yang kotor dan bersih, mengatur keseimbangan cairan tubuh, tekanan darah.
  • Organ Jantung dan pembuluh darah(arteri,vena, lymph) ketika memompa, mengatur -distribusi input-output hasil metabolisme dari dan ke dalam sel sel tubuh dan ruang ruang antara sel  ke seluruh organ tubuh, mulai dari otak sampai ujung kaki, dari permukaan kulit-rambut  sampai  organ organ dalam tubuh; menjaga dalam keadaan keseimbangan hemostasis
  • Otak besar, otak kecil, batang otak ketika  memproses  semua aktifitas organ tubuh yang disadari dan tanpa disadari(volunter-involunter) dan  meng-kontrol -kendali, rencana, dan  action dari input-out data  data yang diterima dari dalam otak(memory idea, pikiran, perasaan, emosi, spiritual) dan luar otak(persepsi  dari interaksi dengan lingkungan).
  • Tubuh dan anggota tubuh  ketika  dapat  bergerak, berjalan, berlari, melompat secara maksimal; memegang, mencekram, menggantung, mengepal, meninju dengan kuat.
Apakah masih kita mendustakan nikmat Allah dg tanpa mensyukurinya ?

  • Tubuh yang sehat:
  • ketika bisa berpikir, mengingat, menghapal, belajar-membaca-melihat-mendengar-merasakan dan  menyimpulkan sesuatu dengan baik dan bijak
  • ketika   dapat  berbagi  kebaikan   dalam bentuk  mengajar -ilmu, mengajar keterampilan, berbagi sedekah, infak, berbagi pikiran dan tenaga  dengan baik
  • ketika dapat bekerja  melayani orang lain dengan profesional 
  • ketika dapat mengikuti perkembangan dan meningkatkan kemampuan profesional 
  • ketika  dapat mengevaluasi diri dan merencanakan dan melaksanakan pekerjaan profesi
  • ketika  dapat  bersosialisasi  dan berkiprah baik dengan  keluarga, tetangga, masyarakat
  • ketika  dapat  menyumbangkan sesuatu kebaikan kepada bangsa dan negara 
  • Ketika miskin  tapi sehat
  • ketika kaya  tapi sakit
Apakah masih kita mendustakan nikmat Allah dg tanpa mensyukurinya ?

 

Jumat, 12 Juni 2020

Menjadi "orang baik", Menjadi "manusia yang kaffah"- sebuah refleksi kehidupan beragama


Kehidupan Ideal, kehidupan  yang menjadi harapan semua orang; kehidupan yang didefinisikan dengan beragam sudut pandang;  apakah kehidupan ideal ? apakah kehidupan puncak dari semua capaian usaha atau kehidupan puncak kepuasan manusia ?.
Pertanyaan pertanyaan itupun menimbulkan pertanyaan baru dan seterusnya - rentetan tanda tanya.

Sudut pandangan manusia dapat dibagi dua kelompok besar dalam melihat aspek dunia-nya,

  • pertama  sudut pandang manusia dari pandangan manusia sendiri dan lingkungannya, 
  • kedua sudut pandang manusia  dari pandangan Tuhan melalui kitab suci atau wahyu tuhan.
Pertama dari sudut pandang , bahwa manusia menentukan kehidupan dunianya berdasarkan nilai nilai manusia yang dihasilkan dari olah pikir, ilmu pengetahuan dan tehnologi yang melahirkan peradaban manusia yang dicita-citakan( ideologi). Pandangan dunia ini melahirkan masyarakat dengan ideologi -ideologi yang menihilkan  peranan -campur tangan tuhan dalam kehidupan manusia dalam urusan dunia; pandangan yang dilahirkan dan melahirkan ideologi komunis, kapitalis materialis dengan masyarakat  sosialis atau  kapitalis liberalis-borjuis 

Pandangan kedua, sebaliknya  menetapkan dan menekanan kehidupan harus  berdasarkan pandangan tuhan yang diwakili kuasa  tuhan di dunia yaitu para ulama agama atau pendeta atau rabbi. pandangan  ini dilahirkan dan melahirkan  ideologi agama dan masyarakat teokrasi yang dipimpin oleh ulama sebagai pemimpin spiritual dan juga imam tertinggi suatu negara atau bangsa. 

Selasa, 02 Juni 2020

Puisi Bapak JOKOWI 2014


-ISLAM RAHMATAN ALAMIN-

“Semua orang boleh ragu dengan agamaku tapi saya tidak ragu dengan iman dan imamku dan saya tidak pernah ragu dengan Islam agamaku.
Saya bukan bagian dari kelompok yang mengaku Islam yang punya tujuan mewujudkan negara Islam.
Saya bukan bagian dari yang mengaku Islam tapi suka menebar teror dan kebencian.
Saya bukan bagian dari kelompok Islam yang sesuka hatinya mengkafirkan saudaranya sendiri.
Saya bukan bagian dari segelintir Islam yang menutupi perampokan hartanya, menutupi pedang berlumuran darah dengan gamis dan sorban.
Saya bukan bagian dari Islam yang membawa ayat-ayat Tuhan untuk menipu rakyat.
Saya bukan bagian dari Islam yang membawa azas partainya untuk korupsi dan hidup bermewah-mewah.
Saya bukan bagian dari Islam yang menciptakan perang bagi sesama Islam.
Saya bukan bagian dari Islam yang menindas agama lain.
Saya bukan bagian dari Islam yang arogan dan menghunus pedang ditangan dan dimulut.
Saya bukan bagian dari Islam yang suka menjejerkan fustun-fustunnya.
Saya Jokowi bagian dari Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Islam yang hidup berketurunan dan berkarya di Negara RI yang memegang teguh UUD 45. Bhinneka Tunggal Ika adalah rahmat dari Tuhan."


Joko Widodo 24 Mei 2014


Menarik  puisi  tersebut  banyak dikomentari  oleh beragam rakyat-nya, antara lain sebagai berikut:

Minggu, 17 Mei 2020

"LEBIH BAIK DIAM" bila itu 'terbaik/emas'



Dalam kehidupan kita,  banyak pilihan yang harus kita lakukan untuk bersikap terhadap pengaruh di sekitar kita, pengaruh mulai dari rumah sampai di luar rumah, dari  anak , teman dekat sampai orang lain, dari berita  medsos sampai media mainstream -Koran, TV, Majalah hiburan -sampai Ilmiah. Pilihan bersikap dan berbuat yang kita ambil akan mempengaruhi hidup kita sendiri dan juga orang lain; keluarga, masyarakat dan lebih luas kehidupan berbangsa dan bernegara.

Seperti  teori  keseimbangan, apapun bentuknya misalnya " teori timbangan, teori pendulum, teori fisika  Newton tentang gerak, teori Chaos, Teori keseimbang Kimia, sampai teori relativitas Enstein. 
Intinya adalah ada titik nol sebagai titik keseimbangan sebagai titik potong, titik netral, titik diam seolah olah sebagai "tanpa energi" ; tanpa pontensial; tanpa pengaruh; "diam".

Makna keseimbangan sering digunakan  sebagai " stabil" pada makna  fungsi fungsi  sistem bangunan, seperti fungsi gerak, fungsi tulang , fungsi mesin mesin, fungsi termodinamik, dll.  dan sebaliknya  "tidak  stabil"  sebagai gangguan keseimbangan atau tidak seimbangan.

Dalam  makna yang lebih luas , makrokosmos,  keseimbangan  benda benda alam raya menjaga jarak dan berputar pada orbit atau garis revolusi antara planet dan matahari, antara  galaksi dan galaksi yang lainnya. 
galaksi bimasakti

Dari  penampakkan kita di bumi, benda benda  langit  seperti ada yang diam dan bergerak, begitu juga jika melihat  bumi dari atas ketinggian, seperti  tanah bumi dan lautan  ada yang  diam dan bergerak.  Hal  ini  juga  terjadi pada  alam -mikrokosmos  yang sangat kecil dan tidak tampak dengan mata kita, seperti bakteri, virus, atom dengan  proton, elektronnya. Bahkan kita tidak menyadari hidup kita dan jagat raya dibangun dari senyawa dari atom atom, unsur unsur  tersusun sedemikan rupa; unsur -unsur hidup dari rangkaian asam amino,DNA,RNA, lipoprotein, polisakarida , membentuk organisme satu sel sampai  multisel;  unsur unsur struktur kaku dari atom atom  logam dan nonlogam dengan senyawa senyawa  kimianya. Sungguh keteraturan  langit dan bumi karena adanya mekanisme" hukum keseimbangan"  dari Maha Penciptanya.

atom
virus


Senin, 12 Desember 2016

Menjadikan Maulid Nabi, sebagai Refleksi Cinta Rosul

“Hari  senen 12  Desember 2016  libur,  tanggal merah”,   begitu   kata sahabat.  Memangnya  libur apa ?, penasaran kataku. “ Hari Maulid  nabi – 12 rabi'ul- awwal 1438 H...”.  “ Masya Allah “ dalam hatiku,  karena yang ku ingat hanya hari lahir (maulid) anakku dan istriku di bulan Desember.  Aku selalu  merayakan secara sederhana , sebagai rasa syukur , sekeluarga  dengan  makan bersama atau potong kue ulang tahun  yang dipesan di toko kue dan itu  sudah menjadi tradisi keluarga untuk  menguatkan kebersamaan, kasih sayang, mengingatkan tentang sejarah “hidup” sebagai makhluk di dunia.

Menjadi  tradisiku setiap Maulid  Nabi Muhammad SAW, sebagai  hari perayaan “ refleksi diri” bagaimana  sejarah Nabi atau kehidupan Nabi dahulu, bagaimana direfleksikan dalam kehidupan saat ini dan apa yang telah  diamalkan,  seperti telah Beliau contohkan dan harus  menjadi tauladan terbaik / uswatun hasanah bagi setiap muslim / umat muhammad.

Sekilas sejarah, walaupun hari tanggalnya masih berbeda  pendapat, pastinya, hal ini tidak penting  bagiku, apakah tanggal  9  atau 12 rabbiul’awal. Dalam sejarah  mencatat “katanya” sepakat hari senen, tahun gajah, 571 Masehi; sampai sekarang periwayat/sejarahwan islam berbeda pendapat tentang  tanggal bulan maulid.

Para sarjana sejarahwan Islam berbeda pendapat tentang sejarah yang sebenarnya, kelahiran Nabi saw. Hadis Nabi saw. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim hanya menyebut bahwa Nabi Muhammad  SAW lahir pada hari senen tanpa menyebut tanggal bulannya. Dalam buku karya besar sejarah Islam, seperti al-Bidayah wa al-Nihayah oleh al-Imam Ibn Kathir (meninggal 774H) disebutkan  berbagai pendapat tentang hari dan tanggal bulan kelahiran/ maulid  Nabi Muhammad saw.

Apa pun yang penting, sejarahwan Timur atau Barat, Utara atau Selatan tidak pernah berbeda pendapat tentang lahirnya seorang insan bernama Muhammad bin Abdillah yang diikrarkan oleh umat Islam sebagai rasul terakhir yang diutuskan Allah.

Ketidak pastian  atau Kegagalan Ahli sejarahwan untuk mengetahui tanggal bulan Maulid Nabi saw. dikarenakan  antara lain,  para sahabat Nabi saw saat itu, tidak merayakannya. Walaupun dalam sejarah Islam, merekalah generasi yang paling mencintai Nabi saw.  namun mereka tidak membuat perayaan khusus hari maulid Nabi saw disebabkan karena mereka tidak melihat Baginda Rosul melakukan hal yang demikian.

Dalam Fatwa al-Azhar,  diakui bahwa ahli sejarahwan Islam tidak mengetahui , siapa  yang memulai perayaan Maulid Nabi saw, kecuali  zaman dinasti  Fatimiyyah di Mesir yang mengadakannya secara besar-besaran.

Kita semua bersyukur dan bergembira dengan kelahiran Nabi Muhammad saw.  Allah SWT  telah mengabadikan dalam nama surah dalam Al Qur’an; “Muhammad”. Suatu  yang sangat istimewa selain  nama  nama surah lain  dari  para nabi dan rosul Allah, seperti Ibrahim, Yunus,Yusuf, Ali Imran, Maryam, Luqman.

Makna  diturunkan   “wahyu Allah” adalah  dilahirkannya para nabi dan rasul Allah kepada umatnya. Umat  Muhammad  adalah umat manusia dan sekalian alam, yang mendapatkan  tuntunan wahyu ilahi yang terakhir melalui  nabi dan rosul bernama  Muhammad saw. Karena  itu merayakan lahirnya/ maulidnya adalah wujud  rasa syukur dengan refleksi diri umatnya, terhadap tuntunan-petunjuk Allah melalui  kitab  Al Qur’an dan contoh contoh sunnah nabi-rosul, agar selalu  diamalkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari hari,    sampai akhir zaman.

Kita wajib mengetahui dan memaham  tentang sejarah Nabi-Rosullah,Muhammad saw. Setiap tahun kita merayakan maulid, apakah umat Islam bertambah  makin  mentauladani dan berperilaku seperti Beliau, atau sesuai  tuntunan  Al Qur’an dan Sunnah Rosul ?.

Marilah kita  kembali dan kembali  mengulang selalu merefleksikan diri  dengan  memahami dan mengamalkan –kajian ke-islaman kita  dengan belajar setiap waktu.   marilah kita   merefleksikan diri  di hari maulid Nabi, untuk membuka lembaran Qur’an, yaitu surah Muhammad (47),  dalam kajian menggunakan metoda tafsir Sistematika Al Qur’an berikut  ini(kajian dalam Blog  ini): 

QUR’AN SURAH   47 :  MUHAMMAD; AL- QITAL

TOPIK SENTRAL SURAH :
Nama judul surah terdapat pada ayat 2, dari topik pertama surah ( 1 s/d 19 ), yang menerangkan adanya 2 golongan manusia :
  •  Yang kafir dan menghalang-halangi manusia berjalan dijalan Allah
  •  Yang beriman, yang beramal shaleh dan yakin akan kebenaran Al-Qur’an yang diturunkan pada Muhammad,

Amalan golongan pertama akan dihapus oleh Tuhan dan amalan golongan kedua pasti akan diterima-Nya. Nama judul kedua terdapat pada banyak ayat ayat topik kedua ( 20 s/d 38), yang menggolongkan manusia atas dasar perintah perang, menjadi 3 golongan :
  •  Yang patuh mengikuti perintah (21)
  •  Yang  ingkar ( 20) dan murtad ( 25)
  • Yang munafik ( 29-30)

Amalan bagi golongan kedua dan ketiga akan hapus amalannya, hanya yang pertama yang diterima.

TEMA  SURAH :
Berdasarkan nama judul yang pertama, Tuhan menggunakan keyakinan akan kebenaran Al-Qur’an yang diturunkan pada MUHAMMAD sebagai kriteria penggolongan manusia, sedangkan berdasarkan nama judul surah yang kedua, perintah peranglah yang menjadi kriteria-nya. Jadi disini disejajarkan antara keyakinan akan kebenaran wahyu dan perintah perang, untuk memenangkan ajaran Tuhan terhadap ajaran manusia.

SUDUT PANDANG SURAH :

Kesejajaran akan PENGETAHUAN dan TINDAKAN, antara TEORI dan PRAKTEK, antara KEYAKINAN dan PERILAKU, antara ILMU dan AMAL, antara UCAPAN dan TINDAKAN merupakan KRITERIA KE-IMAN-AN. Konsekwensi dan Konsistensi, taqwa dan tawakal disini baru mempunyai arti.

Minggu, 01 Mei 2016

Makna Agama dan Sains Bagiku

"Pembulu darah arteri "


Lapisan dinding pembuluh darah terdiri dari tunika intima, media, adventitia/luar Arteri dan Vena - sangat dipengaruhi oleh "stress" yang berasal dari faktor psikis atau fisik atau lingkungan ; perubahan patologis /penyakit pada pembuluh darah terutama arteri terjadi berlangsung lama akibat "stress". Perubahan terjadi pada lapisan endotel intima, aktifitas hormon, sel fibroblas, serabut elastis, kolagen, sel otot polos dan rangsangan syaraf serta asupan darah dari vasa vasorum . 



Hubungan / Interaksi fisik -psikis dengan gaya hidup(style of life), pandangan hidup(way of life) sangat erat dengan timbulnya penyakit; terutama pembuluh darah. 
Stress Fisik atau Psikis yg berlebihan dapat menimbulkan stress pada pembuluh darah, seperti dapat terjadi penebalan lapisan intima dan pengerasan/pengapuran sehingga menyempitkan diameter arteri atau lepasnya plaks /trombus menjadi embolus dan mengurangi atau menyumbat aliran darah ; bila ke otak terjadi stroke. Bila lapisan media hilang elasitasnya atau kerusakan sel otot polosnya dan lapisan intima mengisi dengan jaringan fibrosis/trombus, maka dapat terjadi pelebaran/ robekan dinding arteri; timbul aneurisma(pelebaran arteri) atau pecahnya (ruptur) pembuluh darah dan berakibat perdarahan, bila tidak cepat ditolong/distop perdarahannya dapat menimbulkan kematian

Oleh karena itu penting mencegah " stress pembuluh darah"
Konsep : "dalam jiwa yang tenang terdapat fisik yang tenang" yang berarti : dalam jiwa sehat terdapat fisik yang sehat dan sebalik dalam fisik yang sehat terdapat jiwa yang sehat. 

Secara sederhana : psikis dan fisik saling mempengaruhi -agar dalam keadaan seimbang, bila baik - baiklah semuanya/tidak ada penyakit, begitu sebaliknya tidak seimbang timbul penyakit. 

Aktifitas psikis , seperti aktifitas spiritual, komunikasi, interaksi -emosi, mental, pikiran yang baik atau aktifitas fisik, seperti makan, minum, kerja, interaksi sosial, tidur-istirahat, olahraga, rekreasi yang baik.

Gaya hidup dan pandangan hidup sangat mempengaruhi "keseimbangan" fisik-psikis yang baik dalam "jangka lama" 

Gaya hidup dipengaruhi sudut pandang hidup atau pandangan hidup; sejatinya "pandangan hidup " adalah "cerminan religius" atau Ajaran/ Pandangan agama/Keyakinan seorang

"Pembuluh darah yang baik " cerminan kesehatan fisik dan psikis yang juga baik atau cerminan sikap, perilaku, perbuatan fisik-psikis yang sehat atau cerminan gaya hidup yang sehat atau cerminan amalan agama yang baik.

Menjaga Kesehatan psikis dan fisik yang baik/sehat adalah Kewajiban dan menjadi Ibadah /amal sholeh; Apalagi bila sakit, wajib untuk memulihkan /berobat. 

(sudut pandang, makna agama bagiku)

Rabu, 14 Oktober 2015

SELAMAT TAHUN BARU HIJRIAH 1 MUHARAM 1937H



Tahun Rohani, tahun spiritual di mulai dari tahun Hijriah.... tapak tilas keimanan dan perjuangan dalam menuju dan menjalankan amanah Allah sebagai hamba Allah , sebagai khalifah fil ardh dalam mencapai alama semesta yang rahmatan alamin, baldatun wa robbun ghoffur. Hijrah bermakna pembaruan, pencerahan, perubahan lebih baik....dari sikap yang jumud, status quo, jahiliyah...menjadi "move on to Allah" yang di abadikan sebagai waktu dalam hitungan bulan qomariyah- sebagai " tahun Hijriah " ; Tahun Hijriah adalah tahun umat islam dimulai hijrah umat islam dari Mekkah ke Medinah-atas printah Allah melalui wahyuNya  kepada Rasulullah -Nabi Muhammad SAW; Tonggak sejarah ini oleh Umar bin khattab -khulafaurrasyidin ke 2 ditetapkan sebagai awal tahun hijriah.

Jumat, 25 September 2015

SELAMAT IEDUL ADHA 1436 Hijiriah/2015






Idul Adha (di Republik Indonesia, Hari Raya Haji, bahasa Arab: عيد الأضحى) adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.
Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.
Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam.
Pusat perayaan Idul Adha adalah sebuah desa kecil di Arab Saudi yang bernama Mina, dekat Mekkah. Di sini ada tiga tiang batu yang melambangkan Iblis dan harus dilempari batu oleh umat Muslim yang sedang naik Haji.
Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim. Terkadang Idul Adha disebut pula sebagai Idul Qurban atau Lebaran Haji.

Makna Iedul Adha adalah hakekat nilai keimanan/keyakinan seorang terhadap Maha Penciptanya tentang nilai nilai hidup, cinta, kepemilikan, godaan, keraguan, ujian , hambatan, permusuhan , kegigihan dan kekuatan dalam kehidupan menjadi seorang muslim yang baik. Pengorbanan disimbolkan dengan kehidupan keluarga , kecintaan terhadap istri/suami dan khususnya anak - darah daging dan simbol kecintaan tersebut diwakili hewan ternak-peliharaan; domba/kambing, sapi/kerbau, kuda, onta. Simbol pengorbanan terhadap anak yang dicintai(nabi ismail), godaan,keraguan, ujian dan sikap gigih -teguh (nabi ibrahim) menghadapi syetan dan permusuhan terhadap syetan adalah setiap muslim diperintahkan berkorban dengan Hewan kurban yang baik, sebagai simbol juga kemenangan melawan syetan dan bukti kecintaan/keimanan terhadap Allah SWT. Daging korban dibagikan sebagai wujud amalan sholeh-kepedulihan bagi orang/masyarakat disekitarnya. Pengorbanan berarti sebagai evaluasi diri setiap muslim atas kecintaannya terhadap duniawi dan hakekat kecintaan terhadap manusia atau Allah. Maha Besar Allah .

Selasa, 18 Agustus 2015

MERDEKA ....AYO KERJA BANGSAKU


M a k n a 70 Tahun, Kemerdekaan Negaraku - Republik Indonesia,

Bukan saja berarti " merdeka secara fisik - bertanah air indonesia, tetapi merdeka secara intelektual, jiwa, spiritual dan atau kata lain dalam wujud merdeka dalam daya cipta atau ber-kebudayaan - ekonomi, sosial, politik, keamanan dan beragama..dll.." 

Bebas dari belenggu kemiskinan, korupsi, narkoba, "kebodohan/jahiliyah", ketidak-adilan hukum, mafia ekonomi-monopoli-nepotis... dan sekterian radikalisme, dll.

Perubahan peradaban dan dinamika internasional di era cyberspace; era transformasi - komunikasi informasi, ilmu dan tehnologi dan interaksi sosial manusia terkoneksi dan  terjadi transaksi atau akulturisasi secara cepat bahkan dalam hitungan kecepatan cahaya (300ribu km/detik)..yang dapat berakibat -sebab positif atau negatif....
Benturan -benturan atau  singgungan sosial, budaya, politik, keamanan dapat berdampak merenggangkan kesatuan dan persatuan negara dan bangsa indonesia; bahkan memecah dan meruntuhkan bangun besar "indonesia".

Pejuang generasi sekarang dan generasi "muda dan akan datang" harus " peduli kepada perjuangan menjaga dan merawat serta menegakan dan membangun "persatuan dan kesatuan " bangsa dan negara-- lebih fokus dan prioritas - kepada pembangunan karakter manusia indonesia yang berkualitas- berintergritas kuat- sebagai patriot bangsa...membangun nasionalisme..melalui pendidikan sejarah..kebudayaan..etika, antropologi selain sain dan tehnologi...

S e m o g a ....



HIDUPLAH DAN JAYA LAH SERTA SEJAHTERA LAH INDONESIA RAYA KU

70 TAHUN BERLALU DAN SELAMANYA LAH INDONESIAKU

MERDEKA .!!!

Aamiin YRA/

Kamis, 16 Juli 2015

IDUL FITRI 1436 H

Allahu Akbar- Allahu Akbar - Allahu Akbar
Allahu  Akbar Kabiro, Walhamdulillahi Katsiro..
Wasubhanallohi Bukrotaw Wa'ashila...
Laa ilaha Illallohu Wala Na'budu Illa Iyyahu ..
Muhlishina Lahuddin, Walaw Karihal Kafirun..
Laa ilahaillahu Wahdah, Shodaqo Wa'dah..
Wanashoro 'abdah, Wa'a'aza Jundahu Wahazamal Ahzaba Wahdah..
Laa ilaha Illallohu Wallohu Akbar..
Allohu Akbar Walillahilhamd...
Maha  Besar  Allah ...segala puji  hanya  kepada -Nya


Sebulan  sudah kita  puasa ramadhan dan  tiba saatnya datang 1 Syawal -Hari  Idul Fitri 1436 H  kita rayakan...Hari  kembali Fitrah  -menapaki  kehidupan baru dengan jiwa yang bersih-suci  penuh optimisme, semangat, motivasi  fitri/ terbarukan dengan amal sholeh yang lebih baik dan mulia;  menapaki jejak  11 bulan ke depan menuju  bulan ramadhan 14037 dan seterusnya--seperti  peredaran Bumi dan Matahari, atau Bulan dan Bumi; tapak tilas  waktu berulang -ulang menuju   Taqwa..sebagai  Kemuliaan  manusia  hidup  di dunia dan juga menyiapkan kehidupan akhiratnya.

Beda fitrah  manusia  dengan  makhluk lain  adalah  manusia  mempunyai "kehendak bebas/free will" dan mengemban amanah sebagai khalifah fil ardhi, sedangkan persamaannya manusia tunduk dan patuh kepada  hukum alam-tunduk dengan waktu dan tempat/ruangan. Karena kehendak bebas manusia dipengaruhi oleh nafsu dan akalnya yang bisa merekayasa  kehidupan lingkungan sekitarnya atau alam yang bisa " merusak" kehidupan lain atau membangun kehidupan yang lebih"sesuai" atau layak dengan kehidupan yang damai-sejahtera. Makhluk  lain   beradaptasi dan tunduk -taat  dengan fitrahnya dan manusia sangat mempengaruhi kehidupan mereka; bahkan ancaman kepunahan terjadi karena intervensi manusia kepada  mereka. oleh karena itu manusia pun bertanggung jawab atas  kelestarian alam dan makhluk hidup lain. Kesadaran  tentang hal itu sering  dilupakan  manusia karena  hawa nafsunya atau  pikirannya yang merusak/negatif. Kesadaran akan kembali ke jati diri yang damai- penuh kasih sayang terhadap alam dan lingkungan kehidupannya itulah menjadi keharusan manusia kembali ke fitrahnya sebagai makhluk. 

Kembali ke Fitrah adalah kembali kepada nilai nilai kehidupan seperti  kehendak Allah  bukan kehendak bebas manusia, dengan cara pengendalikan hawa nafsu dan akal manusia sesuai syareat sehingga dapat melaksanakan fungsi -tugas sebagai khalifah fil ardhi menjadikan kehidupan Bumi dan Langit yang rahmatan alamin/badaltun thoyyibatun warobbun ghofur-  Kehidupan yang  penuh  Rahmat bagi alam,  penuh Kebaikan dan ampunan Allah 

Tapak  tilas   berulang puasa  ramadhan, dari dan ke  1  syawal - ibarat  seperti  tawaf  haji- 7 kali mengelilingi Ka'bah sebagai pusat kehidupan alam semesta atau  juga seperti peredaran bumi, matahari, galaksi adalah re-evaluasi -intropeksi-reinforcement-repowering kehidupan- recycle of  life  agar kita  selalu bisa  memperbaiki  diri dan memuliakan  kualitas kehidupan kita -bukan saja kuantitas amalan sholeh. Oleh karena  itu merindukan selalu datangnya  bulan puasa  ramadhan dan "menangiskan" berlalunya bulan ramadhan. 

Berharap dapat menemui kembali "seperti kekasih"- kembali datang kepadanya. Kekuatiran, kecemasan  dan kepasraan  bila tidak dapat bertemu lagi. Itulah dampak psikologis - makna dan hikmahnya kembali ke fitrah setelah  satu bulan  berpuasa ramadhan. berharap bertemu 11 bulan lagi dan kembali berpuasa di bulan Ramaddhan 

Semoga kita kembali dan kembali ke Fitrah..sampai  ajal-maut mengembalikan kita kepada sang Maha Pencipta-Allah SWT dalam keadaan  Taqwa.