Translate

Telusuri via Blog Ini

Sabtu, 22 Maret 2025

Aku bersujud.. pada Mu, Tuhanku

Bersujud, artinya menunduk diri atau merendahkan kepala kepada yang lebih "tinggi"

Dalam kehidupan manusia, bersujud bertanda tunduk kepada sesuatu yang"dianggap" lebih berkuasa, lebih kuat, lebih mulia. Kenyataan atau realitas ini , manusia seperti "menuhankan" atau bertuhan kepada yang membuatnya tunduk atau bersujud. bertuhan kepada "kekuasaan raja", "kekuasaan orang kaya-raya", "..kebenaran ilmu atau perangkat artificial intellgence",".. peradaban sosial tercanggih", dll..

Perilaku, sikap manusia dengan ketundukannya "pada sesuatu " , sering terlihat dari penampilan -kebiasaannya dalam sehari hari atau dalam kehidupan sosial masyarakat atau dalam rumah tangga

Kebiasaan menjadi seperti ritual "suci" sebagai wujud ketundukan atau bersujud kepada"nya" , dapat dikatakan seperti "terikat kuat" sulit dilepaskan atau menjadi "kebutuhan pelengkap".

Kebiasaan dalam Islam adalah Sholat wajib 5 waktu, Sholat Sunat, Puasa Ramadhan, Membayar Zakat, Berpergian Umrah, Haji, dan lain lainnya.

Salah satu bagian rukun sholat  adalah sikap dan gerakan "bersujud", bagaimana bersujud ?  yaitu caranya bagian kepala - muka bersentuh dengan tanah atau bumi tempat berpijak ,  dari posisi berdiri kepala tegak, kemudian sampai  bersujud. bila dihitung dalam Sholat wajib  ada 17 raka'at , setiap raka'at -2 kali  sujud atau 34 kali sujud dalam sehari. apalagi bila dilakukan sholat sunat  sebelum-sesudah sholat wajib atau sholat sunat lainnya, seperti sholat la'il-tahajud,  sholat dhuha. 

Rangkaian  ritual suci -dengan sholat yang menjadi sikap-perilaku sebagai seorang muslim sehari hari, merupakan bagian seharusnya dan menjadi kebutuhan dalam hidup.
Dengan  bersujud setiap sholat,  kepala yang menjadi pusat pengaturan aktifitas tubuh kita , seperti di"default" atau di resetting ,  direstore, direformat ,  agar tubuh kita kembali " seperti asal usul penciptaan yang tetap "bekerja baik". 

Dalam atau saat  sujud ,  kata penegas-afirmasi yang  terucap " Allah yang Maha Suci dan Maha Tinggi", menggema berulang ulang dalam otak-perangkat   alam sadar dan dibawah sadar,  seolah olah jalan alam ruh untuk berhubungan dengan Tuhan-penciptanya untuk selalu membangkitkan alam bawah sadar kepada alam sadar, untuk tunduk -patuh kepada Tuhan -Allah SWT. bukan tunduk atau bersujud kepada tuhan tuhan kecil atau menuhankan "sesuatu yang fana"

Sholat  adalah bagian cara Allah SWT , menjadikan seorang muslim kembali pada jalan yang lurus, bukan yang sesat(surat  pembuka "al fatihah")

Semoga  kita diberi "jalan yang lurus, bukan jalan yang  berliku liku dan menyesatkan" 


Tidak ada komentar: