Translate
Telusuri via Blog Ini
Sabtu, 20 November 2010
Renungan
.....Berjalan .....perlahan-lahan ....semakin lama semakin lelah .. dan berhenti......ooohh kehidupan...
VIII. PESAN YANG TERKEMAS.
- Kejadian-kejadian kehidupan masa lalu, pada zaman pra-Nabi sebagai DATA yang digunakan sebagai ilustrasi, contoh kasus dan lain sebagainya.
- Kejadian kejadian pada zaman Nabi, waktu wahyu diturunkan sebagai FAKTA, yang menunjukkan cara pelaksanaannya dalam proses transformasi sosio-moral sehingga berhasil dengan terbentuknya negara-ummah Madinah, yang oleh peradaban disebut Negara kota/city state
- Kejadian kejadian yang bisa terjadi, sebagai suatu INFORMASI yang dapat digunakan untuk mengantisipasi permasalahan permasalahan masa depan, zaman pasca-Nabi
- Citra kehidupan yang seharusnya/Life Mean To Be, sebagai jalan keluar dari semua kemelut kehidupan serta jaminan tercapainya tujuan penciptaan manusia dan alam.
- Hasil akhir upaya manusia, baik yang berhasil maupun yang gagal sebagai reward system yang berfungsi untuk melahirkan motivasi.
- Bila manusia memilih jalan bukan yang dikehendaki Tuhan, yang akan bermuara pada suatu kegagalan total, yang ingin disingkiri tiap insan sehat. Hal ini digambarkan secara allegoris sebagai suatu penderitaan total yang berkepanjangan, baik fisik, mental maupun spiritual yang dilukiskan sebagai NERAKA
- Sebaliknya bagi mereka yang memilih jalan Tuhan, akan menikmati suatu keberhasilan sempurna yang didambakan tiap manusia, suatu gambaran utopia di luar jangkauan fantasi akal manusia yang dilukiskan dengan kata SURGA.
- Pernyataan, pemberitaan, pemberitahuan dan pekabaran yang bersifat selektif, parsial dan akhirnya dapat menjadi problematik yang dilukiskan dalam ayat-ayatnya..
- Unit konsepsi hudaa dan furqon dengan isu-isu sentral yang selektif, namun dengan jangkauan yang komprehensif, yang digambarkan dalam tema surah surahnya.
- Cara merekayasa kehidupan dari yang not-mean-to-be menuju yang mean-to-be. Dengan menunjukkan pokok pokok hambatan, kendala yang ada didalam diri manusia dalam topik topik surah surahnya. Rekayasa ini mulai dari rekayasa sikap mental (akidah) sampai rekayasa perilaku (syare’at ).
by A Baghowi Bachar
Kamis, 23 September 2010
VII. REALITA MENURUT AL-QUR’AN.
Alam ini terjadi dengan sendirinya dan berkembang dengan sendirinya, mengikuti suatu hukum yang dapat dibaca oleh manusia dan difahaminya; yang kemudian disebut sebagai hukum alam. Darimana asalnya tidak menjadi masalah. Keperiadaan manusia sendiri juga demikian.
- Kehidupan sebelum diciptakannya manusia, yang berjalan seluruhnya mengikuti cara pemeliharaan/‘amr kholiq, sehingga bumi siap untuk dihuni manusia
- Kehidupan sesudah diciptakannya manusia dimana jalannya kehidupan tidak lagi seluruhnya mengikuti ‘amr Tuhan, karena adanya intervensi manusia.
- Bahwa alam ini terjadi dengan sendirinya dan berkembang dengan sendirinya mengan-dung arti bahwa keperiadaan alam ini tidak mengandung tujuan. Konsekwensinya pengertian kata kriteria tidak lagi mantap dan mutlak dan hanya menjadi nisbi, temporer dan individuil sehingga akan bersifat egosentris/anthroposentris yang selanjutnya akan melahirkan sifat individualistik dan egoistik.
- Alam berjalan secara autochton dan bersifat sebagai suatu automaton. Apakah sumber otomasi itu ada dalam dirinya atau akibat interaksi dengan lingkungannya tidak menjadi masalah. Akibatnya siapa yang menguasai alam dialah yang berkuasa atas kehidupan dialah yang akan menentukan hitam-putihnya kehidupan. Tidaklah terdapat rasa tanggung-jawab kecuali pada dirinya. Ini sama saja dengan tidak di-isyaratkan ketentuan tanggung-jawab.
- Keperiadaan manusia tidak berbeda dengan keperiadaan alam. Existensi manusiapun tidak mengenal tujuan, sehingga tidak pula mengenal tanggung-jawab. Lahirlah adagium ‘hidup semau gue’. Inilah sumber kelahiran pragmatisme, positivisme, materialisme dan secularisme.
- Diciptakan dengan suatu tujuan, sehingga untuk mencapai tujuan itu Sang Pencipta harus mengatur dan merekayasa-nya. Meskipun dari luar alam itu autochton, namun sumbernya ditentukan oleh Sang Pencipta melalui, menurut terminologi Al-Qur’an , apa yang disebut fitroh & takdir yang dilekatkan pada tiap tiap makhluk-Nya, yang menampakkan diri sebagai hukum alam. Jadi Tuhan mengatur dari dalam diri tiap makhluk-Nya.
- Demikian pula makhluk manusia. Dia diciptakan dengan suatu tujuan tertentu. Hanya pada manusia di-anugerahkan free-will yang tidak diberikan pada makhluk-makhluk-Nya yang lain. Maka pada manusia diberi tambahan alat pemelihara/‘amr yang berupa dien. Kalau makhluk selain manusia ‘amr Tuhan bersifat imperatif, maka ‘amr Tuhan terhadap manusia disamping yang bersifat imperatif yang berlaku bagi raga/wahana. Untuk Ruh, ada ‘amr tambahan yang bersifat facultative, Kalau makhluk selain manusia menerima ketentuan yang mengikat. Maka manusia menerima amanah. Amanah inilah yang melahirkan tanggung-jawab, waktu bertanggung-jawab, macam pertanggungan-jawab serta reward dan punishment yang berupa surga & neraka.
VI. KEDUDUKAN PROSES BERFIKIR DALAM AL-QUR’AN
Hanya satu perkara yang dipesankan : berpikir.
Akal menurut Al-Quran mengandung arti :
- Kemampuan spiritual dengan aktivitasnya olah bathin
- Kemampuan mental dengan aktivitasnya olah nalar
- Kemampuan bertindak dengan aktivitasnya olah lahir
by A Baghowi B
Selasa, 21 September 2010
V. PELAJARAN KISAH-KISAH QUR’ANI
‘Orang-Orang Musyrik Menganggap Al-Qur’an Dongengan Purbakala Belaka‘. (QS.8:31).
- Pertama bahwa kesan itu benar
- Namun janganlah kita termasuk golongan orang musyrik.
- Kelompok manusia beragama: yang menafsirkan sejarah, baik perjalanan evolusi alam -maupun sejarah perjalanan hidup sebagai manifestasi kehendak Tuhan melulu. Kesulitannya dalam memahami konsep ini ialah bahwa manusia tidak pernah mampu memahami kehendak Tuhan.
- Kelompok yang mendasarkan interpretasinya pada politik. Ulah politik manusialah yang melahirkan fenomena kehidupan. Berpolitik artinya berebut hegemoni dalam bidang kehidupan. Inilah sebabnya sejarah itu di-identikan dengan kisah para penguasa, raja, kaisar, diktator disamping sistem sistem pemerintahan dan hebatnya persenjataan.
- Kelompok manusia yang condong menggunakan pendekatan kepahlawanan atau heroisme (para pengikut Carlyle). Pendekatan ini sangat erat hubungannya dengan butir diatas, tetapi lebih bersifat individuil. Penggerak sejarah ialah pribadi pribadi para pahlawan.
- Kelompok yang percaya bahwa penggerak sejarah ialah Idea (pengikut Hegel). Idea kecuali merupakan sumber gerak juga merupakan tujuan. Misalnya kelompok demokrasi. Kelompok ini mengabaikan budaya/peradaban yang melahirkan idea .Idea digunakan sebagai ideologi.
- Kelompok manusia yang melihat sejarah sebagai rangkaian peperangan. Mereka melihat sejarah sebagai suatu rangkaian perebutan hegemoni, kalau perlu dengan melaui annihilisasi kelompok yang lain.
- Kelompok Marxis yang mendekati sejarah melalui penafsiran pemenuhan kebutuhan atau ekonomi: produksi, distribusi dan pertukaran barang itulah yang melandasi proses kehidupan. Marx menyatakan bahwa yang terpenting ialah faktor ekonomi yang menentukan suprastruktur peradaban, yang kemudian diperkuat oleh ideologi , politik, keyakinan/agama serta kesusastraan yang seiring.
- Kelompok pertama ini memandang fenomena kehidupan ini merupakan expresi dari ‘amr Tuhan seluruhnya, sehingga manusia itu hanyalah alat belaka., sesuai dengan pandangan kaum jabariyah.
- Kelompok kedua yang diwakili kelima kelompok lainnya, menggambarkan bahwa fenomena kehidupan itu seluruhnya merupakan hasil irodat manusia, sejajar dengan pandangan kaum qodariyah.
- Cerita cerita dalam Al-Qur’an itu merupakan contoh- contoh kasuistik yang diangkat untuk umat zaman dan pasca zaman diturunkannya Al-Qur’an
- Keadaan umat sebelum Muhammad itu berbeda, karena Rosul hanya diutus untuk satu bangsa, bangsa Rasul, jadi daerah peristiwanya terbatas dan terpisah dari daerah lain.
- Al-Qur’an diturunkan untuk seluruh umat manusia sedunia, sehingga batas area yang dihuni umat Muhammad dan umat-non-Muhammad jumbuh
- Daya penalaran umat pra-Muhammad jauh berbeda dengan daya penalaran umat-pasca-Muhammad setelah Al-Qur’an membimbing penalaran manusia.
By A.Baghowi Bachar
Senin, 20 September 2010
IV. PENALARAN QUR’ANI.
- Paksaan/ikrah, baik melalui usaha usaha intimidasi, brainwashing atau indoktrinasi seperti yang tersebut dalam QS. 2:256. Bentuk yang lebih halus melalui jalan penjajahan budaya, ekonomi dan politik, dimana pemaksaan itu tidak disadari oleh yang dijajah.
- Ikut-ikutan secara membabi buta/taklid . Bahaya ini didapat melalui peniruan, penjiplakan atau kelatahan seperti yang dinyatakan oleh QS.4:135 ; 38:26.
- Perkiraan/prasangka/anggapan/dzan yang didorong oleh nafsu, seperti yang tersebut dalam QS.10:36 ; 49:12.
- Pesona/sihr seperti terdapat pada QS.2:102
- Angan angan/keinginan seperti pada QS. 22:52
- Tunduk pada suatu kelembagaan rahbaniah/aliran/isme pada QS. 9:31.
- BADAHA/Self-Evident Truth , suatu pembuktian secara tautologik. Dalam segala ungkapannya tidak mungkin orang “ mampu mengingkari” kebenaran yang diajukan, atau argumentasi yang digunakan ( QS. 52:35,36; 21:22 dan 23:91 ). Dalam dunia ilmiah, logika inii terdapat pada tingkat matematik. Axioma yang digunakan ialah kandungan akidah/tauchid.
- NAZAR/MULAHAZA/human observation/sense perception. ( QS. 80: 24-32 ;10:101).Dalam dunia ilmu sesuai dengan tingkatan ilmiah/scientific level of thought
- TAJRIBA/human experience, termasuk pengalaman dan penghayatan. (lahiriah dan bathiniyah)
- MASLAHA/kepentingan umum/human interest. ( QS.5:6 ; 29:45 ; 11:85-87 ). Cara ini dapat memadukan yang halal/benar dengan yang baik/berguna , dalam terminologi sosekpolbud dirumuskan sebagai formal = legal = benar = baik = berguna = menguntungkan untuk keseluruhan, yang pada waktu ini menjadi berantakan. Yang dimaksud dalam pengertian maslaha ialah meliputi pemeliharaan : hidup/jiwa manusia ; milik/property; keluarga/family life; akal ; semua yang dapat merusak ini dicegah/dilarang/diharamkan.
Kamis, 09 September 2010
Sekilas Tentang Klinik Makmur Jaya
Saat ini berjalan kedepan, klinik makmurjaya telah melayani pasein dalam waktu 24 jam dengan dokter jaga yang siap ditempat; baik bagi pasien umum atau peserta ASKES, Jamsostek. suatu hal nilai lebih bagi peserta ASKES-Jamsostek adalah waktu pelayanan yang tidak terbatas- baik setiap hari hari kerja atau hari libur. bila dahulu dibatasi pada jam tertentu dan harus antri lama, sekarang bisa lebih lenggang waktunya atau tidak terlalu antri. Kerjasama klinik makmur jaya dengan PT ASKES, JAMSOSTEK merupakan terobosan baru yang dilakukan sebagai bentuk pro-pasien/peserta yang lebih baik dari sebelumnya. hal ini sesuai dengan visi dan misi dari klinik makmurjaya-yang menjadikan pasien bukan sebagai objek tapi sebagai patner, subjek dalam sistem pelayanan kesehatan. diharapkan dengan interaksi klinik-pasien-asuransi terjadi secara baik dengan dimensi timbal-balik, maka tujuan-masing masing dapat tercapai.arti sehat menjadi tidak sekedar mengobati yang sakit secara fisik, tetapi juga dalam arti psikis, sosial-ekonomi, sistem pengolahan kesehatan yang baik. mudah-mudahan klinik makmurjaya menjadi bagian dalam solusi kesehatan masyarakat seterusnya. amin(admin.
Senin, 06 September 2010
III. LOGIKA UNGKAPAN AL-QUR’AN.
- Dengan melalui badaha/self-evident-truth (QS. 21:22 ; 23:91; 52:35-36 dst )
- Dengan melalui nazar atau malahaja/human observation/sense perception (QS. 10:101; 80: 24-32 dst).
- Melalui tajriba / human experience ( QS.10:22-23 ; 56:83-87 dst )
- Melalui masalah/human interests gain (QS. 5:6 ; 10:108 ; 29:45 dst.)
II. APA YANG DISAJIKAN AL-QUR’AN
- Apa yang diperlukan dalam pengertian needed, atau
- Apa yang di-inginkan dalam arti wanted atau
- Apa yang terpaksakan
AGAMA menuntun untuk menyusun ILMU.
RELIGION without SCIENCE is LAME.
Rabu, 01 September 2010
Puasa Ramadhan, manfaatnya bagi Muslim
Hakekatnya puasa itu adalah mengendalikan diri dari sifat ke akuan manusia menjadi mengikuti syareat(Allah), Allah menjadikan miniatur kehidupan selama bulan puasa ramadhan yang menjadi protipe kehidupan islami berdasarkan syareat Allah. yaitu menjadikan nafsu , akal, qolbu berjalan sejalan , serasi, terkendali dengan tata cara beribadah sosial, khususyiah(ubudiyah), tanpa pamrih kepada manusia tapi hanya kepada Allah semata.... Betapa indahya kehidupan itu, berdasarkan fitrahnya mansuia ; yang tunduk dan patuh kepada Al Khaliknya... tida ada kehidupan korupsi, tipu daya, kekerasan, perzinahan, dll. semua terlihat dalam manifestasi kehidupan di dalam puasa ramadhan....inilah hakekat miniatur masyarakat madinah/yang Allah hendaki sesuai tuntunan syareat Islam. tanpa itu kehidupan ini penuh dengan teka-teki, tipuan, kezholiman terhadap diri sendiri dan orang lain.... manfaat puasa dalam aspek kesehatan; menciptakan karakter manusia yang kuat secara fisik dan spiritual. wallahualam bisawab.
Sabtu, 28 Agustus 2010
I. KE-UNIK-AN AL-QUR’AN
Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan,
Menciptakan manusia dari segumpal darah.
Bacalah ! Tuhanmu yang Maha Pemurah,
Yang mengajar dengan kalam,
Mengajar manusia apa yang tidak dapat diketahuinya.....
Apa yang di-ingatkan atau diperingatkan Al-Qur’an?
Apa yang disarankan dan dianjurkan Al-Qur’an ?
Dan apa yang diancamkan dan dihadiahkan Al-Qur’an ?
Senin, 28 Juni 2010
Fenomena Mistik Susuk
ya dengan menggunakan Jin dan mantra ...benda-benda dari emas, berlian,platina tertanam sesuai tujuan ; kalau di dagu/muka biar terlihat cantik, seksi - nyatanya wajahnya kurang begitu cantik kata kebanyakan orang, tetapi setelah pakai susuk seperti "putri ayu"....itulah magic yang masih dan mungkin menjadi 'bisnis' atau dicari orang-orang yang kurang percaya diri atau mencari jalan 'singkat'...waallahu-alam..lihat gambar
MAU RIBUAN TEMAN DI FACEBOOK CUMA COPY PASTE
KARNA BANYAK YANG GAK NGERTI KALO CARANYA DITULIS DISINI JADI AKU SEDIAKAN DI BLOG PRIBADIKU.. JADI KALO PENASARAN CARA COPY PASTE TEMAN FACEBOOK MU SILAHKAN MELUNCUR KEALAMAT INI
Minggu, 06 Juni 2010
Pendidikan Sekarang Dan Masa Depan
| Pendidikan merupakan kebutuhan sepanjang hayat.Setiap manusia membutuhkan pendidikan, sampai kapan dan dimanapun ia berada. Pendidikan sangat penting artinya, sebab tanpa pendidikan manusia akan sulit berkembang dan bahkan akan terbelakang. Dengan demikian pendidikan harus betul-betul diarahkan untuk menghasilkan manusia yang berkualitas dan mampu bersaing, di samping memiliki budi pekerti yang luhur dan moral yang baik.
|