Kata semangat jika diterjemahkan dalam bahasa Arab secara harfiah adalah Hamasah (حماسه). Semangat dalam bahasa Arab jug dapat diterjemahkan menjadi Ghairah (غَيْرَة) dan Nakhwah (نَخْوَة).
Translate
Telusuri via Blog Ini
Senin, 10 Maret 2025
Ayo "SEMANGAT"
Kata semangat jika diterjemahkan dalam bahasa Arab secara harfiah adalah Hamasah (حماسه). Semangat dalam bahasa Arab jug dapat diterjemahkan menjadi Ghairah (غَيْرَة) dan Nakhwah (نَخْوَة).
Rabu, 20 September 2023
Hubungan Sholat dengan Eksistensi "manusia", dari sebuah renungan
Sholat Wajib adalah satu cara dari ibadah yang di wajibkan bagi seorang muslim dalam waktu lima kali sehari dengan mengikuti tata cara yang dilakukan nabi-rosulullah Muhammad SAW. Selain Sholat Wajib ada Sholat -sholat lain sebagai Sholat Sunnah dan Wajib bagi laki laki saja, serta Sholat tambahan, seperti sholat Jumat, Idul Fitri, Idul Adha, sholat sebelum dan sesudah sholat wajib, serta lain lainnya.
Sholat eksistensinya adalah hubungan komunikasi manusia (Muslim) dengan pencipta-nya (ALLAH SWT) dengan mengikuti cara yang sudah ditetapkan dalam tata ibadah agama islam. Esensinya sholat juga dianggap sebagai "doa" karena manusia berkomunikasi dengan banyak meminta dan berharap atas mimpi, rencana, usaha yang dilakukan atas dirinya di waktu lalu, saat ini dan akan datang kepada "Allah SWT"
Rukun Sholat , dimulai dari Takbir sampai akhir Salam dengan gerakan gerakan fisik tertentu ( takbir, ruku" sujud, duduk, salam kanan-kiri, ucapan ayat dan doa, pujian), dan pikiran, kalbu, dalam keadaan "khu'su" atau menyatu jiwa dan raga kepada kehadirat/kehadiran Allah -Sang Maha Tinggi, Maha Pencipta; merupakan rangkaian proses spiritual yang berulang dilakukan setiap manusia yang sholat seperti rotasi bumi pada sumbunya selama 24 jam atau roda berputar -bergerak pada sumbu "As" nya.
Manusia dari sudut islam (dalam sholat) , eksistensinya secara ontologis , keberadaannya karena "diciptakan(makhluk)" bukan kebetulan ada, oleh yang maha pencipta(namanya -Allah) , dalam keberadaan nya di dunia yang fana ( hidup sementara) harus menyadari(wajib sholat) keberadaanya sebagai makhluk yang lemah - untuk selalu beribadah dalam mencapai tujuan hidupnya kepada Penciptanya(Allah SWT). "kesadaran eksistensial " manusia hanya dapat dijaga dan dipelihara melalui jalan setiap waktu dengan "sholat " (wajib dan sunat)
Dalam "Sholat" ada aktualisasi dari janji , sumpah antara "ruh" keyakinan, pikiran, hati secara fisik dalam gerak /aksi pada kehidupan sehari hari , dalam diri sendiri, dalam keluarga, dalam masyarakat, berbangsa- bangsa.
Dalam setiap sholat , rakaat , ada "shahadat" yang menjadi pegangan keyakinan dari setiap niat, awal melangkah atau segala tujuan , pedoman, metode usaha, pekerjaan dan nilai nilai dari kehidupan. "kesadaran diri" yang dibangkitkan, yang ditanamkan, diucapkan dengan kata dan aksi di hadapan "Sang Maha Pencipta" berulang -ulang dalam apapun keadaan- suka dan duka, setiap waktu. Seperti gugusan benda langit , bintang bintang, awan awan yang selalu ada setiap waktu dan menunjukan keberadaannya sebagai wakil dari ciptaan dari Sang Maha Pencipta kepada manusia. Sholat seperti gugusan kehidupan -sistem kehidupan -wadah interaksi manusia dengan maha penciptanya yang spesial tanpa perantara, " hubungan langsung " kepada Allah SWT. Sholat menghilangkan kasta kasta -golongan dalam hubungannya antara "makhluk dengan khalik/penciptanya"
Ketika Sholat bagian dari sistem kehidupan , maka hakikatnya sholat bukan lagi terdiri dari gerak gerakan fisik yang wajib sebagai rukun sholat, tetapi menjadi gerakan gerakan fisik secara bathin dimana dan kapan saja, seperti perangkat lunak(software) imajiner dalam otak. Gerakan sholat menjadi lebih situasional, bisa berdiri, duduk, tidur/berbaring, atau apapun keadaannya. Hilanglah ritual seremonial sholat atau basa basi sebagai atribut atau simbol agama.
Sholat bagian dari metode kesuksesan dalam hidup manusia, mencapai kebahagian ; mencapai kesejahteraan hidup. Persoalan kehidupan, baik dalam keluarga- hubungan suami-istri, orang tua -anak , dengan tetangga; teman karib, pekerjaan-nafkah , dsbnya mendapat solusi dengan cara sholat. Semua persoalan atau masalah dikomunikasikan dengan "maha Pencipta/Allah SWT". Keyakinan yang kuat, jiwa yang optimis dan kepasrahan diri terhadap masalah hidup -kehidupan disandarkan atau digantungkan kepada Allah SWT. Keyakinan semua datang dan kembali kepada Allah SWT dipupuk, dijaga, dilandasi komunikasi melalui sholat sebagai proses terus menerus - kontinus, sepanjang waktu(selama hayat). Dalam konteks kehidupan ekonomi-sosial dikatakan "sholat mencegah perbuatan fahsya' dan mungkar". Dengan demikian sholat , membentuk kepribadian manusia yang sholeh atau berakhlak yang baik.
"Ketika Marah atau Ada Masalah, maka Sholat -lah"
Semoga kita jadikan Sholat , sebagai metode hidup, kiat hidup mencapai kebahagian dan kesejahteraan
Jumat, 30 Juni 2023
Intropeksi Diri (self insight/awareness)
Dalam DIAM KU………………....................
Suara hiruk pikuk
terdengar di telinga, dan mengalir dalam pikiran , dalam otak
Timbul hiruk pikuk
- menguak kalbu, jiwa,
kesadaran yang bergolak… ada apa ? berbagai
tanda tanya menyeruak bertubi tubi…. dari apa
sampai mengapa ? Seperti isi
otak , bekerja keras , terbakar
dan menguap panas dan menguras
bahan bakar. Kecamuk hiruk pikuk membangkitkan kesadaran,
siapa dan bagaimana sikapku ? dalam kecamuk … berulang
jeda , aku dalam keheningan…. Aku diam,….
diam dan …bergerak lagi….. diam lagi , seterusnya. Walaupun dalam diam
, pikiran ini bekerja,- dalam kesadaran
penuh, ibarat gelombang naik-pasang
-naik turun dan kala-nya dititik
diam.
Hiruk pikuk kehidupan
dari bermacam –macam interaksi dari kejadian –realita, medsos, antara harapan dan kenyataannya.
Dalam diam…..,
Lintasan waktu,
kembali lagi pada pertanyaan kepada ke
peradaan aku, Siapa aku? Dimana aku ? ….
Sampai…. Saat ada dan tiada
- di dunia dan akhirat, apa makna hidup ini ?
Saat hening…
panjang, kadang terdengar bunyi –bunyi –bersaut ,
bergelombang, seperti mengiring menyadarkan diamku atau lamunanku…dan memecah keheningan
malam, atau mengingatkan waktu fajar dan subuh akan segera tiba.
Bak layar film lebar, lembaran-lembaran peristiwa melintas, mulai
saat kecil sampai saat terkini dan melampaui waktunya hayalan masa datang; tentang kisah sedih dan
gembira serta harapan atau mimpi di hari tua. Kisah menjadi
peran aktor utama, menjadi aktor pengganti, atau sebagai figuran dan
penonton, walaupun kadang merasa sebagai sutradara , hanya mimpi sebagai
produser. Berbagai bentuk kisah-peristiwa,
seperti potong potongan waktu tentang masa sekolah, masa bermain, masa remaja,
masa pacaran, keluarga , tugas dan pekerjaan, dan lainnya. Rangkaian kisah
hidup dan kehidupan tak mampu –tertuliskan dalam buku biografi dan juga tak
yakin berarti untuk anak-cucu sebagai warisan tertulis. Apalah aku dan bukanlah apa apa dan siapa siapa ?. Semakin banyak
dorongan mimpi mimpi yang ingin diwujudkan,
semakin disadari tak berdaya
dengan tubuh ini, akhirnya …. Aku terdiam.
Dalam diam….,
Aku melihat
diri seperti di cermin, sikap dan perilaku terhadap orang tuaku, istri,
anak, menantu, besan, cucuku, saudara saudaraku, sepupu sepupuku, keponakan keponakanku, teman temanku, pasien pasienku, orang orang
disekitarku dan bangsa –negaraku.
Apa yang telah
aku perbuat terhadapnya..?
bagaimana respon mereka ? atau
Apa yang telah mereka perbuat terhadap ku ? bagaimana
responku ?
Kesadaran dari diam , dari renungan , dari
keheningan hati dan pikiran adalah
jadilah orang waras, jiwa –pikiran yang tenang, damailah diri
dengan rasa amarah, pikiran negatif,
kehendak nafsu ambisi, iri-dengki…
menjadi hamba yang tunduk,
bersahaja.
Ciputat, 30 Juni 2023
Sabtu, 22 April 2023
REFLEKSI DIRI; Waktu berputar Yang menggoyang Jiwa dan Raga
Jumat, 12 Juni 2020
Menjadi "orang baik", Menjadi "manusia yang kaffah"- sebuah refleksi kehidupan beragama
Kehidupan Ideal, kehidupan yang menjadi harapan semua orang; kehidupan yang didefinisikan dengan beragam sudut pandang; apakah kehidupan ideal ? apakah kehidupan puncak dari semua capaian usaha atau kehidupan puncak kepuasan manusia ?.
Pertanyaan pertanyaan itupun menimbulkan pertanyaan baru dan seterusnya - rentetan tanda tanya.
Sudut pandangan manusia dapat dibagi dua kelompok besar dalam melihat aspek dunia-nya,
- pertama sudut pandang manusia dari pandangan manusia sendiri dan lingkungannya,
- kedua sudut pandang manusia dari pandangan Tuhan melalui kitab suci atau wahyu tuhan.
Selasa, 02 Juni 2020
Puisi Bapak JOKOWI 2014
Jumat, 08 Mei 2020
MAKNA "hari ini"
Makna " detik demi detik" waktu kehidupan
Rabu, 23 November 2016
Sosmed untuk "kehidupan bersama"
Saat ini sebaiknya kita bisa bijaksana makan obat (bersosmed) , agar kehidupan kita tetap terjaga baik, sehat wal afiat, tidak bermasalah; tidak terjerat hukum atau bahkan masuk penjara.
Era informasi dalam bingkai alam demokrasi di Indonesia(sebagai negara menganut sistem demokrasi) tentu kita beruntung hidup saat ini, dimana keterbukaan, bebas berpendapat dijamin negara; tidak dilarang. apalagi dibanding negara lain yang menganut sistem otoriter atau sosialis komunis; dimana urusan pemerintahan dilaksanakan oleh satu partai dan untuk urusan pemerintahan dan negara tidak bisa dikritik bebas oleh semua rakyat, walaupun globalisasi sudah merasuk dengan perangkat medsos masuk keseluruh rakyatnya; dengan smartphone semakin memudahkan untuk berkomunikasi. tetapi urusan politik tidak bisa orang sembarangan mengkritik pemerintah atau pejabat negara.
Dalam bersosmed seharusnya kita bisa "bijak" , ber-etika terutama dalam menyampaikan pendapat, berita, issue. apalagi apa yang kita sampaikan berdasarkan "sesuatu yang tidak benar,hoaks atau tidak jelas sumbernya". apa yang kita sampaikan bisa mempengaruhi orang dengan "persepsi yang salah atau merugikan"; apalagi bila pendapat tersebut di "share" ke orang lain lebih banyak lagi dan "viral".
Pandemi Corona virus disease (COVID) 19 saat ini - yang bermula sejak desember 19 di Wuhan,Cina, telah menyadarkan kita tentang makna " viral" yang selama ini hanya dikenal dalam pengertian virus komputer atau berita yang "banyak dibicarakan atau ditonton" yang tersebar dalam waktu cepat dan lama; Virus corona menunjukan eksistensinya sebagai "materi partikel yang hidup" yang menjadi musuh manusia seluruh dunia dan merubah perilaku hidup manusia secara fisik,psikis,
Ketakutan terhadap COVID 19 melanda semua negara, semua berperang untuk melawan musuh "yang tidak terlihat, seperti melawan Hantu". Perubahan perilaku manusia , bumi seperti terdiam, semua orang berdiam dirumah saja untuk menghentikan penyebaran virus sebagai usaha melawan serangan dahsyat virus terhadap manusia. Ekonomi dunia menurun dan seperti lumpuh yang dapat menimbulkan kerawanan sosial-ekonomi, angka kematian meningkat secara cepat dibandingkan virus virus sebelumnya - dalam waktu 6 bulan.
Kita disadarkan juga, "berita Hoaks yang viral" sangat berbahaya -sama seperti COVID 19 sebagai musuh " tanpa wujud" yang dapat menebarkan ketakutan dan menimbulkan korban secara fisik, psikis.
"pelaku medsos" bisa menjadi musuh -seperti COVID 19, karena serangannya, tatanan hidup sosial menjadi rusak dan menghilangkan imun -ketahanan sosial bermasyarakat. Oleh karena itulah, sepatutnyalah kita menjaga imunitas sosial bermasyarakat, berbangsa negara agar kuat, sehat wal afiat; marilah kita jangan menjadi " covid 19" di dalam kehidupan masyarakat.


