Translate

Telusuri via Blog Ini

Kamis, 28 September 2023

Batang Otak "si penopang otak "

Batang Otak: 

Batang otak juga dikenal sebagai batang otak adalah bagian belakang otak, bergabung dan secara struktural bersambung dengan sumsum tulang belakang. Di otak, batang otak terdiri dari otak tengah, pons, dan medula oblongata.


Gambar Batang Otak 

Batang otak melakukan persarafan motorik dan sensorik ke wajah dan leher melalui saraf kranial. Mengenai dua belas pasang saraf kranial, sepuluh pasangnya berasal dari batang otak. Ini adalah bagian otak yang sangat berharga karena koneksi saraf sistem motorik dan sensorik dari bagian tengah otak ke seluruh tubuh menjangkau melalui batang otak. Ini terdiri dari saluran kortikospinal (motorik), jalur lemniskus kolumna dorsal-medial (sensasi getaran, sentuhan halus, dan propriosepsi), termasuk saluran spinotalamikus (suhu, nyeri, gatal, dan sentuhan kasar).

Batang otak selanjutnya memainkan peran penting dalam pengaturan fungsi jantung dan pernapasan. Batang otak juga mengatur sistem saraf pusat dan penting dalam menjaga kesadaran dan mengendalikan siklus tidur. Batang otak menyediakan berbagai fungsi dasar termasuk detak jantung, pernapasan, tidur, dan makan.

Bagian Batang Otak

Otak tengah/Mesenfalon: 

Otak tengah juga disebut mesencephalon, yang terdiri dari tektum, tegmentum, dan tegmentum ventral. Otak tengah mempunyai fungsi penting dalam gerakan motorik, khususnya gerakan mata, dan dalam pemrosesan pendengaran dan visual. Letaknya di dalam batang otak dan di antara otak depan dan otak belakang. Otak tengah adalah bagian terkecil dari tiga area batang otak, dengan panjang rata-rata sekitar 2 cm.

Tektum terdiri dari colliculi inferior dan superior serta penutup dorsal saluran air serebral. Kolikulus inferior merupakan inti otak tengah utama yang berhubungan dengan jalur pendengaran dan mendapat masukan dari beberapa inti batang otak perifer, serta masukan dari korteks pendengaran. Di atas kolikulus inferior, kolikulus superior menandakan otak tengah rostral. Colliculus superior berfungsi sebagai indra penglihatan khusus dan meneruskan brachium superiornya ke badan genikulatum lateral diencephalon. Tegmentum batang otak yang membentuk dasar otak tengah dan bagian ini berada di ventral saluran air serebral. Banyak inti, saluran, dan formasi retikuler dibawa ke sini. Tegmentum ventral termasuk dalam tangkai serebral berpasangan. Ini mengirimkan akson neuron motorik atas.

Pons: 

Pons adalah bagian batang otak dan terletak di inferior otak tengah, di atas medula oblongata dan di anterior otak kecil. Wilayah batang otak ini terdiri dari jalur dan saluran saraf yang mentransfer sinyal dari otak ke otak kecil dan medula, serta saluran yang mengirimkan sinyal sensorik ke talamus.

Pons berukuran panjang sekitar 2,5 sentimeter (0,98 inci) pada manusia. Sebagian besarnya menyerupai tonjolan anterior lebar di bagian rostral hingga medula. Di bagian posterior, pons terutama terdiri dari dua pasang tangkai tebal yang disebut pedunkulus serebelum. Mereka menempelkan otak kecil ke pons dan otak tengah.

Pons terdiri dari inti yang mengirimkan sinyal dari otak depan ke otak kecil, disertai dengan inti yang terutama berhubungan dengan tidur, pernapasan, menelan, kontrol kandung kemih, pendengaran, pengecapan, keseimbangan, gerakan mata, ekspresi wajah, sensasi wajah, dan postur.

Di dalam pons terdapat pusat pneumotaksis yang terdiri dari inti subparabrachial dan medial parabrachial. Pusat ini mengontrol perubahan dari inhalasi ke pernafasan.

Pons berhubungan dengan kelumpuhan tidur, dan mungkin juga berperan dalam menghasilkan mimpi.

Medula: 

Medula juga dikenal sebagai medula oblongata terletak di batang otak, anterior dan agak rendah ke otak kecil. Medula adalah massa saraf berbentuk kerucut yang disesuaikan untuk fungsi otonom mulai dari muntah hingga bersin. Medula oblongata terdiri dari pusat jantung, pernafasan, muntah dan vasomotor dan akibatnya berhubungan dengan fungsi otonom pernafasan, detak jantung, dan tekanan darah.

Sepanjang perkembangan embrio, medula oblongata berkembang dari myelencephalon. Myelencephalon adalah vesikel sekunder yang terbentuk selama pematangan rhombencephalon, juga dikenal sebagai otak belakang.

Bohlam adalah istilah kuno untuk medula oblongata, dapat merujuk pada saraf dan saluran yang melekat pada medula, dan juga berhubungan dengan otot-otot yang dipersarafi, seperti lidah, faring, dan laring.

Fungsi Batang Otak

Ada tiga fungsi utama batang otak:

Batang otak melakukan fungsi konduksi. Semua informasi yang ditransfer dari tubuh ke otak besar dan otak kecil dan sebaliknya harus melewati batang otak. Jalur menaik dari tubuh ke otak adalah jalur sensorik dan mencakup saluran spinotalamikus untuk sensasi nyeri dan suhu dan fasikulus kuneata untuk sentuhan, propriosepsi, dan jalur lemniskus kolumna dorsal-medial termasuk sensasi tekanan fasikulus gracile.

Saraf kranial III-XII muncul dari batang otak. Saraf kranial ini mempersarafi kepala, wajah, dan organ dalam. Dua pasang saraf kranial pertama berasal dari otak besar.

Fungsi batang otak terlibat dalam pengendalian pernapasan, pengendalian sistem kardiovaskular, pengendalian sensitivitas nyeri, kewaspadaan, kesadaran, dan kesadaran. Kerusakan batang otak merupakan masalah yang sangat serius dan biasanya mengancam jiwa.

Singkatnya, batang otak mengontrol berbagai fungsi penting tubuh termasuk:

  • Pernafasan
  • Kontrol Tekanan Darah
  • Kewaspadaan
  • Gairah
  • Pencernaan
  • Detak Jantung
  • Fungsi Otonomi Tambahan: Batang otak membawa informasi antara saraf tepi dan sumsum tulang belakang ke bagian atas otak.

Cedera Batang Otak

Cedera batang otak yang disebabkan oleh trauma atau stroke dapat menyebabkan masalah mobilitas dan koordinasi gerakan, seperti berjalan, menulis, dan makan menjadi sulit dan individu mungkin memerlukan perawatan seumur hidup. Stroke yang terjadi pada batang otak menyebabkan rusaknya jaringan otak yang diperlukan untuk menjalankan peran vital tubuh seperti pernapasan, irama jantung, dan menelan. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, paling sering disebabkan oleh bekuan darah. Ketika batang otak rusak, sinyal antara otak dan seluruh tubuh terganggu.

Stroke batang otak dapat menyebabkan masalah pernapasan, detak jantung, pendengaran, dan bicara. Hal ini selanjutnya dapat menyebabkan kelumpuhan pada lengan dan kaki, serta rasa kusam pada tubuh atau pada satu sisi tubuh.

Stroke batang otak selanjutnya dapat menyebabkan penglihatan ganda, bicara tidak jelas dan penurunan tingkat kesadaran.

Faktor risiko stroke batang otak adalah tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, fibrilasi atrium, dan merokok.

Sumber: info anatomi

Amigdala " almondlike" , Bagian Otak yang Unik

Amigdala adalah salah satu dari dua inti berbentuk almond yang terletak lebih dalam dan medial di daerah  lobus temporal otak, tepat di anterior hipokampus. Amigdala adalah bagian dari sistem limbik, yaitu wilayah otak yang utama terkait dengan pemrosesan memori, pengambilan keputusan, dan respons emosional.


Letak Amigdala

Meskipun secara historis amigdala dianggap berhubungan,  terutama dalam rasa takut dan emosi lain-  yang terkait dengan rangsangan yang tidak menyenangkan, namun kini dipahami juga  terkait dengan emosi positif yang ditimbulkan oleh rangsangan nafsu makan (sebagai hadiah yang menyenangkan).

Anatomi Amigdala



Gambar Amigdala


Amigdala terdiri dari sekelompok inti (nukleus)atau kelompok neuron. Di antara inti tersebut adalah kompleks basolateral, inti medial, inti kortikal, inti pusat, dan kelompok sel selingan. Kompleks basolateral juga dapat didistribusikan ke inti basal lateral, basal, dan aksesori.

Nukleus lateral adalah penerima masukan yang signifikan dari korteks sensorik (mewakili informasi rangsangan sensorik) dari semua modalitas (misalnya penglihatan, pendengaran). Sebagai apresiasi, telah ditetapkan bahwa rangsangan pendengaran tiba di amigdala langsung dari area subkortikal otak yang dikenal sebagai nukleus genikulatum medial, yang terdapat di talamus.

Inti(nukleus) kortikal dan medial juga dikenal sebagai kelompok kortiko-medial. Informasi penciuman (penciuman) muncul langsung ke amigdala kortiko-medial dari bulbus olfaktorius dan korteks piriformis, keduanya berfungsi sebagai indra penciuman.

Dalam menghitung masukan sensorik, amigdala mendapat masukan dari sejumlah sistem otak kortikal dan subkortikal. Yang paling menonjol, amigdala mendapat masukan padat dari korteks prefrontal, terutama dari korteks cingulate anterior dan orbitofrontal. Amigdala juga menerima masukan nyata dari insula dan dari hipokampus serta korteks rhinal (penciuman).

Keluaran dari amigdala dapat diatur ke fabrikasi otak subkortikal dan kortikal. Inti sentral tetap diarahkan ke berbagai struktur subkortikal yang terkait untuk memediasi ekspresi keadaan emosi fisiologis, otonom, dan perilaku yang berbeda. Inti basal dan inti aksesori-basal merupakan keluaran signifikan dari amigdala yang dikirim ke korteks serebral. Keunggulan anatomi mungkin membawa peran amigdala dalam mengubah proses kognitif seperti pengambilan keputusan, memori, dan perhatian.

Fungsi Amigdala

Amigdala mampu merasakan emosi seperti ketakutan, kemarahan, dan kesedihan, serta mengendalikan agresi. Amigdala berfungsi untuk menyimpan ingatan akan peristiwa dan emosi sehingga seseorang mampu memahami peristiwa serupa di masa depan. Misalnya, jika Anda pernah menderita gigitan anjing, sebelumnya amigdala dapat membantu memproses kejadian tersebut dan, akibatnya, meningkatkan rasa takut atau kewaspadaan Anda terhadap anjing tetangga. Jumlah amigdala berhubungan positif dengan peningkatan agresi dan perilaku fisik.

Amigdala juga menjalankan fungsi dalam aktivitas seksual. Ukuran dan bentuknya dapat bervariasi berdasarkan usia, aktivitas hormonal, dan jenis kelamin seseorang. Misalnya, laki-laki yang memiliki testosteron rendah, atau yang dikebiri (testisnya diangkat), cenderung memiliki amigdala yang lebih kecil, dan, pada gilirannya, mungkin memiliki gairah seks yang lebih rendah.

Sumber:info anatomi


Rabu, 20 September 2023

Hubungan Sholat dengan Eksistensi "manusia", dari sebuah renungan

Sholat  Wajib adalah   satu cara  dari ibadah yang di wajibkan bagi seorang muslim dalam waktu lima kali sehari dengan mengikuti tata cara yang dilakukan nabi-rosulullah Muhammad SAW. Selain Sholat Wajib  ada  Sholat -sholat lain sebagai  Sholat Sunnah  dan Wajib bagi laki laki saja, serta Sholat  tambahan, seperti  sholat Jumat, Idul Fitri, Idul Adha, sholat sebelum dan sesudah sholat wajib,  serta lain lainnya.


Sholat  eksistensinya  adalah  hubungan komunikasi manusia (Muslim)  dengan pencipta-nya (ALLAH SWT) dengan mengikuti cara yang sudah ditetapkan dalam tata ibadah agama islam.  Esensinya  sholat juga dianggap sebagai "doa" karena manusia berkomunikasi dengan banyak meminta  dan berharap atas mimpi, rencana,  usaha yang dilakukan atas dirinya  di waktu lalu, saat ini dan akan datang kepada "Allah SWT"

Rukun Sholat ,  dimulai  dari Takbir  sampai  akhir Salam dengan gerakan gerakan  fisik tertentu ( takbir, ruku" sujud, duduk, salam kanan-kiri,  ucapan ayat dan doa, pujian), dan pikiran, kalbu, dalam keadaan "khu'su"  atau  menyatu  jiwa dan raga kepada kehadirat/kehadiran Allah -Sang Maha Tinggi, Maha Pencipta;  merupakan  rangkaian proses  spiritual  yang berulang  dilakukan setiap manusia yang sholat  seperti  rotasi bumi pada  sumbunya selama 24 jam atau  roda berputar  -bergerak pada sumbu "As" nya.

Manusia dari sudut islam  (dalam  sholat) , eksistensinya  secara  ontologis ,  keberadaannya karena "diciptakan(makhluk)" bukan kebetulan ada,  oleh yang maha pencipta(namanya -Allah) , dalam keberadaan nya  di  dunia yang fana ( hidup sementara)  harus menyadari(wajib sholat) keberadaanya sebagai makhluk yang lemah - untuk selalu beribadah  dalam mencapai tujuan hidupnya kepada Penciptanya(Allah SWT).  "kesadaran eksistensial " manusia hanya dapat dijaga dan dipelihara melalui jalan setiap  waktu dengan  "sholat " (wajib dan  sunat)

Dalam   "Sholat"  ada  aktualisasi   dari janji , sumpah  antara   "ruh" keyakinan,  pikiran, hati  secara  fisik  dalam  gerak /aksi pada  kehidupan sehari hari , dalam   diri sendiri,  dalam keluarga, dalam masyarakat, berbangsa- bangsa.

Dalam   setiap sholat , rakaat , ada  "shahadat"  yang menjadi pegangan keyakinan dari setiap  niat,  awal melangkah atau segala tujuan , pedoman, metode  usaha, pekerjaan dan nilai nilai dari kehidupan.  "kesadaran diri"  yang dibangkitkan, yang ditanamkan, diucapkan dengan kata dan aksi di hadapan "Sang Maha Pencipta" berulang -ulang dalam apapun keadaan-  suka dan duka, setiap waktu.  Seperti gugusan benda langit ,  bintang bintang, awan awan yang  selalu ada  setiap waktu dan menunjukan keberadaannya  sebagai  wakil dari  ciptaan dari  Sang Maha  Pencipta kepada manusia.  Sholat  seperti gugusan kehidupan -sistem kehidupan -wadah  interaksi  manusia  dengan maha penciptanya yang spesial tanpa perantara, " hubungan langsung " kepada Allah SWT.  Sholat menghilangkan  kasta kasta -golongan dalam hubungannya antara "makhluk dengan khalik/penciptanya"

Ketika  Sholat  bagian dari sistem kehidupan , maka hakikatnya  sholat bukan lagi terdiri  dari gerak gerakan  fisik yang wajib sebagai  rukun sholat,  tetapi menjadi gerakan gerakan fisik secara bathin  dimana dan kapan saja, seperti perangkat lunak(software) imajiner dalam otak. Gerakan sholat menjadi lebih situasional, bisa  berdiri, duduk, tidur/berbaring, atau apapun keadaannya. Hilanglah ritual seremonial  sholat atau basa basi  sebagai atribut atau simbol agama. 

Sholat bagian dari metode kesuksesan  dalam hidup manusia, mencapai kebahagian ; mencapai kesejahteraan hidup. Persoalan kehidupan,  baik dalam keluarga- hubungan suami-istri, orang  tua -anak , dengan tetangga; teman karib, pekerjaan-nafkah , dsbnya mendapat solusi dengan cara sholat. Semua persoalan atau masalah dikomunikasikan dengan "maha Pencipta/Allah SWT". Keyakinan yang kuat, jiwa yang optimis dan kepasrahan diri terhadap masalah hidup -kehidupan disandarkan atau  digantungkan kepada Allah SWT. Keyakinan semua  datang  dan kembali kepada Allah SWT  dipupuk, dijaga, dilandasi komunikasi melalui sholat sebagai proses  terus menerus - kontinus, sepanjang  waktu(selama hayat). Dalam konteks kehidupan ekonomi-sosial dikatakan "sholat mencegah  perbuatan  fahsya' dan mungkar". Dengan demikian sholat ,  membentuk  kepribadian manusia yang  sholeh atau  berakhlak yang baik.


"Ketika  Marah atau Ada Masalah,  maka   Sholat -lah"

Semoga  kita   jadikan   Sholat , sebagai metode hidup,  kiat hidup mencapai kebahagian dan kesejahteraan 




Jumat, 30 Juni 2023

Intropeksi Diri (self insight/awareness)

 

     


 

Dalam DIAM KU………………....................

 

Suara   hiruk pikuk  terdengar  di telinga, dan mengalir   dalam pikiran , dalam otak

Timbul  hiruk pikuk  - menguak  kalbu, jiwa, kesadaran  yang bergolak… ada apa ? berbagai tanda tanya  menyeruak  bertubi tubi….  dari   apa  sampai mengapa ?  Seperti  isi  otak , bekerja keras , terbakar  dan menguap panas dan menguras  bahan bakar.  Kecamuk  hiruk pikuk membangkitkan kesadaran, siapa  dan bagaimana sikapku ?  dalam kecamuk …  berulang  jeda   , aku dalam keheningan….  Aku diam,….   diam  dan  …bergerak lagi…..  diam lagi , seterusnya. Walaupun  dalam  diam ,   pikiran ini bekerja,- dalam kesadaran penuh,  ibarat gelombang  naik-pasang  -naik turun  dan kala-nya dititik diam.

 

Hiruk pikuk  kehidupan  dari bermacam –macam interaksi dari kejadian –realita,  medsos, antara   harapan dan kenyataannya.

Dalam  diam…..,  

Lintasan waktu, kembali  lagi pada pertanyaan kepada ke peradaan aku,  Siapa aku?  Dimana aku ? ….

Sampai…. Saat  ada dan tiada   - di dunia dan akhirat, apa makna hidup ini ? 

Saat hening… panjang,    kadang terdengar bunyi –bunyi –bersaut , bergelombang, seperti mengiring   menyadarkan diamku atau lamunanku…dan memecah keheningan malam, atau mengingatkan waktu fajar dan subuh akan segera tiba.

Bak  layar film lebar,  lembaran-lembaran peristiwa melintas, mulai saat kecil sampai saat terkini dan melampaui waktunya  hayalan masa datang; tentang kisah sedih dan gembira serta harapan atau mimpi di hari tua. Kisah  menjadi  peran aktor utama, menjadi aktor pengganti, atau sebagai figuran dan penonton, walaupun kadang merasa sebagai sutradara , hanya mimpi sebagai produser. Berbagai  bentuk kisah-peristiwa, seperti potong potongan waktu tentang masa sekolah, masa bermain, masa remaja, masa pacaran, keluarga , tugas dan pekerjaan, dan lainnya. Rangkaian kisah hidup dan kehidupan tak mampu –tertuliskan dalam buku biografi dan juga tak yakin berarti untuk anak-cucu sebagai warisan tertulis. Apalah  aku dan  bukanlah apa apa dan siapa siapa ?. Semakin banyak dorongan mimpi mimpi yang ingin diwujudkan,  semakin disadari   tak berdaya dengan tubuh ini, akhirnya  …. Aku terdiam.

Dalam diam….,

Aku  melihat  diri  seperti di cermin,  sikap dan perilaku terhadap orang tuaku, istri, anak, menantu, besan, cucuku, saudara saudaraku, sepupu sepupuku,  keponakan keponakanku,   teman temanku, pasien pasienku, orang orang disekitarku dan  bangsa –negaraku.

Apa yang telah aku perbuat  terhadapnya..? bagaimana  respon mereka  ? atau

Apa yang  telah mereka perbuat terhadap ku ? bagaimana responku ?

 

Kesadaran  dari diam , dari renungan , dari keheningan  hati dan pikiran  adalah  jadilah orang waras, jiwa –pikiran yang tenang, damailah diri dengan  rasa amarah, pikiran negatif, kehendak nafsu ambisi, iri-dengki…  menjadi   hamba yang tunduk, bersahaja.

 


Ciputat,  30 Juni 2023

Sabtu, 22 April 2023

REFLEKSI DIRI; Waktu berputar Yang menggoyang Jiwa dan Raga

Renungan ..  sebuah perjalanan waktu.

memandang   dunia dari  sudut sejarah dan realitas  hari ini   hingga ramalan hari esok jauh..,  aku  tercenung dengan apa arti kehidupan, kemanusian, dan peradabannya ? .  sejarah manusia dalam damai dan perang, silih berganti  -sejak nabi adam , kelompok suku,  kerajaan , sampai negara demokrasi -saat ini.   manusia seperti sifatnya, karakternya  - mempunyai jiwa atau perangai  baik dan buruk.  sepertinya mengendalikan manusia menjadi pendamai atau pembuat perang/kerusakan. dominasi ada tidaknya  sifat baik atau buruk dalam setiap orang/kumpulan orang, mewarnai kehidupan orang atau kelompok orang, masyarakat,  bahkan kehidupan berbangsa  ataupun  hubungan antara negara. betapa  kehidupan manusia diliputi  pristiwa  perperangan dan juga perdamaian  atau konflik  -pertikaan dan  hubungan rukun -damai. dalam terminologi  bahasa -antara   cinta dan benci  melahirkan  keterikatan  atau sebaliknya  perceraian-penguraian-perpecahan. asal usul  pengetahuan  tentang "  cinta  dan benci " melahirkan   filosofi  kehidupan atau  filsafat   tentang hidup mencapai kebahagian.  pencapaian nilai nilai tertinggi dari sesuatu otoritas yang diyakini yang patut diakui dan dihormati, menjadi  munculnya nilai nilai ketuhanan atau lahirnya  agama  sebagai kepercayaan untuk mengikuti  nilai  cinta, baik  dan menjauhi  nilai benci, buruk, jahat. 

Agama ... menjadi  nilai nilai  kelompok manusia,  suku, bangsa , bahkan  meluas antara   bangsa; bahkan  sejak  lahirnya  sebagai  agama animisme ,  dinamisme sampai  agama  wahyu/ para nabi -  rosul, hakekatnya  mengajarkan  kehidupan yang " penuh cinta, kebaikan " kepada penganutnya, mengajarkan setiap orang menjadi  baik dan  cinta  terhadap manusia , terhadap alam, terhadap yang maha tinggi/kuasa atau yang dianggap sebagai tuhan, dewa. 

Esensi   nilai agama , sebenarnya  hanya berarti dan berguna bagi penganutnya  sebagai  individu, nilai yang menjadi kebutuhan  dalam menjalani realitas kehidupannya, menghadapi masalah kehidupan, bahkan cara memperoleh kehidupan yang damai, bahagia, penuh cinta  terhadap dirinya dan lingkungannya.  namun ... dan aneh , ketika  orang  menggunakan agama  untuk  kepentingan dirinya atau kelompoknya  dengan  berakibat  kepada orang atau kelompok lain  secara negatif,;  timbul kebencian, kekejian, bahkan  membunuh dengan atas nama agama  atau kalimat tuhan.

Timbul peperangan atas agama  atau  antara   agama  karena sifat-sikap- perilaku penganut agama yang kehilangan jatidiri esensi dari agama  itu sendiri.  penganut  agama yang menganggap pemangku tanggung jawab atas nama tuhan  atau mengangkat dirinya  sebagai simbol pemilik  nilai  kebenaran tuhan, sehingga   menggunakan otoritas  dirinya kepada penganut lain untuk mengikuti  hawa nafsunya sendiri; penganut agama yang taklid buta   mengikuti saja fatwa yang ' hakekatnya adalah buah pendapat pribadi, bukan nilai nilai tuhan sebenarnya. Pengikut yang setia  dari "sang imam" menjadi terbiaskan dari esensi  nilai agama dan semakin  jauh hanya mengikuti apakata sang imam- dan sangat sulit menilai  dengan objektif  ; hal tentang nilai baik -buruk,  benar -salah  atau cinta -benci. 

Sungguh...  kelemahan  agama  adalah sudut  orang beragama , apakah agama hanya sebagai atribut atau alat, simbol  untuk  dirinya atau agama sebagai pandangan hidup atau kebutuhan  hidup yang menghidupkan untuk dirinya ? atau kedua-duanya ?

Suatu kondisi  yang harus ada , tidak bisa tidak ada ( qonditio sine quanon) , setiap orang  mempunyai pilihan beragama atau keyakinan; orang  memilih beragama atau tidak beragama , suatu hal yang sama kondisinya.   Orang yang memilih  tidak beragama atau tidak berkeyakinan adalah buah akal, kalbu, pikiran terhadap  dirinya dan alam hidupnya, begitu pula  orang yang memilih beragama atau berkeyakinan.   Sikap, perilaku  dari pilihan itu ,  melahirkan ritual-seremonial ,  gaya hidup,   budaya  dalam kehidupan yang khas,  unik, "bahkan dianggap nyeleneh, tidak masuk akal, dll." bagi  orang yang berbeda pilihan, bahkan  perselisihan,  perkusi, permusuhan, perperangan ;  bahkan  diantara  orang yang sama sama beragama dengan sama pilihan.  Seolah - olah ada  pemeluk pilihan ingin mendominasi yang lain atau beda pilihan  sebagai yang "Benar dia dan yang lain Salah"; bahkan kehidupan  dunia  dibuat menjadi hitam-putih (dunia salah -benar). 

Sebagai manusia yang bersosialisasi, manusia menjadi berkelompok, bermasyarakat, bahkan berbangsa dan bernegara- dengan sendirinya,   timbul aturan sosial atau norma sosial atau perjanjian sosial  tertulis ataupun tidak tertulis - yang kemudian menjadi peraturan, undang-undang, bahkan undang undang dasar berbangsa dan bernegara.  Sebagai individu dan  anggota masyarakat atau warga negara  tentu ada hal yang disepakati bersama  dan ada yang tidak diterima  secara individu,  namun kepentingan bersama dapat menjadi utama dari  pribadi bila memiliki tujuan yang mulia dan  bersama. Nilai nilai individu tidak bisa  dipaksakan begitu saja kepada nilai nilai pentingan masyarakat yang sudah mapan atau bila  sudah menjadi tradisi-budaya yang sangat lama.  
Perubahan sosial terjadi bila  nilai nilai individu yang baru( Pembaruan/Inovasi/Kreasi/Penemuan) dapat diterima  dan bermanfaat  bagi masyarakat; bahkan masyarakat dunia. Namun  secara individu  atau kelompok nilai nilai yang diterima dapat berdampak   berbeda; mungkin  bagi yang lain memberi dampak baik/ positif tetapi bagi yang  lain -justru menjadi  buruk/ negatif.

Perubahan sebagai manusia bersosial, ber-agama/keyakinan, berinovasi-cipta budaya atau ilmu dan tehnologi,   tradisi sosial dan perubahan adaptasi alam berakibat  timbulnya peradaban- generasi peradaban yang berbeda -berselang berapa  abad  kehidupan manusia,  sampai  generasi peradaban milinial/ tehnologi informasi 5.0(5.0 era).  Perubahan   utama akibat  tehnologi digital-informasi,  internet of the thing(IOF),  dimana    transformasi informasi yang  cepat dan tehnologi mekanik-elektrik, digital berbasis printah/ internet of  the thing dengan kecepatan G 5/6 , membuat  semua produk jasa -barang  lebih  efisien-efektif- serba  super dibandingkan 1 dasawarsa sebelumnya,  apalagi jauh kebelakang. Berbasis  Big Data- artificial intelligen (inteljen  artifisial/buatan) atau sebagai mindchips robotic(artificial brain), membuat  mesin  yang dikerjakan manusia bisa bekerja secara   robotik , kendaraan transpor pribadi-umum tanpa  sopir, dan aplikasi  bidang  lainnya. 

Hal  tersebut  menimbulkan perubahan yang mengejutkan atau ledakan perubahan yang  dasyat ( Disruption era)  bagi  semua  manusia di muka  bumi ini-  tanpa perkecualian. perubahan yang berdampak keseluruh  aspek kehidupan manusia dan interaksi manusia dengan alam-lingkunganya ,  bahkan diluar alamnya -seperti luar angkasa. 
Perubahan sudut pandang manusia terhadap perubahan tersebut dapat menjadi tantang bagi agama atau pengikut -pemeluk  agama atau keyakinan yang sudah mapan. Dimana  kedudukan dan peranan  agama  atau pemuka agama atau pengikut agama  terhadap perubahan nilai baru yang timbul? apakah  agama  semakin jauh (degradation) atau menjadi terkuatkan(reinforcement)?  Bila  kesenjangan kesenjangan  makin  timbul dan makin jauh , maka  konflik dalam beragama semakin banyak- dan panjajng,  tetapi   bila semakin hilang, agama  menjadi  rahmat bagi pemeluknya.
Antispasi  kesenjangan sangat  penting dengan cara  merefleksi, mereview, merenovasi - evaluasi semua  kemajuan dengan nilai esensial  dari pesan pesan agama yang universal.

Hakekat dari nilai  universal itu adalah   nilai kemanusian yang di-muliakan, di-utamakan oleh manusia itu sendiri. Memanusiakan-manusia  dari manusia yang mempunyai sifat kehewanan, kebinatangan, dari paham hukum rimba- atau hukum alam -rantai makanan. Kemanusian  yang menjadi rahmat bagi seluruh alam, bagi makhluk hidup dan lingkungannya.

Keragaman  budaya manusia , agama, keyakinan,  menjadi kekayaan nilai nilai kemanusiaan,  dan menjadi rahmat dan kebahagian bagi seluruh makluk  di planet  bumi ini. Hal ini bukan suatu utopia  dengan era digital  tehnologi informasi 5.0. Hubungan erat  dapat  dijalin dengan jaringan informasi yang terekam, terjamin, terikat dan terenkripsi suatu proses transaksi sosial, ekonomi, hukum, keamanan, budaya, dll,nya.


Sekian...  coba   renungkan kembali   -- dalam kita  beragama  !!!

Jumat, 21 April 2023

ied mubarak 1444 Hijriah.



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1444H


TAQOBBALALLAHU MINNA  WA MINKUM

SAIYAMANA WA SHIYAMUKUM

QIYAMANA WA QIYAMUKUM

Semoga Allah terima amal Ibadhah kita, Allah terima taubatan kita  dan Allah  pertemukan kita semua dengan Ramadhan berikutnya dalam keadaan sehat wal'afiat.

Aamiin Allahumma Aamiin


Tonggak  awal - tanggal 1  Syawal 1444 Hijriah  adalah  tonggak hijriah  kembali ke fitrah manusia, kembali kepada komitmen suci  antara manusia dengan  Allah SWT  sebagai  hambaNya, sebagai penguasa -pemimpin makhluk bumi(khalifah fil ardh). Sebagai pengemban misi suci  penciptaan kehidupan  bumi,  manusia harus  menjadikan bumi tempat kehidupan semua makhluk (ciptaan Allah) hidup damai sejahtera dan saling  menjaga -memelihara, memperbaiki dan melestarikan lingkungan hidupnya terus menurus. Manusia diberi waktu dan tempat untuk menilai dirinya dari dalam (internal) dan eksternal( petunjuk Allah/kitab suci) - meng-default, meng-upgrade-tunne-up dari kesalahan, kekurangan, kelebihan, kotoran  secara fisik- spritual/jiwa selama puasa ramadhan  sehingga memiliki kemampuan seperti semua/sediakala  dalam menjalankan "misi dunia/bumi-nya"  atau kembali ke fitrah diri yang kuat dan gigih/tangguh.  Ibarat reparasi perangkat komputer yang "lemot" atau perlu di update  untuk agar tetap berfungsi dengan baik sesuai dinamika waktu/perubahan zaman. Begitu juga pada sistem sel hidup -yang perlu regenerasi agar tetap dapat  berfungsi dan menjaga proses hidup.

Semoga  tahapan tahapan kehidupan yang berputar dalam sumbunya (seperti roda berputar) dan menempuh arah - jalan serta melaju kedepan -terus bisa kita lalui dengan baik dan selamat.

Sabtu, 16 April 2022

Demokrasi : Kebebasan berpendapat



                               

Dalam system masyarakat yang menganut paham demokrasi, “berpendapat” adalah hal yang biasa dan menjadi hak setiap orang dan bebas disampaikan atau dikemukakan kepada public, pemerintah, negara. Namun dalam paham demokrasi terdapat norma dari rakyat untuk rakyat, untuk kepentingan umum, kepentingan bangsa dan negara; artinya kebebasan berpendapat harus mengikuti norma bersama yang sudah disepakati secara politik dalam peraturan, undang undang, undang undang dasar negara yang berlaku dalam kehidupan berbangsa dan negara. Dalam “kehidupan demokrasi” kekuasaan politik diberikan dalam system perwakilan dipemerintahan(eksekutif) dan dewan perwakilan rakyat (legislative) yang dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum secara bebas dan rahasia. Pemerintahan (Presiden) dan DPR bersama sama membuat undangan-undangan(UU) dan mengangkat aparat keamanan dan hokum negara , seperti Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Yudisial, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala Polisi , Komisi komisi negara (Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Pemilihan Umum , dll.); Hal itu adalah produk politik demokrasi yang mengemban amanat rakyat, untuk mengolah kehidupan bangsa dan negara mencapai kehidupan yang layak- adil dan makmur/sejahtera dan sentosa.

Kamis, 14 April 2022

IRONI DEMOKRASI INDONESIA


Bentuk Negara Indonesia   adalah negara kesatuan republik indonesia yang  menganut  system demokrasi Pancasila. Dalam prakteknya  kekuasaan  dianut berdasarkan teori   “trias politika” yaitu kekuasaan eksekutif, yudikatif, legislative secara terpisah.  Kekuasaan  Eksekutif  dan Legislatif di pilih oleh rakyat melalui pemilihan umum  secara langsung, sedangkan  yudikatif (Mahkamah  Agung, Jaksa Agung, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Yudisial) dipilih kepala eksekutif (Presiden) dengan persetujuan legislative (DPR, MPR,DPD).  Sebagai negara  yang  mempraktekan paham demokrasi yang termasuk terbesar   di dunia,  demokrasi di Indonesia sudah kelewatan( kebla-blasan) atau sangat liberal. Tidak seperti di negara asal paham demokrasi di Barat – dimana misalnya Amerika Serikat, partisipasi  politik di wakili oleh hanya dua partai politik yaitu Partai Demokrat dan Partai Republik, berbeda  sebaliknya  di Indonesia, Partisipasi politik rakyat diwakili oleh banyak partai politik,  namun juga oleh diluar partai politik -  seperti   Mahasiswa, Organisasi  Buruh, Ormas-ormas yang melakukan pergerakan politik.   Hal ini berbeda  dengan negara asal demokrasi,  tidak ada  pergerakan politik diluar partai politik,  semua aspirasi demokrasi disalurkan melalui partai politik dan kekuasaan dijalankan sesuai teori trias politika,  bila terjadi ketimpangan  atau penyalahgunaan  kekuasaan  politik, atau kebijaksanaan politik yang dianggap merugikan kepentingan rakyat,  maka rakyat  dapat lakukan tindakan politik dengan tidak lagi memilih partai yang berkuasa pada periode pemilihan umum periode berikutnya. Di Indonesia praktek kekuasaan politik, dengan  banyak partai politik, dan non partai(yang dianggap kekuatan politik tersembunyi atau informal) , realitasnya   partisipasi politik rakyat- tidak terwujud dan terwakili oleh kekuatan partai politik, seolah olah  diwakili oleh kekuatan  non partai yang berpolitik- seperti mahasiswa, ormas.  Di negara demokrasi Barat  tidak pernah kekuatan non partai sebagai kekuatan politik yang menjadi oposisi pemerintahan yang resmi.  Aspirasi  politik hanya melalui partai politik, atau bila ingin berpolitik, maka bisa masuk menjadi anggota partai politik;  demontrasi  terhadap pemerintah   dilakukan oleh  anggota  partai politik-  sebagai partai oposisi. Coba perhatikan di Negara Singapura, Malaysia, Australia, Eropa, Amerika Serikat, apakah ada   demo demo yang dilakukan oleh  anggota diluar partai?

 

Selasa, 12 April 2022

Father of Radiology Intervention





Charles Theodore Dotter adalah perintis radiologi vaskular Amerika Serikat (lahir 14 Juni 1920 – wafat 15 Februari 1985) yang mengembangkan radiologi intervensi. Dotter, bersama dengan peserta pelatihannya Dr Melvin P. Judkins, menjelaskan tentang angioplasti pada tahun 1964.

Dotter sekolah dan menerima gelar sarjana seni pada tahun 1941 dari Duke University. kemudian melanjutkan sekolah kedokteran di Cornell, di mana dia bertemu dan menikah dengan istrinya, Pamela Beattie( seorang kepala perawat di Rumah Sakit New York) pada tahun 1944. Dia menyelesaikan magangnya di Rumah Sakit Angkatan Laut Amerika Serikat di Negara Bagian New York, dan residensinya di Rumah Sakit New York.

Dotter adalah orang yang pertama kali melakukan angioplasti dan pemasangan stent yang dilakukan melalui kateter, untuk mengobati penyakit arteri perifer(peripheral arterial disease) di tahun 1964.

Dotter jugalah pada tahun 1950, mengembangkan majalah Roll-Film X-Ray otomatis yang mampu menghasilkan gambar dengan kecepatan 2 per detik.





Minggu, 10 April 2022

"Kehendak Bebas/ free will" Manusia



Dalam konsep yang ideal -manusia mempunyai “kehendak bebas yang mulia” yang melahirkan rekayasa kehidupan yang beradab, namun- sejarah manusia mencatat, kehendak bebas manusia telah menimbulkan kerusakan dan dianggap “tidak beradab” pada waktu yang lalu dan terus mengancam sampai saat sekarang kehidupan manusia. Timbulnya perperangan/konflik antara suku, bangsa, negara disebabkan adanya “kepentingan kehendak bebas” manusia. Kehendak mulia seolah jauh dari keinginan esensial –eksistensial, manusia sebagai makhluk yang mulia, tetapi sebagai makhluk buas-liar. Pada tataran moral –kehendak bebas manusia diarahkan atau dituntun kepada norma norma yang disepakati bersama(masyarakat) atau keluhuran ajaran agama, namun – nilai nilai tersebut ter-disintergrasi pada nilai nilai individu baru –zaman digital atau era tehnologi informasi-robotik atau virtual reality-game; zaman ekonomi digital-internet of thing dengan gadget/dawai pintar(smarth phone); merubah sikap perilaku bebas manusia lebih terbuka dan saling mempengaruhi.

Perubahan sudut pandang /perspektif manusia terhadap dirinya sendiri dan terhadap dunia/peradaban manusia saat ini sangat drastis , sangat transparan, terbuka, mudah yang dapat melemahkan atau menguatkan sikap-perilaku setiap orang atau banyak orang dalam waktu yang singkat. Perubahan norma norma atau nilai nilai social menjadi bersifat global, sesuatu yang trending –seperti menjadi acuan social kemana arah sikap-perilaku, seperti trending budaya, politik, lifestyle, ekonomi, dll. Perubahan ini mencuat sejak adanya mesin computer pencarian data, seperti google, yahoo, dll. Kemudian berkembang setelah adanya media social via internet seperti youtube, facebook, twitter, skype, whatsapp, dll. Juga game-online, bisnis online, e-commerce hingga semua aktifitas pekerjaan berbasis tehnologi elektronik digital – internet –dari segala urusan administrasi –sampai keamanan berbasis cyber-net. Dunia manusia seperti tidak pernah tidur, gelombang elektronik –internet menerangi malam hari –seolah olah manusia bekerja 24 jam walaupun dalam keadaan tidur, karena computer, smartphone tidak pernah mati. Dunia kertas sudah seperti ditinggalkan, tulisan cantik bukan menjadi nilai kerapihan seorang untuk mendapat pujian sebagai seorang sekretasis, tetapi dokumen atau informasi atau perintah dapat dibagikan dalam format yang singkat, cepat, to the point, melalui smart-phone. Transaksi ekonomi dapat dilakukan secara online melalui aplikasi yang dibuat khusus, seperti membayar listrik, baya pajak, biaya sekolah, bank, pesan dan bayar taksi/transport, menjual, pesan dan bayar makanan-minuman, menjual barang/dagang, dll.

Manusia masa kini, seolah olah mendapatkan “kenikmatan atas kemajuan tehnologi informasi” dengan dimanjakan kehidupan dengan tehnologi internet berbasis 4.0 / 5.0 (kecepatan computer dan internet yang tinggi), semua kebutuhan dan pekerjaan bisa dilakukan secara online dirumah-tanpa harus keluar rumah, kecuali kerjaan bersifat fisik tertentu. Begitu juga pekerjaan berbasis media-sosial yang mendapatkan “fee dari input content” , menjadi trending seperti menjadi youtuber, influencer, endorse –sebagai bintang iklan atau meng-iklan produk jasa-barang.

“ jualan online” menjadi modus ekonomi sejak adanya aplikasi media social dan setiap orang bisa mendapatkan –keuntungan ekonomi digital dalam bentuk uang secara online atau langsung offline. Media elektronik berbasis stasiun televisi sudah berubah pula bentuknya mengikuti basis aplikasi untuk mendapatkan pemirsanya/subscribernya, bila tidak akan tersingkirkan.

Perubahan juga terjadi –cara pandang orang terhadap apa yang sudah “mapan” atau norma atau konsep hidup yang ada. Khususnya terhadap bagian tubuhnya, seperti meng-endorse bagian wajahnya, dadanya, pinggulnya, bahkan bagian sensitive-organ sex di medsos untuk mengisi konten atau mendapatkan followers yang banyak; walaupun ada batasan atau aturan terhadap content yang sensitive dari admin aplikasi. Alasan sisi bisnis, batasan konten –menjadi longgar. Karena aplikasi tersebut mendapatkan keuntungan dari followers dan following yang banyak-juga iklan yang masuk. Orang tanpa malu atau beranggapan “bagian tubuh” adalah komoditas yang dapat menarik perhatian orang dan dapat menghasilkan uang atau bernilai ekonomi, hanya dengan menggunakan smartphone atau smart-camera bisa –meng-upload “gambar/video” dirinya ke aplikasi medsos- dimana dan kapan saja. Ada juga bukan alasan ekonomi, tetapi karena “iseng, kenakalan, narsis, flexing”. Keterbukaan yang global, membuat akses didapat semua orang untuk melihat “upload” yang trending/viral. Setiap orang dapat merespon atau mereaksi “anggapan apa yang baik atau yang buruk” dan hal itu dapat menjadi “content” dalam cannel medsosnya-yang bisa sebagai buzzer atau endorser atau influencer.

Dunia medsos menjadi “area bebas” tak terkendali, bila orang tidak memiliki standar norma –normal atau tanpa norma yang diakui bersama(disepakati bersama), orang bisa meng-eksplotasi dirinya sendiri atau orang lain –tanpa peduli –baik-buruk dampaknya -sikap-perilakunya bagi lingkungan dan masyarakat umumnya. Kegaduhan social-moral,susila, budaya, agama, dll. Dapat terjadi tidak hanya di dunia medsos/maya tetapi dunia nyata dengan sangat cepat dalam hitungan detik. Hal ini hanya terjadi karena jari dari “kehendak bebas/free will” yang mengklik smartphone dengan “kepentingan egonya”.

Kepentingan ego manusia yang sentris (egosentris) menjadi “trending” saat manusia “asyik “ dengan smartphonenya, asyik menyendiri menjadi individual masuk dalam virtual reality(VR) dari lingkungan sekitarnya/masyarakat sekitarnya; Atau sebaliknya dia masuk dalam dunia yang menguasai dirinya, kelompoknya(ego kelompok), yang meniadakan kelompok masyarakat lain. Intoleransi terhadap orang lain atau kelompok dengan kelompok terjadi dengan mudah di era sekarang karena medsos;karena jari pelaku medsos.

Cara pandangan manusia berubah secara positif kearah konstruktif - bahwa manusia memiliki kebutuhan bersama –baik secara individu dan masyarakat disekitarnya-interaksi yang luas dan cepat melalui sebaran informasi yang mudah diakses via internet. Manusia bisa berkunjung –wisata ke bagian dunia yang “unik dan menarik” – dibagian yang ada dan tidak ada di tempat tinggalnya; melalui medsos-internet, umat manusia menjadi lebih bersatu dan saling menghargai-hormati dan toleransi terhadap perbedaan kultur budaya- agama, normal-nilai social, aturan setiap bangsa-negara; tidak ada lagi diskriminasi berdasarkan SARA atau apapun; Dunia tanpa batas dan satu kesatuan manusia sebagai tempat hidup-kehidupan yang damai-sejahtera oleh ikatan jaringan informasi-seluruh aspek /system kehidupan. Internet of the thing sebagai network manusia hidup di era peradaban manusia modern yang serba cepat dan tepat serta terbuka; automatic – robotic dan artificial intelligence. Norma atau nilai nilai agamapun berubah dalam masalah masyarakat. Bagaimana pengajar atau pendakwah mengajarkan atau menyampaikan nilai –norma agama secara baik pada generasi kitab –ebook, milinial, five.zero. Tantangan fiqih terhadap informasi yang terbuka melalui medsos –internet harus dapat mengantispasi- disinformasi atau kebekuan –kebuntuan, kekakuan fatwa ulama.

Manusia dari sisi gender –laki laki dan wanita bukan menjadi masalah, bukan sesuatu yang perlu diperlakukan berbeda karena fisiknya, tetapi sama karena tanggung jawabnya, kesempatan mengaktualisasi dirinya sendiri; wanita dan laki laki memiliki kebutuhan yang sama dan satu sama lain saling membutuhkan dengan derajat/kedudukan yang sama. Perilaku social setiap orang menjadi sama di era digital internet of the thing; kesempatan orang muda dan tua, anak dan orang tua, wanita dan laki laki tidak dibatasi dengan smartphone; tergantung kehendak bebasnya , “mau apa?”. Orang bisa kaya sejak anak anak atau sudah tua sekali/manula; tidak ada istilah usia produktif sebagai usia bekerja. Kekayaaan dalam arti materi atau imateri dapat diwujudkan dalam bentuk uang di dunia nyata atau dunia tidak nyata(virtual reality); pembayaran transaksi bisnis dapat berupa uang elektronik/digital atau uang nominal atau uang crypto-seperti bitcoin.

Sejarah manusia mencatat, betapa orang saat ini –merasa sulit membayangkan kehidupan orang masa lalu – dari sisi informasi-komunikasi , perdagangan-ekonomi dibandingkan era sekarang ini. Bayangkan- dahulu kala, untuk menyampaikan informasi atau perintah atau aturan hukum atau menghantarkan hadiah, upeti –perlu seorang kurir atau kafilah yang berjalan berhari hari, bahkan berbulan bulan sampai ke penerimanya. Sungguh bersyukur lah kita sekarang, bisa menikmati kemudahan kemudahan infromasi –komunikasi, transfer , transportasi melalui sarana yang canggih.

Esensi sejarah dari hidup dan kehidupan peradaban manusia mempunyai nilai nilai perilaku manusia yang patut dan tidak patut, sejak dahulu sampai sekarang adalah sama. Setiap manusia mempunyai dan mendapat pilihan dan kehendak untuk sejahtera, bahagia, kemuliaan atau sebaliknya. Pilihan dan kehendak kita dalam ber-medsos atau ber-internet of the thing , apakah membuat kita sejahtera, bahagia, mulia ? atau sebaliknya kita salah menggunakannya menjadi “jauh” dari sejahtera, bahagia dan mulia.

Smartphone sudah menjadi alat kerja kita dalam kehidupan sehari hari yang tidak terpisahkan di era saat ini, yang memudahkan kerja dan aktifitas kita, namun nilai kehidupan kita tergantung dari kehendak bebas kita; “memilih dan menentukan nilai” baik atau buruk. Dalam bahasa sejarah atau kejadian diungkap dengan kata – “damai, tenang, sejahtera” dan lawan katanya “ konflik, perang, kehancuran” dari hubungan –interaksi kehidupan antara manusia; masyarakat, bangsa, negara dari sejak nabi Adam sampai sekarang. Bahasa medsospun dipenuhi oleh konten yang bersifat damai dan perang, antara berita benar dan bohong/hoaks (dan lain lainnya) yang kemudian tercatat sebagai jejak digital/sejarah setiap pelakunya.

Kesadaran diri bahwa setiap orang menuliskan sejarahnya di medsos dapat merekam semua aktifitas semua orang dan menyimpan dalam “bank data” menjadi “big data” dan “memframing” sebagai “biografi” setiap orang, kelompok, golongan masyarakat, bangsa dan negara, bahkan antara bangsa/negara. Namun “data data di bank data” dapat di hapus atau direkayasa, di”hack” untuk kepentingan “ baik atau jahat” oleh pemilik mesin atau peretas(hacker), virus internet/malware, kerusakan mesin. Keamanan dan system keamanan /perlindungan data pribadi menjadi sangat penting, agar tidak digunakan untuk kepentingan “jahat” atau dimanipulasi orang lain atau pihak lain.
Pada era serba digital dan online dalam kegiatan administrasi, transaksi ekonomi atau alat bayar, kekuatiran data pribadi, alat bayar, kartu pintar/ATM dicuri dengan di hack atau dimanipulasi menjadi masalah atau hal yang utama. Bagaimana ATM yang diblok atau isinya dikuras karena datanya sudah dirubah atau diketahui data dan passwordnya orang lain. Juga masalah koneksi jaringan siber atau internet yang lemah atau terputus karena gangguan sinyal atau listrik mati pada servernya. Antisipasi secara manual masih sangat penting untuk pengisian, pengumpulan dan penyimpanan data melalui kertas/formulir data

Jumat, 04 Maret 2022

Memahami perilaku manusia

 


“  Tubuh “ menjadi  komoditas,-  penghasil uang, “kekayaan” atau Kapitalisasi organ tubuh –merupakan  aset untuk mencari uang. Apakah  maksudnya ?  Perlu mengenali  diri tentang tubuh manusia secara garis besar  dan keunikan manusia dalam perilakunya.

Secara   fisik,  manusia diberi organ tubuh yang sempurna, yang terdiri dari bagian kepala,  tubuh dan anggota gerak  tubuh, dan alat kelamin dan reproduksi.

Secara  Anatomi bagian kepala memiliki otak dan bagian indra- mata, telinga, hidung dan mulut  yang berfungsi sebagai pintu masuk-keluar makanan-minuman kedalam tubuh; melalui bagian leher sampai   perut.

Tubuh memiliki bagian organ paru paru-sebagai  pernafasan, usus sebagai pencernaan, ginjal sebagai  pengolahan,pengatur dan pembuangan cairan tubuh, jantung sebagai pompa –aliran darah, dan organ alat kelamin sebagai reproduksi dan hasrat biologis. Bagian anggota  gerak terdiri dari tangan dan kaki yang berfungsi sebagai alat gerak;  memegang, berjalan  dan bertujuan mewujudkan kebutuhan  dirinya dalam bermacam bentuk.

Keunikan manusia dari segi perilakunya adalah berbudaya yang  menciptakan peradaban dari waktu ke waktu.  Manusia  mampu merubah atau merekayasa  dirinya dan lingkungannya menjadi "sesuai dengan mimpinya", menciptakan tehnologi untuk memudahkan -menopang kehidupannya.  Itulah  perbedaan manusia yang  esensial dibandingkan mahluk lain. Dengan kata  lain  manusia esensinya   memiliki  "kehendak bebas/ free will" ;  sesuatu yang mendorong manusia -mampu untuk hidup dan bertahan hidup dalam keadaan apapun, lingkungan apapun dengan  berpikir- untuk merubah, memperbaruhi, mengembangkan, menciptakan pengetahuan, ilmu dan tehnologi "sesuai dengan tujuan hidupnya atau kepentingannya". 

Peradaban manusia  yang dihasilkan dari kehendak bebas dapat menghasilkan  "nilai atau norma"   baik  - buruk  atau diterima dan tidak diterima dalam kehidupan sosial manusia.  Nilai nilai / norma norma yang  dijalani atau dipraktekan sesuai kepentingan individu atau orang banyak yang bisa "menyimpang atau dimanfaatkan yang merugikan orang lain".  Sesuatu yang  tabu  bisa  menjadi hal "biasa" atau tidak tabu di suatu kelompok atau komunitas; begitu juga suatu bangsa atau negara. 

Dalam masyarakat sekarang  ini, sekat sekat  perbedaan -atau kesenjangan  nilai nilai  peradaban manusia makin   sempit atau berkurang, terutama sejak era tahun 2000 an , era kemajuan tehnologi informasi berbasis digital/internet, internet of  thing, melalui mesin pencari  data yahoo, google,  media daring seperti facebook,twitter, whats-app, youtube, instagram,  tiktok, dll. dan ditunjang dengan tehnologi handphone berbasis komputer sederhana sampai yang superkomputer -menjadi smartphone;  demikian juga perangkat komputer personal((PC), komputer lap-top, komputer tablet  dengan kemampuan kecepatan internet 5 G. Interaksi antara manusia yang cepat dan interaktif  juga berdampak negatif  -selain positif; yaitu  sumber informasi  tidak benar (hoaks)atau konten informasi yang  diplintir atau informasi pencitraaan palsu(fake) sebagai sesuatu yang disengaja untuk kepentingan tertentu(perang informasi/opini).  

Efek dari sebaran informasi via medsos(medial sosial internet)  dari sisi  ekonomi juga berdampak positif  dan negatif. Bagaimana  ekonomi berkembang melalui  media berbasis aplikasi digital, seperti gojek, grab, marketplace, e-commerse,  medsos-youtube,tiktok, instagram, dan semua transaksi berbasis digital. Pelaku usaha dan penggunanya    saling mendapatkan manfaat atau keuntungan(  dampak positif),  namun sebaliknya dapat terjadi sebaliknya bila basis data digital disalahgunakan untuk kepentingan sepihak apakah oleh pelaku usaha(produsen) atau pengguna usaha(konsumen) atau oleh pihak ke 3 (hacker).

Dalam dunia medsos , pengisi  youtube, tiktok, instagram bisa mendapatkan "bayaran" bila mencapai nilai konten tertentu dan juga dari iklan dalam konten yang dilihat. Prinsip simbiosis mutualisma ini sudah menjadi "penghasilan" bagi jasa produsen media dan jasa pengisi media. Bagaimana jasa pengisi media  membuat konten yang baik atau banyak dilihat penonton/pemirsa ?  Sesuai dengan target  ke pemirsa  - dengan sengaja  tidak mendidik atau dis-informatif,  namun banyak juga yang informatif dan mendidik, mencerahkan, dll.   

Pelaku " negatif " yang sengaja menjadikan "konten"  sebagai jualan ; sebagai  penghasilan / komoditas yang meniadakan atau tidak peduli atau bertentangan, melanggar dengan nilai nilai atau norma norma umum yang berlaku, Contohnya seperti tulisan-ucapan hoaks, opini sesat; perbuatan asusila, jahat  dalam ber-medsos.  Dalam "perang " informasi/berita  bahkan ada  "sponsor atau pendana "  dari  konten yang di produksi di medsos dengan tujuan  propaganda, framing opini/pengaruh, pengalihan issue,  proxy war,   chaos , dll.   Sasaran  terutama kepada masyarakat awam atau masyarakat yang rentan terhadap konten disinformatif-destruktif/hoaks/fitnah/fake. 

Peradaban  era milinial saat ini, dimana  mesin robotik dengan era tehnologi internet of thing(IoT) 4/5.  dengan aplikasi artificial intellgence(AI) , semakin memudahkan manusia bekerja dan memenuhi kebutuhannya dalam segala aspeks kehidupan;  terutama dalam aspeks sosial ekonomi, pendidikan, hukum-keamanan dan -sosial politik, serta sosio-budaya.  Dengan mudah terjadi pergerakan -percepatan aspeks aspeks tersebut berubah  dan saling mempengaruhi.

Ketika   "kebohongan, kepalsuan, ketidak-sopanan, ke-asusilaan, dll" menjadi komoditas yang di"produksi" secara  sengaja, terus menurus dan  menguntungkan ke media sosial - maka akan berdampak pada pemirsa atau penonton -penerima konten yang negatif; menimbulkan persepsi salahpaham, kebencian, permusuhan, konflik bahkan "perang"; perubahan persepsi dalam sikap dan juga perilaku yang negatif. 

Banyak contoh dalam konten di youtube, tiktok, reels(instagram),dll. seperti orang yang "tidak malu" tampil "memamerkan" bagian tubuh yang seksi atau sensitif  agar dapat follower atau like atau komentar atau sekedar "iseng dan curhat" kepada teman kencannya; namun ada sengaja mengendorse atau mengiklankan diri untuk tujuan/motif  transaksi bisnis/ekonomi. Apa yang terjadi  pada era sekarang ini akan semakin terbuka di masa yang akan datang , pengaruh nilai nilai global semakin besar dan tidak bisa dibendung dengan menetapkan aturan lokal atau norma kelompok, tetapi sangat ditentukan kekuatan-kemampuan, kepribadian yang konsisten /teguh, konsep diri secara individual yang kuat. Perilaku manusia dituntun oleh  nilai nilai masyarakat yang universal dan nilai nilai agama yang juga adaptif dan kontekstual dalam implementasinya secara individu;  perilaku seperti inilah yang dianggap "sholeh atau berakhlak mulia".  Apapun  konten  dalam  medsos ' tidak mudah mempengaruhi atau berdampak destruktif-distorsif  pada sikap-perilaku secara  individu;   "kekebalan dari virus '"kebohongan, kepalsuan, ketidak-sopanan, ke-asusilaan, dll." yang dijual sebagai komoditas atau tujuan psywar, proxywar.

Solusi secara individu adalah perubahan "mindset" dalam sikap-perilaku dalam melihat dunia secara global;  dunia pendidikan tidak bisa dengan pendekatan formal kurikulum saja tetapi perlu menga-antisipasi perubahan cepat perilaku-budaya secara global - dimana migrasi manusia semakin cepat dan luas  melalui  dunia wisata manca-negara yang terbuka ke bagian terasing bumi ini. Pembentukan kepribadian yang toleran, berjiwa/mental global dan taat pada nilai nilai universal manusia, menjadi prioritas dan kepentingan bersama  dalam lembaga pendidikan informal dan formal. Kegagalan  dalam pembentukan manusia yang" tangguh tersebut" akan  menghasilkan  manusia yang gagal beradaptasi - intoleransi, radikal, dan pengacau peradaban, dll.atau  bahasa kasarnya  "sampah peradaban".

 

Kamis, 03 Februari 2022

Memaknai "Pandangan Hidup" beragama dalam berbangsa dan bernegara di Era 4.0/5.0


Manusia  dari sudut pandang - makhluk hidup,  berada pada klas  makhluk  yang tertinggi, berada pada tempat puncak  ciptaaan Tuhan "yang mulia", yang cerdas, berakal, dan  berkehendak -merekayasa kehidupan  disekitarnya  dan "merajai makhluk hidup lainnya".  

Setiap individu manusia/orang  memiliki "kemampuan lahir" sebagai kodrat-takdir - fitrah untuk hidup, bertahan hidup dan merekayasa kehidupan untuk dirinya sendiri dan orang lain, bahkan sebagai pemimpin  merubah lingkungannya dan juga dunia  menjadi beradab , makmur sejahtera  atau sebaliknya - biadab, terpuruk dalam kesengsaraan-kemiskinan. 

Sejak manusia   dalam kandungan dan lahir di kehidupan dunia, kemudian  dari bayi sampai tumbuh dewasa, manusia  belajar  secara alami dan juga secara formal-informal- baik  secara  mandiri dan bersama - berkelompok atau kelas atau organisasi masyarakat/sosial.  Kemampuan dasar hidup  sebagai manusia dibentuk dari lingkungannya dan juga "kehendak akal, pikiran  bebas" yang diinginkan atau "dicita-citakan". Hal yang membuat manusia berbeda -sifat dan karakternyanya dengan "makhluk hidup lainnya"- seperti hewan,  tumbuhan. Manusia  berkembang menjadi  makhluk yang dinamis, agresif, kreatif, inovatif  dan  "mampu menciptakan lingkungan hidupnya yang baru", merekayasa memenuhi kebutuhan hidupnya -berupa makanan-minuman(sandang pangan), rumah, pakain dan membuat  sistem kehidupan yang mengolah  hidup dan kehidupan menjadi peradaban yang terus menerus bertahan untuk hidup selamanya dengan sistem politik-ideologi, pertahanan-keamanan, sosial-ekonomi, hukum, pendidikan,  budaya, dll.

Sejarah Manusia yang panjang, mulai pra-sejarah sampai sejarah itu di tulis di batu - kertas dan digital, menginformasikan  perubahan kehidupan peradaban manusia  secara bertahap- mulai dari sangat primitif  sampai moderen- era internet  of thing ;era 4.0 / 5.0  saat ini.

Ada hal dasar yang utama tidak berubah dari  kebutuhan manusia sejak dulu sampai sekarang, yaitu kebutuhan untuk hidup dan menghidupi;  kebutuhan  hidup makmur-sejahtera, bahagia; kebutuhan  damai-tenang-aman , saling mencintai, saling menghormati dalam keragaman perbedaan dari sistem peradaban masyarakat apapun  bentuknya, zamannya, ideologinya.

Perbedaan dalam perspektif  pandangan hidup sebagai way of life manusia   timbul atau ada karena  perbedaan manusia  melihat "dunia ini seperti apa dan bagaimana ?" 

  • Ada  yang menganggap  dunia sebagai kekuatan alam yang menguasai -nya -sehingga  harus mengikuti kehendak alam tersebut agar  Alam memberi hidup dan kehidupan menjadi sejahtera dan damai-bahagia. 
  • Ada yang menganggap dunia harus ditundukan dengan kekuatan manusia  dengan merubah lingkungan alam menjadi cocok dan membuat manusia jadi sejahtera dan damai- bahagia tanpa  tunduk dengan kekuatan alam.
  • Ada yang  menganggap  dunia hanya tempat sementara manusia hidup dan esensi kehidupan sebenarnya  adalah  kehidupan lain yang abadi; untuk itu manusia harus mengikuti orang yang bisa berhubungan dengan kekuatan alam abadi sebagai pemilik alam agar bisa hidup sejahtera-damai -bahagia di dunia sementara dan abadi. orang yang bisa  berhubungan atau dianggap memiliki kekuatan dengan pencipta alam sebagai pembawa agama(nabi), orang sakti/suci, dukun, dsb.  Semua aktifitas manusia harus mengikuti ritual ritual agar dunia" atas dan bawah"  berjalan seimbang dan mendapat restu/berkah.
  • Ada yang meyakinkan dunia ini fana /sementara,   kehidupan  dunia fana harus mengikuti kitab suci yang diajarkan nabi atau rosul akan membawa manusia pada kehidupan abadi yang  sejahtera-damai-bahagia . manusia yang tidak mengikuti ajaran kitab suci dianggap sesat  walaupun hidup di dunia kaya -sejahtera-damai-bahagia.  norma  norma agama  menjadi dasar  nilai nilai hidup dan kehidupan sejahtera-damai-bahagia di dunia abadi/kekal(surga). 
  • Ada yang menyakinkan  dunia  dilihat dari esensi ajaran kitab suci yang diyakini sebagai nilai nilai benar, baik  dan menguntungkan dalam hidup dan kehidupan bermasyarakat di dunia fana ini; tanpa mempertentangkan  keyakinan orang lain yang  berbeda; keyakinan  agama sebagai hal yang individu/privasi yang menjadi pandangan hidup; bukan hanya ritual-seremonial sosial atau golongan/kelompok.  " cahaya kebaikan " menjadi  energi kedamaian  kepada setiap orang atau manusia, makhluk hidup, lingkungan disekitar dirinya(  rahmatan lil alamin). 
  • Ada yang meyakinkan dunia ini hanya tempat hidup yang harus dinikmati tanpa peduli pandangan -pandangan agama atau norma norma hukum/budaya masyarakat, yang penting saling  menghormati-toleransi,  hal hal dunia adalah  perspektif  akal-pikiran manusia saja. Pandangan manusia tidak perlu  beragama/ menganut agama tertentu(atheis/agnostik);  walaupun  sebenarnya keyakinan ini bisa  disebut sebagai agama akal/filsafat-yang meng-tuhan dirinya atau agama yang meniadakan agama agama  lain; suatu sikap -perilaku semua agama sama dan sama dengan akal-pikiran baik.

Senin, 24 Mei 2021

Solusi Konflik Palestina vs Israel

Palestina, Arab dan Israel  mempunyai hubungan sejarah, sedarah. Dalam sejarah agama  dikatakan  Nabi Adam adalah nabi pertama dan juga manusia pertama di muka bumi ini.  Kemudian  keturunan nabi Adam dan Hawa  berkembang biak dan membentuk  masyarakat serta peradaban. Lahir para nabi mulai dari Nabi Nuh, sampailah Nabi Ibrahim. Keturunan Nabi Ibrahim melahirkan  bangsa  Israel atau Yahudi melalui nabi nabi diantaranya, seperti Ishak, Daud, Musa  dan  bangsa arab melalui nabi Ismail, sampai nabi Muhammad SAW. Dalam sejarah dikisahkan terjadi konflik para nabi dan kaumnya dan juga timbulnya "azab tuhan" terhadap mereka melawan para nabi.   Timbulnya  agama agama bagi kaum bangsa israel atau yahudi dengan kitab-kitabnya; kitab Zabur untuk kaum Nabi Daud, kitab Taurat untuk kaum Nabi  Musa dan juga kitab Injil bagi kaum Nabi Isa.  Nabi Muhammad  SAW. adalah nabi terakhir yang lahir dari orang tua bangsa Arab dan membawa ajaran agama islam melalui  kitab al Quran- yang menyempurnakan kitab kitab sebelumnya.  Kisah kaum Yahudi dengan para nabinya menjadi perhatian dalam sejarah kenabian atau keagamaan, bagaimana kaum Yahudi sebagian menentang agama yang dibawa para nabi dan sebagian mengikutnya sampai lahir islam dengan nabi-rosul dari bangsa bukan mereka, yaitu arab. 

Timbulnya konflik atau pertentangan diantara  kaum yahudi dengan nabi yang diutus kepadanya, kemudian  melebar kepada  para nabi di luar kaum yahudi, terhadap Nabi Isa - nabi kaum nasrani  dan juga Nabi Muhammad - nabi umat islam. Hal yang sejak lama dikisahkan bahwa agama agama  kaum  yahudi, nasrani sampai islam adalah agama samawi,  agama yang di-wahyukan Tuhan kepada para nabi yang memiliki ajaran yang sama.  Namun konflik terjadi bukan karena ajarannya kepada pemeluknya tetapi karena politisasi  agama oleh  sebagian pemeluk atau pemimpin atau ulamanya. Konflik  menimbulkan perperangan "atas agama; yahudi vs nasrani atau nasrani vs islam "  dan "atas  ras : yahudi vs arab" atau " agama vs sekuler ".   

Saat ini,  konflik bangsa Israel dan Palestina sejatinya  konflik satu darah dari turunan Nabi Ibrahim; sejatinya bukan konflik agama, tetapi konflik soal tanah, lahan hidup. Konflik yang terus menerus terjadi karena dibungkus sebagai konflik "atas nama agama" , "atas  nama bangsa pilihan tuhan", "atas kekuatan politik-nasionalisme", " atas kepentingan geopolitik-ideologis"  atau "atas konspirasi kekuatan hegemonik".  Akumulasi senjata  untuk perang disiapkan oleh Israel dan juga Palestina; secara ekonomis dan tehnologis israel memiliki kemampuan lebih besar membuat dan menumpuk senjata senjata penghancur dibandingkan palestina pada saat ini. Apakah  konflik ini  harus selalu diselesaikan dengan "perang" , saling menghancurkan dan melemahkan ?. Rumusan canggih dan sederhana  untuk meng-akhiri konflik adalah " damai".  Kembalilah kepada sejarah sebagai satu darah, satu nabi , satu rumpun ajaran wahyu tuhan; hidup damai dan bahagia dengan kasih sayang. Damai  berarti menghilangkan dendam lama  dan baru, menghilangkan  senjata senjata untuk perang, membangun kerukunan dan kesejahteraan bersama, dll.

Solusi   konflik israel dan palestina  adalah solusi sejarah agama-kenabian, solusi politik pada pemimpin negara- agama dua bangsa dan dunia international(PBB)  untuk hidup damai dua saudara, dua bangsa yang setara-beradab, adil makmur.

Dunia Damai dan Adil Makmur((Bahagia)  dapat  ditandai berkurang dan bahkan hilangnya  senjata senjata perang penghancur massa,  senjata biologi, jumlah tentara, anggaran militer, dan meningkatnya jumlah polisi untuk menjaga masyarakat dan menegakan aturan -ketertiban sosial,  meningkatnya anggaran kesejateraan-sosial dan bantuan negara besar ke negara miskin  sehingga kesenjangan ekonomi-sosial negara kaya-miskin makin berkurang; konflik sosial karena masalah ekonomi berkurang dan menghilang.

" New Era " - dunia  baru dan peradaban baru  adalah  dunia yang penuh damai dan makmur sejahtera ; bukan dunia hemogenik robotik, drones dengan supercanggih tehnologi internet 5/6G dimana yang kuat menguasai dan monopoli ekonomi dunia atau mengeruk ekonomi yang lemah.

Damai untuk kita semua - makhluk yang ada  di bumi - mungkin juga di luar bumi (UFO?)

Senin, 17 Mei 2021

Sel Dendritik sebagai Penyaji Antigen yang mengatur Imunitas dan Toleransi Sel T










Sel dendritik (DC) adalah sel hematopoietik unik, yang menghubungkan respons imun bawaan dan adaptif. Secara khusus, mereka dianggap sebagai sel penyaji antigen paling kuat, mengatur kekebalan dan toleransi sel T. Mengingat kemampuannya yang luar biasa untuk menghadirkan antigen dan berinteraksi dengan sel T, DC memainkan peran berbeda dalam membentuk perkembangan, diferensiasi, dan fungsi sel T. Hasil dari interaksi sel DC-T ditentukan oleh keadaan pematangan DC, jenis subset DC, lingkungan mikro sitokin dan lokasi jaringan. Baik sel T regulator (Treg) dan DC sangat diperlukan untuk menjaga toleransi pusat dan perifer. Selama dekade terakhir, mengumpulkan data menunjukkan bahwa DC berkontribusi penting terhadap diferensiasi dan homeostasis Treg.




Senin, 29 Maret 2021

Terorisme bukan “Ajaran dan Paham” Agama

 

Opini:   Terorisme  bukan “Ajaran dan Paham” Agama

Polemik teroris  beragama  atau tidak ada hubungan dengan agama atau atas nama agama  menjadi "ramai dan perdebatan yang seru!"  apalagi setelah  bapak Presiden Jokowi mengecam terorisme yang terjadi dan menganggapkan  perilaku terorisme tidak ada hubungan dengan paham agama. Perbincangan yang tidak pernah selesai dan terpuaskan atas argumentasi atau jawaban "yang benar atau salah". 
Tergantung  sudut pandang dari mana Terorisme dilihat dan dianalisa, tentu berbeda dari  sisi  agama , politik, sosial , keamanan , ekonomi , dan aspeks lainnya.

Antara  Fakta dan Penafsiran tersirat dan tersurat terhadap  fenomena aksi teroris; siapa pelaku, motif pelaku, alat dan bahan,  tujuan-sasaran dan dampaknya ; waktu dan tempat  serta momentum aksi teroris terjadi. Tentu semua tindakan orang, kelompok, organisasi, badan /korporasi sampai negara mempunyai tujuan dan sasaran serta metode untuk mencapainya(cita cita). Aksi teroris merupakan metode untuk mencapai tujuan-cita cita dengan  cara cara  melawan prosedur hukum yang berlaku atau dianggap tidak benar atau tidak diakui sebagai aturan.  Pelaku pelaku teror atau sebagai teroris adalah orang orang yang melaksanakan printah organisasi atau pemegang cita cita  mencapai tujuan yang sudah didoktrin sebagai tentara/pejuang/ martir/pahlawan. Doktrin untuk melaksanakan "tugas suci" atau "perang suci" melawan "musuh"; keyakinan tersebut menjadikan pelaku "berani mati" dalam tugasnya karena bila mati menjadikannya martir, syuhada. Apakah mereka pelaku memahami atau menyadari "penyimpangan" ideologi dari doktrin dokrin "sang pemimpinnya" atau keyakinannya?. Suatu yang sulit membedakan doktrin agama  atau doktrin tafsir Imam /agama yang menyimpang, dikarenakan intensitas internal yang ditanamkan "kebenaran dari sang imam". Otorisasi kebenaran sang imam sama dengan "kebenaran agama itu sendiri". apa kata imam adalah fatwa agama dan kebenaran, bahkan sebagai ajaran agama yang tidak bisa di tawar dan harus dilaksanakan.  Otoritas imam bagaikan   pemegang kunci surga bagi pengikutnya, apapun  yang tidak direstui sang imam, dapat menjadi "musibah", menutup pintu surga.

Keyakinan yang dibuzzer oleh sang imam membuat pengikutnya siap untuk menjadi pejuang pejuang "atas nama agama"  sebagai  tentara  tentara agama atau pembela agama (ksatria agama), yang akan membela sang imam dan cita cita  organisasi yang di-impikannya 'seperti khalifah" atau negara agama.
Sang Imam yang menjadi deklator  dan otoritas agama, memonopoli kebenaran, sebagai pengganti dan pewaris nabi-rosul, membuat kekuasaan sang imam semakin "duniawi" karena kepentingan atas nama agama, atas nama  tuhan ada dipundak sang imam. Semakin Duniawi  semakin kuat cita cita  mendirikan ideologi agama  untuk mewujudkan negara agama/ kerajaan  tuhan. inilah memunculkan  cara cara  radikal untuk mencapai mimpi / cita citanya dan akhirnya melakukan aksi aksi melawan hukum yang berlaku sebagai aksi agama yang benar atau suci. pembenaran semua aksi  karena alasan agama "untuk perjuangan suci" 

Senin, 22 Maret 2021

Apakah Efek Azitromisin pada Pengobatan COVID 19 ?

Azitromisin untuk pengobatan komunitas yang dicurigai COVID-19 pada orang dengan peningkatan risiko  klinis tertentu  yang merugikan di Inggris: uji coba platform adaptif, terkontrol, label terbuka, acak (Azithromycin for community treatment of suspected COVID-19 in people at increased risk of an adverse clinical course in the UK (PRINCIPLE): a randomised, controlled, open-label, adaptive platform trial)


Latar Belakang Penelitian: 

Azitromisin, antibiotik dengan potensi sifat antivirus dan anti-inflamasi, telah digunakan untuk mengobati COVID-19, tetapi bukti dari uji coba komunitas secara acak masih kurang. Kami bertujuan untuk menilai keefektifan azitromisin untuk mengobati dugaan COVID-19 di antara orang-orang di komunitas yang memiliki peningkatan risiko komplikasi.

Metode:

Dalam uji coba intervensi acak platform yang berbasis di Inggris, perawatan primer, label terbuka, multi-lengan, adaptif terhadap COVID-19 pada orang-orang dengan peningkatan risiko kursus klinis yang merugikan (PRINCIPLE), kami secara acak menugaskan orang-orang yang berusia 65 tahun ke atas. , atau 50 tahun ke atas dengan setidaknya satu penyakit penyerta, yang tidak sehat selama 14 hari atau kurang dengan dugaan COVID-19, ke perawatan biasa ditambah azitromisin 500 mg setiap hari selama tiga hari, perawatan biasa ditambah intervensi lain, atau perawatan biasa saja. Uji coba ini memiliki dua titik akhir coprimary yang diukur dalam 28 hari dari pengacakan: waktu hingga pemulihan yang dilaporkan sendiri pertama kali, dianalisis menggunakan Bayesian secara eksponensial sedikit demi sedikit, dan masuk atau kematian di rumah sakit terkait COVID-19, dianalisis menggunakan model regresi logistik Bayesian. Peserta yang memenuhi syarat dengan data hasil dimasukkan dalam analisis primer, dan mereka yang menerima pengobatan yang dialokasikan dimasukkan dalam analisis keamanan. Uji coba ini terdaftar di ISRCTN, ISRCTN86534580.

Hasil Temuan: 

Peserta pertama direkrut ke PRINSIP pada 2 April 2020. Kelompok azitromisin mendaftarkan peserta antara 22 Mei dan 30 November 2020, di mana 2265 peserta telah ditugaskan secara acak, 540 ke azitromisin plus perawatan biasa, 875 ke perawatan biasa saja, dan 850 untuk intervensi lainnya. 2120 (94%) dari 2.265 peserta memberikan data tindak lanjut dan dimasukkan dalam analisis primer Bayesian, 500 peserta dalam kelompok perawatan azitromisin plus biasa, 823 dalam kelompok perawatan biasa saja, dan 797 dalam kelompok intervensi lain. 402 (80%) dari 500 peserta dalam kelompok azitromisin plus perawatan biasa dan 631 (77%) dari 823 peserta dalam kelompok perawatan biasa saja melaporkan merasa pulih dalam 28 hari. Kami menemukan sedikit bukti dari manfaat yang berarti dalam azitromisin ditambah kelompok perawatan biasa dalam waktu untuk pemulihan pertama yang dilaporkan versus perawatan biasa saja (rasio bahaya 1 · 08, 95% interval kredibilitas Bayesian [BCI] 0 · 95 hingga 1 · 23), menyamakan untuk manfaat yang diperkirakan dalam waktu median untuk pemulihan pertama 0 · 94 hari (95% BCI -0 · 56 ke 2 · 43). Probabilitas bahwa ada manfaat yang bermakna secara klinis dari setidaknya 1 · 5 hari dalam waktu pemulihan adalah 0 · 23. 16 (3%) dari 500 peserta dalam kelompok azitromisin plus perawatan biasa dan 28 (3%) dari 823 peserta dalam kelompok perawatan biasa saja dirawat di rumah sakit (manfaat absolut dalam persentase 0 · 3%, 95% BCI -1 · 7 hingga 2 · 2). Tidak ada kematian di kedua kelompok studi. Hasil keamanan serupa pada kedua kelompok. Dua (1%) dari 455 peserta dalam kelompok azothromycin plus perawatan biasa dan empat (1%) dari 668 peserta dalam kelompok perawatan biasa saja melaporkan masuk ke rumah sakit selama percobaan, tidak terkait dengan COVID-19.

Simpulan: 

Temuan kami tidak membenarkan penggunaan azitromisin secara rutin untuk mengurangi waktu pemulihan atau risiko rawat inap bagi orang yang diduga COVID-19 di masyarakat. Temuan ini memiliki implikasi pengawasan antibiotik yang penting selama pandemi ini, karena penggunaan antibiotik yang tidak tepat menyebabkan peningkatan resistensi antimikroba, dan ada bukti bahwa penggunaan azitromisin meningkat selama pandemi di Inggris.

Minggu, 21 Maret 2021

"LONG -COVID 19" ; Post Acute Sequelae of SARS CoV-2 (PASC)

CT scan paru paru COVID19


Pemulihan COVID-19 jangka panjang, alias sindrom "long-hauler" COVID, terus menantang dokter dan pasien, dengan bukti tentang cara terbaik untuk mengelola gejala yang paling umum terutama berdasarkan studi lintas bagian dan laporan anekdot.

Sampai gambaran yang lebih jelas muncul dari studi yang lebih besar, prospektif, dan multisenter, para ahli berbagi apa yang diketahui dan bukti apa yang masih sulit dipahami dalam konferensi media 12 Februari yang disponsori oleh Infectious Diseases Society of America.

Untuk dianggap sebagai sindrom pasca-COVID-19, gejala harus bertahan setidaknya selama 4 minggu setelah infeksi SARS-CoV-2 akut. Namun, banyak pasien mengalami gejala yang berlangsung selama 2 hingga 6 bulan atau lebih.

Kelelahan tampaknya paling umum, diikuti oleh dispnea dan komplikasi paru lainnya, Allison Navis, MD, asisten profesor di Divisi Penyakit Infeksi Saraf di Sekolah Kedokteran Icahn di Gunung Sinai di New York City, mengatakan selama pengarahan.

Dr Allison Navis mengatakan: Gejala neurologis, terutama "kabut otak" dan mati rasa atau kesemutan di seluruh tubuh, serta tantangan kesehatan mental termasuk gangguan stres pasca-trauma (PTSD), juga telah dilaporkan secara anekdot, katanya. Gejala sindrom pasca-COVID-19 bisa serupa dengan yang dialami selama infeksi akut.

Infeksi Gejala Mendahului Sebagian Besar Kasus:

Orang yang mengalami infeksi SARS-CoV-2 asimtomatik jarang tampak berkembang menjadi sindrom pasca-COVID persisten, kata Kathleen Bell, MD, Ketua Khusus Kimberly Clark dalam Riset Mobilitas di UT Southwestern Medical Center di Dallas.

Dr Kathleen Bell mengatakan : Namun, "kami pasti melihat orang-orang yang tidak dirawat di rumah sakit yang sakit parah dan menanganinya di rumah" hadir dengan sindrom pasca-COVID, kata Bell, yang juga profesor dan ketua Departemen Pengobatan Fisik dan Rehabilitasi di UT Southwestern.

Navis setuju bahwa menurut pengalamannya, kebanyakan orang dengan efek jangka panjang dapat menangani infeksi akut di rumah atau dirawat di rumah sakit. “Mungkin ada satu atau dua orang yang mungkin mengalami infeksi tanpa gejala dan datang dengan sindrom COVID-panjang ringan,” katanya.

Bahaya Terkait Rawat Inap:

Untuk beberapa pasien, dirawat di rumah sakit karena COVID-19 dengan sendirinya dapat menyebabkan masalah pemulihan jangka panjang. Misalnya, pasien rawat inap yang menghabiskan sebagian besar waktu dalam posisi tengkurap lebih mungkin mengalami neuropati perifer, kata Bell. Kelemahan lengan dan kaki yang terkait bisa menjadi sangat penting pada penderita diabetes.

Gejala sisa pasca-akut Infeksi SARS-CoV-2

Ketika pandemi COVID-19 telah matang, lebih banyak pasien telah melaporkan gejala sisa jangka panjang pasca infeksi. Mayoritas pasien pulih sepenuhnya tetapi mereka yang tidak melaporkan gejala yang merugikan seperti kelelahan, dispnea, batuk, kecemasan, depresi, ketidakmampuan untuk fokus (yaitu, "kabut otak"), masalah pencernaan, kesulitan tidur, nyeri sendi, dan dada nyeri berlangsung berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah penyakit akut. Studi jangka panjang sedang dilakukan untuk memahami sifat keluhan ini.

Kamis, 17 Desember 2020

Mengenal Gejala Penyakit Meniere; Diantara Penyakit Gangguan keseimbangan dan Pendengaran



Penyakit Meniere adalah suatu kondisi yang menyebabkan vertigo. Beberapa pasien vertigo butuh bantuan- tanpa sadar mengalami gangguan ini. Ini bisa sangat melumpuhkan bagi mereka yang menderita karenanya. Gejala kondisi ini cukup melemahkan, terutama vertigo. Ini dapat berdampak negatif pada kualitas hidup Anda. Selain itu, hal itu dapat menyebabkan Anda melewatkan berbagai acara keluarga, sosial, dan pekerjaan yang penting.

Berikut beberapa gejala yang memengaruhi kehidupan:

  • Sensasi penuh, hidung tersumbat, atau tertekan di telinga yang terkena, seringkali hanya di satu telinga
  • Vertigo - perasaan bahwa Anda atau hal-hal di sekitar Anda tidak terkendali. Persepsi salah itu ada, bahkan saat tidak ada gerakan sama sekali. Episode vertigo terjadi secara tidak terduga dan dapat terjadi setidaknya 20 menit hingga beberapa jam (tetapi tidak lebih dari 24 jam)
  • Mual dan muntah
  • Gangguan pendengaran yang berfluktuasi - tanpa perawatan yang tepat dan segera, hal ini dapat memburuk seiring waktu dan menjadi permanen.
  • Tinnitus - Suara berdengung, berdenging, atau mendesis di telinga
  • Kognitif dan mental berkabut

Penyakit Meniere biasanya menyerang orang yang berusia 20 hingga 50 tahun. Namun, penyakit ini dapat mulai muncul pada siapa pun pada usia berapa pun. Vertigo yang ditimbulkannya memengaruhi orang dengan berbagai cara. Untuk beberapa, serangan vertigo mereka mungkin datang dan pergi. tetapi yang lain, menjadi sengsara karena sering mengalaminya.

Selain itu, serangan vertigo lebih sering terjadi selama musim alergi bagi sebagian orang. Ini dapat membantu menjelaskan mengapa orang dengan penyakit Meniere mengalami perasaan yang mengerikan, tersumbat di telinga mereka. Bukan karena alerginya yang menyebabkannya, melainkan iritasi dari alerginya mempengaruhi tuba Eustachius, yang sudah terasa tertekan, bahkan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Faktor faktor  penyebab timbul gejala gejala Penyakit Meniere

Urutan Gejala Penyakit Meniere

Untuk meredakan vertigo, penting untuk dipahami bahwa mengetahui semua gejala penyakit Meniere tidak cukup untuk menunjukkan gambaran keseluruhan. Gejala kondisi ini dapat bervariasi tergantung pada tahap situasi Anda saat ini.

Penyakit Meniere memiliki beberapa fase: aura, tahap awal, tahap serangan, dan di antaranya. Ada juga tahap akhir Meniere. Mari kita lihat gejala apa yang menyertai setiap tahap. Dengan mempelajari gejala ini, Anda dapat melanjutkan untuk pindah ke tempat pribadi yang aman untuk membiarkan serangan Meniere yang sebenarnya berlalu.

Tahap Aura

Ini mungkin termasuk gejala berikut:

  • Sakit kepala
  • Pusing atau vertigo
  • Meningkatnya tekanan telinga
  • Tinnitus
  • Sensitivitas terhadap suara
  • Kehilangan pendengaran
  • Sensasi ketidaknyamanan yang samar-samar
Tahap Awal
Gejala ini mungkin muncul:
  • Tinnitus
  • Vertigo yang hebat dan spontan
  • Telinga terasa penuh (disebut aural fullness)
  • Gangguan pendengaran yang berfluktuasi

Tahap Serangan

Tahap ini terkenal dengan gejala-gejala berikut:

  • Nystagmus - menyentak mata yang tidak terkendali
  • Mual dan muntah
  • Keringat dingin
  • Kecemasan dan panik
  • Denyut jantung cepat
  • Penglihatan kabur
  • Gemetaran
  • Diare
  • Palpitasi jantung

Di Antara Tahap Serangan

Setelah tahap serangan, Anda akan lelah dan mungkin perlu tidur selama beberapa jam untuk pulih. Banyak pasien tetap bebas gejala. Namun, orang lain mungkin terus menunjukkan gejala-gejala ini.

  • Kelelahan atau kantuk
  • Perubahan nafsu makan
  • Sakit kepala
  • Sensasi kepala berat
  • Mudah teralihkan
  • Meraba-raba untuk menemukan kata yang tepat untuk diucapkan
  • Kecanggungan
  • Diare
  • Merasa pingsan atau pusing
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Sensitivitas terhadap suara
  • Distorsi suara
  • Hilangnya kemandirian dan kepercayaan diri
  • Perasaan mabuk perjalanan, mual, atau mual
  • Kemarahan, ketakutan, kekhawatiran, dan kecemasan
  • Muntah
  • Masalah dengan visi– kabur, memantul, intensifikasi silau, fokus, dll.
  • Merasa tidak stabil– tiba-tiba jatuh, terhuyung-huyung, atau tersandung, kesulitan berjalan, mencari sesuatu untuk dipegang saat berjalan, dan terus menerus melihat ke bawah.

Tahap Akhir Penyakit Meniere

Pada tahap ini, Anda mungkin merasakan yang berikut:

  • Masalah dengan penglihatan dan keseimbangan Anda menggantikan vertigo
  • Telinga tersumbat dan tinitus lebih intens
  • Gangguan pendengaran yang lebih signifikan dan konstan
  • Gejala ini bisa menjadi lebih buruk saat Anda berada dalam pencahayaan redup, kelelahan, atau jika Anda melihat banyak pemandangan yang merangsang secara visual di sekitar Anda.
  • Serangan jatuh terjadi saat Anda jatuh dalam keadaan sadar