Translate

Telusuri via Blog Ini

Sabtu, 22 Oktober 2011

81. QUR’AN SURAH LXXXI : AT-TAKWIR/YG MENGGULUNG


XIV.    MAKNA NAMA JUDUL TIAP SURAH

TOPIK ATAU SUB-TOPIK SENTRAL  YANG MEWARNAI KANDUNGAN TIAP SURAH  ATAU MENENTUKAN TEMA SURAH.

81.        QUR’AN SURAH  LXXXI :  AT-TAKWIR/YG MENGGULUNG
TOPIK SENTRAL SURAH :
Nama judul surah terdapat pada ayat pembuka surah  sekaligus pembuka topik sentralnya  (ayat 1-14), yang mendiskripsikan fenomena alamiah, fenomena manusia yang tidak lagi peduli tentang hak miliknya, fenomena kebangkitan hidup kembali manusia, fenomena sosial dimana para anak anak perempuan yang dibunuh setelah lahir, ditanya  sebabnya,  catatan manusia dibuka , neraka dipanaskan dan surga didekatkan pada hari kiamat , maka tiap tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan. Fenomena alam, fenomena sosio-cultural dan fenomena mento-spiritual serta fenomena ghaib jumbuh menjadi satu.
TEMA  SURAH :
Hari kiamat ialah hari manusia mengetahui tentang perbuatannya selama hidupnya.
SUDUT PANDANG SURAH :
Datangnya kiamat, hari dimana penyesalan, bahkan taubatpun menjadi terlambat. Sedikit manusia  yang  MENYADARI  hal ini. Ingkar terhadap Kiamat menutup pintu hati untuk mempelajari Wahyu.
82.        QUR’AN SURAH  LXXXII :   AL-INFITHAAR/TERBELAH
TOPIK SENTRAL SURAH :
Nama judul surah terdapat pada ayat pembuka surah, sekaligus topik sentralnya (ayat 1-9) yang mendiskripsikan fenomena hari kiamat, dimana manusia dibangkitkan dari kuburnya dan tiap jiwa menyadari apa yang telah dilakukannya dan apa yang dilalaikannya. (5). Kemunian dilanjutkan dengan suatu pertanyaan:
“Apakah sesungguhnya yang telah memperdayakan manusia sehingga mendustakan Tuhannya ? Tuhan yang telah menciptakan manusia dan menyusun tubuhnya secara sempurna ? Dan sebagai penutup topik dikatakan : Dan mengapa manusia juga berani mendustakan hari kiamat ? Suatu pertanyaan yang memojokkan dan menghujat manusia !
TEMA  SURAH :
Suatu peringatan yang sangat tajam yang diajukan Tuhan pada manusia. Apa yang memperdayakan manusia sehingga mendustakan Tuhan dan datangnya hari pembalasan ?
SUDUT PANDANG SURAH :
Lagi lagi Tuhan menggunakan datangnya Kiamat sebagai hari pembalasan untuk menyadarkan siapa manusia dan apa makna dihidupkannya di dunia ini.
83.        QUR’AN SURAH  LXXXIII :   AL-MUTHAFFIFIN/ORANG2 YANG CURANG
TOPIK SENTRAL SURAH :
Nama judul surah terdapat pada ayat pembuka topik sentral ( ayat 1-17) dan sekaligus surah, yang mengecam dengan keras, perbuatan orang yang minta dipenuhi timbangannya bila menerima , tetapi mengurangi timbangan bila memberi. Mengurangi timbangan disini bukan hanya dalam alam materi, tetapi juga dalam immaterial, seperti hukum dll.sehingga mengurangi timbangan dapat dikonotasikan dengan TIDAK ADIL. Apakah manusia itu tidak percaya akan ‘hari dibangkitkannya kembali’ dan menghadap Tuhannya dengan sijjin, kitab isi semua perbuatannya dalam hidup ini. CELAKALAH  manusia yang mendustakan hari pembalasan, ialah mereka yang bila dibacakan ayat ayat Tuhan, mereka mengatakan bahwa itu hanya dongeng belaka. Topik ditutup dengan menunjukkan tempat orang orang yang mendustakan Tuhannya.
TEMA  SURAH :
Peringatan keras terhadap manusia yang berbuat tidak adil yang digambarkan sebagai aktivitas perdagangan. Hubungan antar manusia itu sesungguhnya seperti hubungan jual-beli, hubungan antara 2 manusia yang sederajad, yang diikat oleh norma norma tertentu. Norma itu tidak lain ialah suatu perjanjian yang telah disepakati bersama.
SUDUT PANDANG SURAH :
Kehidupan bermasarakat itu suatu aktivitas antar manusia yang diikat oleh suatu perjanjian yang disebut NORMA. Surah ini mengancam manusia yang tidak menundukkan diri pada perjanjian, termasuk perjanjiannya dengan Tuhan.
84.        QUR’AN SURAH  LXXXIV :   AL – INSYIQAAQ/TERBELAH
TOPIK SENTRAL SURAH :
Nama judul surah terdapat pada ayat pertama, topik pertama (1-6) yang menggambarkan kelakuan ruang angkasa dan bumi yang terbelah dan mengeluarkan segala isinya sebagai tanda kepatuhan nya pada Tuhan. Topik ditutup dengan ayat yang mengingatkan manusia, bahwa manusia itu tiap saat yang ia jalani merupakan jalan menuju kematian, jalan menuju Tuhannya.
TEMA  SURAH :
Kepastian datangnya hari kiamat ialah karena ketundukkan alam pada Tuhannya sebagai makhluk-Nya, seperti perjalanan hidup manusia kearah kematiannya.
SUDUT PANDANG SURAH :
Datangnya hari kiamat itu seperti datangnya kematian pada perjalanan hidup manusia. Bagaimana manusia mau mengingkarinya ?
85.        QUR’AN SURAH  LXXXV :  AL-BURUJ/GUGUS BINTANG
TOPIK SENTRAL SURAH :
Nama judul surah terdapat pada ayat pertama, topik pertama surah (1-10), dan digunakan
Sebagai sumpah bersama dengan hari yang dijanjikan dan yang menyaksikan dan disaksikan. Dilanjutkan dengan kisah tentang orang-orang kafir yang menyiksa orang-orang mukmin, karena mereka beriman pada Allah, yang Maha Perkasa lagi Terpuji dan memiliki alam raya dan Yang Maha Mengetahui. Ditutup dengan pernyataan bahwa Allah pasti akan mengadzab mereka yang menfitnah dan menyiksa orang-orang beriman, wanita maupun pria dan tidak mau bertaubat.
TEMA  SURAH :
3 hal yang digunakan sebagai sumpah : fenomena alam nyata, fenomena alam ghoib dan perilaku manusia. Ketiganya dianggap penting oleh Tuhan. Sumpah ini untuk memperkuat kepastian adzab Tuhan terhadap mereka yang menyiksa dan memfitnah orang orang mukmin.
SUDUT PANDANG SURAH :
Konfirmasi Tuhan bahwa Dia pasti akan mengadzab mereka yang menyakiti hamba-hambanya yang beriman. Suatu perilaku manusia yang hanya manusia itu sendiri yang mengetahui. Namun Tuhan itu Maha Mengetahui segala sesuatu, bagaimana terselubungnya perbuatan manusia.Janganlah manusia merasa bahwa dia akan dapat menyembunyikan ulahnya dari Tuhan, apa yang mereka sembunyikan itu bagi Tuhan seperti melihat gugus bintang jelasnya.

By  A Baghowi Bachar
 (Posting  22 Oktober   2011/24  Dh-Qaidah 1432 H)

Tidak ada komentar: