Translate

Telusuri via Blog Ini

Kamis, 27 Februari 2025

Tentang Demensia

Apa itu Demensia?

Demensia adalah istilah umum untuk hilangnya -  ingatan, bahasa, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir lainnya, yang cukup parah hingga mengganggu kehidupan sehari-hari. Alzheimer adalah penyebab demensia yang paling umum.

Demensia bukanlah penyakit tunggal,tetapi adalah istilah umum untuk menggambarkan kumpulan gejala yang mungkin dialami seseorang jika mereka hidup dengan berbagai penyakit, termasuk penyakit Alzheimer. Penyakit yang dikelompokkan dalam istilah umum "demensia" disebabkan oleh perubahan otak yang tidak normal. Gejala demensia memicu penurunan keterampilan berpikir, yang juga dikenal sebagai kemampuan kognitif, yang cukup parah hingga mengganggu kehidupan sehari-hari dan fungsi mandiri. Gejala tersebut juga memengaruhi perilaku, perasaan, dan hubungan.


Penyakit Alzheimer mencakup 60%-80% kasus. Demensia vaskular, yang terjadi karena pendarahan mikroskopis dan penyumbatan pembuluh darah di otak, merupakan penyebab demensia paling umum kedua. Mereka yang mengalami perubahan otak akibat beberapa jenis demensia secara bersamaan mengalami demensia campuran. Ada banyak kondisi lain yang dapat menyebabkan gejala gangguan kognitif tetapi bukan demensia, termasuk beberapa yang dapat disembuhkan, seperti masalah tiroid dan kekurangan vitamin.

Demensia sering kali secara keliru disebut sebagai "pikun" atau "demensia senilis," yang mencerminkan kepercayaan yang sebelumnya tersebar luas namun keliru bahwa penurunan mental yang serius merupakan bagian normal dari penuaan.

Senin, 17 Februari 2025

"Pembuka Acara" , mengikat simpul- hubungan Jiwa dan Raga

Bismillahirrohmaanirrohiimi 


"Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.  Aku bersaksi bahwasannya  tiada Tuhan yang  wajib di sembah melainkan Allah, yang menguasai, yang Maha  benar dan yang menjelaskan.  Dan aku beraksi  bahwasannya  Muhammad itu adalah  hambap-Nya dan  utusan-Nya , yang jujur-janjinya lagi terpercaya. Semoga keselamatan dan kesejahteraan  dan berkah tetap terlimpahkan kepada penghulu kita nabi Muhammad dan kepada keluarganya dan para sahabatnya .  Adapun sesudah itu."


Dalam  komunikasi antara pembicara dan pendengar, penyampaian "isi " dari pembicara /penutur/ narasumber, lazim dimulai dengan kata pembuka atau kalimat pembuka. Kelaziman kadang hanya menjadi "lip service"  - sekedar pemanis dari pembicara. Kadangkala antara   esensi "kata pembuka" dengan "isi"  tidak sesuai atau berlawanan atau "kehilangan makna acara - pertemuan dengan pendengar". 

Menghayati atau memaknai esensi "kalimat pembukaan" yang mengandung sikap, janji, sumpah, doa dari pembicara atau penutur kepada pendengar atau "audience", perlu menjadi perhatian setiap pembicara sebagai "point kesadaran" kepada pendengar; sebagai kerangka bersama " pemahaman  bersama yang akan disampaikan pembicara" dalam rangka "kebaikan bersama". Sebaliknya bagi pembicara , harus selalu menyadari esensi "isi" pembicaraan sesuai dengan "kata pembukaan"nya, memberi "kebaikan kepada pendengarnya(audience)". Penyimpangan konteks pembicaraan kepada pendengar sebagai perbuatan buruk atau mendangkalkan nilai nilai moral agama. Menjadi "tradisi baik" bila nilai nilai agama , menjadi bermakna "meninggi" .  Setiap acara kegiatan (seremonial) menjadi kegiatan -jiwa dan raga yang saling mengisi-menguatkan,  dalam kata lain, sebagai ibadah sosial/mu'amalah.

Semoga Kita,  Selalu SEMANGAT  melakukan aktifitas  sosial, akademis-ilmiah, dll.

 

Minggu, 16 Februari 2025

Plastisitas Syaraf/Neural : Sekilas Tentang Blood Brain Barrier

Penghalang darah-otak (Blood Brain Barrier) ​​adalah sistem semipermeabel dan sangat selektif dalam sistem saraf pusat sebagian besar vertebrata, yang memisahkan darah dari cairan ekstraseluler otak. Sistem ini berperan penting dalam mengatur pengangkutan bahan-bahan yang diperlukan untuk fungsi otak, dan juga melindunginya dari zat-zat asing dalam darah yang dapat merusaknya. Dalam tinjauan ini, berbagai sel dan komponen yang mendukung perkembangan dan fungsi penghalang ini, serta berbagai jalur untuk mengangkut berbagai molekul antara darah dan otak. juga membahas aspek-aspek yang menyebabkan disfungsi BBB dan konsekuensi neuropatologisnya, dengan mengidentifikasi beberapa biomarker terpenting yang dapat digunakan sebagai biomarker untuk memprediksi gangguan BBB. Tinjauan komprehensif BBB ini akan membuka jalan bagi penelitian di masa mendatang untuk berfokus pada pengembangan sistem penargetan yang lebih spesifik dalam pengiriman bahan sebagai pendekatan masa depan yang membantu terapi kombinatorial atau nanoterapi untuk menghancurkan atau memodifikasi penghalang ini dalam kondisi patologis seperti tumor otak dan karsinoma sel induk otak.

1. Pendahuluan
Otak manusia memiliki 644 kilometer pembuluh darah yang menyediakan oksigen, energi, metabolit, dan nutrisi ke sel-sel otak sekaligus membuang karbon dioksida dan sisa metabolisme lainnya dari sistem peredaran darah. Otak membutuhkan 20% glukosa dan oksigen tubuh, sementara hanya menyumbang 2% dari total massa tubuh, dan dapat dengan cepat meningkatkan suplai darah dan transfer oksigen ke area aktifnya, suatu mekanisme yang dikenal sebagai neurovascular coupling. Kontrol ini dibantu oleh lapisan penghalang di antarmuka utama antara darah dan jaringan saraf yang disebut blood-brain barrier (BBB) ​​(Gambar 1).


Diagram skematis otak dan pembesaran longitudinal sederhana pada penghalang darah otak

BBB adalah sistem yang dinamis, semipermeabel, dan sangat selektif di pembuluh darah mikro serebral sebagian besar vertebrata. BBB memisahkan aliran darah dari cairan ekstraseluler otak. BBB memainkan peran penting dalam mengatur pengangkutan zat-zat yang diperlukan untuk fungsi otak. Meskipun BBB pada awalnya diyakini ditemukan oleh penelitian Paul Ehrlich, Liddelow membuktikan bahwa ide ini pertama kali diamati oleh Ridley (1653–1708), di mana ia memperhatikan perbedaan permeabilitas lilin lebah dan merkuri dalam jaringan otak dari jaringan lain, dan ia menyebutkan hal ini dalam buku Anatomy of the Brain, yang diterbitkan pada tahun 1695. Setelah itu, Ehrlich, Bield dan Kraus, Lewandowsky, dan Edwin Goldmann melakukan penelitian inovatif tentang permeabilitas berbagai bahan dari darah ke jaringan otak atau sebaliknya, yang menghasilkan penemuan struktur penghalang unik dalam pembuluh mikro otak. BBB menjaga lingkungan otak yang stabil dengan melindunginya dari zat asing dalam darah yang dapat merusaknya. BBB mengendalikan homeostasis melalui pengaturan transportasi molekul ke dalam dan keluar dari sistem saraf pusat dan mencegah sel darah, komponen plasma, dan patogen memasuki otak dengan menciptakan unit neurovaskular (NVU) yang diatur ketat yang mencakup sel endotel, perisit, dan astrosit, yang semuanya bekerja sama untuk menjaga komponen kimia lingkungan saraf agar otak berfungsi normal. Kapiler darah di otak unik dalam dua hal. Pertama, tight junction (TJ), yang merupakan komponen utama penghalang, mengikat sel endotel yang melapisi dinding kapiler ini di sekitar tepinya. Melalui sambungan ini, zat yang larut dalam air dalam darah dicegah melewati sel dan dengan demikian tidak dapat mengakses lingkungan cairan jaringan otak dengan mudah. ​​Kedua, astrosit ujung-ujung mengelilingi pembuluh ini, bertindak sebagai penghalang yang sebagian efektif. BBB membentuk penghalang paraselular serta penghalang transelular yang terdiri dari berbagai transporter dan penghalang enzimatik dalam sitoplasma BMEC yang didukung oleh enzim seperti gamma-glutamil transpeptidase (-GTP) dan alkali fosfatase (ALP) yang mengganggu zat-zat yang tidak dibutuhkan dalam darah yang mengalir melalui otak. Tinjauan ini memberikan gambaran umum tentang struktur dan fungsi BBB dan berbagai jalur untuk mengangkut berbagai molekul antara darah dan otak, serta faktor-faktor yang menyebabkan disfungsi BBB, membahas beberapa biomarker paling signifikan yang dapat digunakan untuk mengantisipasi gangguan BBB.

Sabtu, 15 Februari 2025

Plastisitas Metabolik: Adaptasi Alami/Natural - Manusia dan Alam


Sistem metabolisme dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan, ketersediaan nutrisi, dan kebutuhan energi, yang menunjukkan plastisitasnya. Kemampuan beradaptasi ini memungkinkan sel dan organisme untuk beralih di antara berbagai jalur metabolisme, mengoptimalkan produksi energi dan pemanfaatan substrat. Namun, disregulasi plastisitas metabolisme dikaitkan dengan berbagai gangguan, termasuk obesitas, diabetes, dan sindrom metabolik. Memahami mekanisme yang terlibat dalam plastisitas ini menjanjikan pengembangan strategi terapi baru untuk penyakit metabolik dan peningkatan kesehatan dalam berbagai konteks, seperti penuaan.1

Jaringan adiposa menunjukkan plastisitas dan heterogenitas yang cukup besar, yang memungkinkan adaptasi metabolik, seluler, dan struktural terhadap sinyal lingkungan. Kemampuan beradaptasi ini adalah kunci untuk mempertahankan homeostasis metabolik. Plastisitas jaringan adiposa yang terganggu dapat menyebabkan respons jaringan adiposa yang tidak normal terhadap isyarat metabolik, yang berkontribusi pada perkembangan penyakit kardiometabolik. Pada obesitas kronis, jaringan adiposa putih mengalami perombakan patologis yang ditandai dengan hipertrofi adiposit, peradangan kronis, dan fibrosis, yang terkait dengan resistensi insulin lokal dan sistemik. Data penelitian menunjukkan bahwa kapasitas untuk perombakan jaringan adiposa putih yang sehat atau tidak sehat mungkin bergantung pada keragaman intrinsik sel progenitor adiposa (APC), yang merasakan dan merespons isyarat metabolik. Tinjauan ini menyoroti studi tentang APC sebagai penentu utama plastisitas jaringan adiposa, membahas perbedaan antara depot jaringan adiposa subkutan dan viseral selama perkembangan, pertumbuhan, dan obesitas. Modulasi fungsi APC dapat meningkatkan strategi untuk mengobati disfungsi jaringan adiposa dan penyakit metabolik pada obesitas.2

Organisme memiliki kapasitas untuk mengubah respons fisiologis mereka terhadap pemanasan melalui aklimatisasi atau adaptasi, tetapi konsekuensi dari plastisitas metabolik ini untuk aliran energi melalui jaring makanan saat ini tidak diketahui, dan kerangka kerja yang dapat digeneralisasi tidak ada untuk memodelkan efek tingkat ekosistemnya. Di sini, menggunakan eksperimen yang dikontrol suhu pada invertebrata sungai dari gradien termal alami, menunjukkan bahwa kemampuan organisme untuk meningkatkan laju metabolisme mereka setelah paparan kronis terhadap pemanasan menurun seiring bertambahnya ukuran tubuh. Paparan kronis terhadap suhu yang lebih tinggi juga meningkatkan sensitivitas termal akut dari laju metabolisme seluruh organisme, terlepas dari ukuran tubuh. Model matematika yang diparameterisasi dengan temuan ini menunjukkan bahwa plastisitas metabolik dapat menyebabkan fluks energi ekosistem 60% lebih tinggi hanya dengan pemanasan +2 °C daripada model tradisional yang didasarkan pada teori metabolik ekologi. Hal ini dapat menjelaskan mengapa pemanasan jangka panjang memperkuat laju respirasi ekosistem dari waktu ke waktu dalam eksperimen mesocosm terkini, dan menyoroti perlunya menanamkan plastisitas metabolik dalam model prediktif dampak pemanasan global pada ekosistem.3

Kasus MACRODACTYLY Jari Kaki

Makrodaktili adalah pembesaran jari bawaan yang tidak diturunkan. Hal ini terjadi karena mutasi pada jalur PIK3CA yang mengendalikan pertumbuhan sel normal. Barsky mendefinisikannya sebagai peningkatan ukuran semua elemen atau struktur dalam satu atau beberapa jari. Kelikian menyarankan bahwa hal ini harus disebut sebagai "makrodaktili berorientasi wilayah saraf" karena lokasi pembesaran jari bertepatan dengan lokasi saraf digital. Dalam Klasifikasi Kelainan Bawaan IFSSH terkini, klasifikasi OMT (Oberg, Manske & Tonkin), makrodaktili ditempatkan dalam kategori umum displasia, dalam subdivisi ‘hipertrofi’, dengan penggambaran lebih lanjut tergantung pada apakah seluruh anggota tubuh bagian atas atau sebagian darinya terlibat.


Gambar Jari Kaki ke 2  Membesar

Kasus : Bayi Usia 1 bulan dengan Kelainan Jari kaki kanan

PATOGENESIS

Ini adalah kondisi pertumbuhan berlebih yang terjadi karena mutasi peningkatan fungsi pada jalur PIK3CA (Phosphatidylinositol-4,5-Bisphosphate 3-Kinase). Jalur pensinyalan PI3K/AKT/mTOR berperan penting dalam mengatur pertumbuhan sel normal, metabolisme, dan kelangsungan hidup. Mutasi somatik pada jalur ini dapat menyebabkan kanker dan spektrum sindrom pertumbuhan berlebih yang dikenal sebagai PIK3CA-Related Overgrowth Spectrum  (PROS). Varian PIK3CA pada PROS menyebabkan aktivasi AKT dan mTOR yang tidak sesuai secara fisiologis, dan menyebabkan pertumbuhan berlebih asimetris. Spektrum ini mencakup makrodaktili, CLOVES (Congenital Lipomatous Overgrowth, Vascular malformation,
Epidermal nevi, Spinal/skeletal anomalies), hemimegalensefali, dan lainnya. Karena ini merupakan mutasi post zigotik, hanya beberapa sel yang membawa mutasi tersebut sementara sel lainnya tidak.



Katakan dengan Kata 'SEMANGAT'

 SEMANGAT..SEMANGAT..SEMANGAT


kata yang mengandung makna yang  " sangat dalam"

memberi dorongan bawah sadar ke dalam otak manusia   untuk "selalu bangkit" dari segala keadaan, apapun situasi  seorang , baik fisik, jiwa, mental atau  situasi dalam arti " kata kerja: 

Kondisi untuk "move on",  untuk "terus maju: bergerak, mengejar cita cita , berjuang terus -konsisten tanpa henti; tidak pernah menyerah......

kata "semangat"  mudah diterima dan dipahami artinya oleh semua orang  dalam kondisi seorang apa adanya; "dalam ketepurukan, sedih, gembira, ujian, galau, jenuh/bosan, dll. mulai dari anak kecil sampai orang tua  atau lanjut usia, mulai dari segala status sosial.... kata yang  familier.

Stimulasi bawah sadar dalam otak manusia , akan membangkitkan   energi  positif  dan secara terus menerus memulihkan (default, reset, recovery system, feedback mechanism) tubuh untuk " sehat/waras"


sekali lagi katakan setiap saat , waktu, hari  :  "SEMANGAT  SEMANGAT SEMANGAT !!!"

Selasa, 09 April 2024

Catatan Akhir Ramadhan 1445 H, Menemukan indentitas manusia "sholeh"

 Kesholehan, seperti akhir dari tujuan setiap manusia  untuk mengharapkan dan menjadi wujud dari setiap doa yang dipanjatkan sejak kelahirannya sampai tua, diakhir kehidupannya.

Kesholehan memiliki  makna yang dalam;  tidak sekedar sebagai manusia yang baik- taat  kepada ketentuan agama, tetapi mampu komitmen dalam berbagai masalah kehidupan dirinya dan orang lain dan pengaruh  diluar ketentuan agama.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyebutkan dua pengertian untuk kata “saleh.” Pertama, “saleh” adalah taat dan sungguh-sungguh menjalankan ibadah. Kedua, “saleh” adalah suci dan beriman
Secara etimologis, kata saleh berasal dari bahasa Arab shāliḥ yang berarti terhindar dari kerusakan atau keburukan. Amal saleh berarti amal/perbuatan yang tidak merusak atau mengandung unsur kerusakan. Maka orang saleh berarti orang yang terhindar dari kerusakan atau hal-hal yang bersifat buruk.

Ketentuan agama  mengandung  nilai nilai sikap-perilaku, nilai etika  dalam hubungan dengan Allah maha pencipta(Khalik), dengan manusia dan lingkungannya(muamalah). Dalam hubungan denganTuhannya, manusia dituntun dalam norma  norma melalui petunjuk kitab suci dan pengalaman spiritual dalam ritual agama - rukun agama, rukun islam, rukun iman.  dan juga di contohkan dalam muamalah oleh rosul atau nabi-Nya sebagai tauladan - dengan akhlakul  karimah, melalui sunnah yang diajarkannya.

Sumber Nilai kesholehan dari Kitabullah -kitab suci yang menginspirasi  manusia terhadap semua perilaku dan tindakannya  dalam merekayasa kehidupan-peradaban-budaya manusia. 
Kesholehan menjadi  nilai tidak sekedar hubungan vertikal ke tuhan /langit tetapi horisontal  ke bumi yang  berubah dan maju-berkembang dengan populasi manusia yang  berkembang dan kebutuhan yang  juga  bertambah dengan kompleksitas.  

Dinamika manusia dari era  awal kehidupannya  sehingga  era 2024 Masehi, berubah -rubah dan semakin kompleks dengan segala tantangannya baik  dari aspeks   ekonomi , sosial, politik, keamanan,  budaya, pendidikan,  agama, dan lainya saling mempengaruhi.  Nilai nilai  kesholehan pun berubah dari sudut pandang  agama ; dari nilai nilai yang dipahami sebelumnya.  Kebutuhan manusia atas nilai nilai  spiritual - agama menjadi "dangkal" atau 'lebih dalam"  atau tidak ada ,   bila agama hanya dipahami  sebagai ketentuan masa lalu atau nilai nilai yang sudah  usang-  karena tidak bisa  menjawab masalah perubahan nilai  jaman/peradaban manusia. atau hanya menganggap -agama  sebagai  ritual -seremonial sebagai budaya atau tradisi saja  oleh generasi manusia sekarang.

Kesholehan hanya simbol dalam atribut, panji panji agama dalam tampilan perilaku penganutnya, agama  hanya  sebagai identitas perimodial atau politik, sosial, budaya dan lainnya.

Contoh yang digambarkan dalam peristiwa politik, pemilihan pemilihan pemimpin,  seperti dari ketua OSIS, senat mahasiswa, bupati, gubenur, presiden,   dan lain  lain. 

Identitas agama , seakan akan Tuhan berada dalam dukungannya dari orang yang lain atau Tuhan dijadikan alat untuk mempengaruhi orang lain -untuk mendukung dan memilihnya.








Minggu, 31 Maret 2024

Ramadhan 1445 Hijriah/ 2024

 Renungan ..

Perjalanan  ..hidup ,  kembali di Ramadhan 1445 Hijriah.

Suasana Hati  diantara   senang, sedih, gamang, penuh asa-harap dalam  menjalaninya

Suasana  senang  di dalam bulan ini , suasana  ritual, seremoni keagamaan  penuh keramaian-kegiatan acara acara siang dan malam

Sedih....,  ketika  kebutuhan fisik dan jiwa  meningkat dan harapan tidak tercapai karena waktu membatasi, ruang yang tidak cukup; gerak gerik  diri sudah  surut.

Itulah wujud gamang dalam diri "penuh asa harap" di usia  sekarang,  walau hati selalu menyebut dalam doa  "rasa syukur atas hidup dan kesempatan di ramadhan ini" setiap waktu ,saat siang dan malam.

Dalam  diri :antara  hati/kalbu,  akal pikiran, berdebat dan berkompromi   tentang  makna kehidupan yang telah lalu dan saat ini , bahkan -yang akan datang. Pengaruh  lingkungan, medsos, ilmu-pengetahuan, tehnologi, hubungan sosial-budaya, keamanan-politik,  ekonomi -kesejahteraan, pendidikan-pembelajaran ' seperti tayangan yang bergumul setiap  saat"  dalam  benak, doa, renungan-meditasi...

Ramadhan seperti bulan khusus "pergumulan kalbu-akal-pikiran atau  ilmu-pengetahuan-filsafat hidup-nilai agama ",  peluang perubahan, perbaikan , pembaharuan  yang intens dan kontinu selama satu bulan  dengan keadaan berpuasa.  seolah semua nilai kehidupan yang terkontaminasi di evaluasi dengan nilai nilai ketuhanan yang konsisten dan lurus , yang menyelamatkan dari ketepurukan hidup buruk

Sebagai manusia yang lemah, tak berdaya bila tidak beri nikmat dan barokah_TUHAN atas  rezki  yang diterima dan usaha yang dilakukan manusia.

Sebagai manusia yang "tidak punya apa apa, bukan siapa siapa",  sejogjanya manusia menjadi welas asih pada dirinya, orang lain, lingkungan dan kepada Tuhannya.

Harapan diri,  kembali sebagai manusia yang fitri; manusia yang sejatinya tunduk hatinya kepada Tuhan-penciptanya

Semoga tiap tapak kakiku...menuju jalan lurus yang menjadi petunjukNya.


Ciputat , 20 Ramadhan 1445 H/31 Maret 2024

Kamis, 28 September 2023

Batang Otak "si penopang otak "

Batang Otak: 

Batang otak juga dikenal sebagai batang otak adalah bagian belakang otak, bergabung dan secara struktural bersambung dengan sumsum tulang belakang. Di otak, batang otak terdiri dari otak tengah, pons, dan medula oblongata.


Gambar Batang Otak 

Batang otak melakukan persarafan motorik dan sensorik ke wajah dan leher melalui saraf kranial. Mengenai dua belas pasang saraf kranial, sepuluh pasangnya berasal dari batang otak. Ini adalah bagian otak yang sangat berharga karena koneksi saraf sistem motorik dan sensorik dari bagian tengah otak ke seluruh tubuh menjangkau melalui batang otak. Ini terdiri dari saluran kortikospinal (motorik), jalur lemniskus kolumna dorsal-medial (sensasi getaran, sentuhan halus, dan propriosepsi), termasuk saluran spinotalamikus (suhu, nyeri, gatal, dan sentuhan kasar).

Batang otak selanjutnya memainkan peran penting dalam pengaturan fungsi jantung dan pernapasan. Batang otak juga mengatur sistem saraf pusat dan penting dalam menjaga kesadaran dan mengendalikan siklus tidur. Batang otak menyediakan berbagai fungsi dasar termasuk detak jantung, pernapasan, tidur, dan makan.

Bagian Batang Otak

Otak tengah/Mesenfalon: 

Otak tengah juga disebut mesencephalon, yang terdiri dari tektum, tegmentum, dan tegmentum ventral. Otak tengah mempunyai fungsi penting dalam gerakan motorik, khususnya gerakan mata, dan dalam pemrosesan pendengaran dan visual. Letaknya di dalam batang otak dan di antara otak depan dan otak belakang. Otak tengah adalah bagian terkecil dari tiga area batang otak, dengan panjang rata-rata sekitar 2 cm.

Tektum terdiri dari colliculi inferior dan superior serta penutup dorsal saluran air serebral. Kolikulus inferior merupakan inti otak tengah utama yang berhubungan dengan jalur pendengaran dan mendapat masukan dari beberapa inti batang otak perifer, serta masukan dari korteks pendengaran. Di atas kolikulus inferior, kolikulus superior menandakan otak tengah rostral. Colliculus superior berfungsi sebagai indra penglihatan khusus dan meneruskan brachium superiornya ke badan genikulatum lateral diencephalon. Tegmentum batang otak yang membentuk dasar otak tengah dan bagian ini berada di ventral saluran air serebral. Banyak inti, saluran, dan formasi retikuler dibawa ke sini. Tegmentum ventral termasuk dalam tangkai serebral berpasangan. Ini mengirimkan akson neuron motorik atas.

Pons: 

Pons adalah bagian batang otak dan terletak di inferior otak tengah, di atas medula oblongata dan di anterior otak kecil. Wilayah batang otak ini terdiri dari jalur dan saluran saraf yang mentransfer sinyal dari otak ke otak kecil dan medula, serta saluran yang mengirimkan sinyal sensorik ke talamus.

Pons berukuran panjang sekitar 2,5 sentimeter (0,98 inci) pada manusia. Sebagian besarnya menyerupai tonjolan anterior lebar di bagian rostral hingga medula. Di bagian posterior, pons terutama terdiri dari dua pasang tangkai tebal yang disebut pedunkulus serebelum. Mereka menempelkan otak kecil ke pons dan otak tengah.

Pons terdiri dari inti yang mengirimkan sinyal dari otak depan ke otak kecil, disertai dengan inti yang terutama berhubungan dengan tidur, pernapasan, menelan, kontrol kandung kemih, pendengaran, pengecapan, keseimbangan, gerakan mata, ekspresi wajah, sensasi wajah, dan postur.

Di dalam pons terdapat pusat pneumotaksis yang terdiri dari inti subparabrachial dan medial parabrachial. Pusat ini mengontrol perubahan dari inhalasi ke pernafasan.

Pons berhubungan dengan kelumpuhan tidur, dan mungkin juga berperan dalam menghasilkan mimpi.

Medula: 

Medula juga dikenal sebagai medula oblongata terletak di batang otak, anterior dan agak rendah ke otak kecil. Medula adalah massa saraf berbentuk kerucut yang disesuaikan untuk fungsi otonom mulai dari muntah hingga bersin. Medula oblongata terdiri dari pusat jantung, pernafasan, muntah dan vasomotor dan akibatnya berhubungan dengan fungsi otonom pernafasan, detak jantung, dan tekanan darah.

Sepanjang perkembangan embrio, medula oblongata berkembang dari myelencephalon. Myelencephalon adalah vesikel sekunder yang terbentuk selama pematangan rhombencephalon, juga dikenal sebagai otak belakang.

Bohlam adalah istilah kuno untuk medula oblongata, dapat merujuk pada saraf dan saluran yang melekat pada medula, dan juga berhubungan dengan otot-otot yang dipersarafi, seperti lidah, faring, dan laring.

Fungsi Batang Otak

Ada tiga fungsi utama batang otak:

Batang otak melakukan fungsi konduksi. Semua informasi yang ditransfer dari tubuh ke otak besar dan otak kecil dan sebaliknya harus melewati batang otak. Jalur menaik dari tubuh ke otak adalah jalur sensorik dan mencakup saluran spinotalamikus untuk sensasi nyeri dan suhu dan fasikulus kuneata untuk sentuhan, propriosepsi, dan jalur lemniskus kolumna dorsal-medial termasuk sensasi tekanan fasikulus gracile.

Saraf kranial III-XII muncul dari batang otak. Saraf kranial ini mempersarafi kepala, wajah, dan organ dalam. Dua pasang saraf kranial pertama berasal dari otak besar.

Fungsi batang otak terlibat dalam pengendalian pernapasan, pengendalian sistem kardiovaskular, pengendalian sensitivitas nyeri, kewaspadaan, kesadaran, dan kesadaran. Kerusakan batang otak merupakan masalah yang sangat serius dan biasanya mengancam jiwa.

Singkatnya, batang otak mengontrol berbagai fungsi penting tubuh termasuk:

  • Pernafasan
  • Kontrol Tekanan Darah
  • Kewaspadaan
  • Gairah
  • Pencernaan
  • Detak Jantung
  • Fungsi Otonomi Tambahan: Batang otak membawa informasi antara saraf tepi dan sumsum tulang belakang ke bagian atas otak.

Cedera Batang Otak

Cedera batang otak yang disebabkan oleh trauma atau stroke dapat menyebabkan masalah mobilitas dan koordinasi gerakan, seperti berjalan, menulis, dan makan menjadi sulit dan individu mungkin memerlukan perawatan seumur hidup. Stroke yang terjadi pada batang otak menyebabkan rusaknya jaringan otak yang diperlukan untuk menjalankan peran vital tubuh seperti pernapasan, irama jantung, dan menelan. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, paling sering disebabkan oleh bekuan darah. Ketika batang otak rusak, sinyal antara otak dan seluruh tubuh terganggu.

Stroke batang otak dapat menyebabkan masalah pernapasan, detak jantung, pendengaran, dan bicara. Hal ini selanjutnya dapat menyebabkan kelumpuhan pada lengan dan kaki, serta rasa kusam pada tubuh atau pada satu sisi tubuh.

Stroke batang otak selanjutnya dapat menyebabkan penglihatan ganda, bicara tidak jelas dan penurunan tingkat kesadaran.

Faktor risiko stroke batang otak adalah tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, fibrilasi atrium, dan merokok.

Sumber: info anatomi

Amigdala " almondlike" , Bagian Otak yang Unik

Amigdala adalah salah satu dari dua inti berbentuk almond yang terletak lebih dalam dan medial di daerah  lobus temporal otak, tepat di anterior hipokampus. Amigdala adalah bagian dari sistem limbik, yaitu wilayah otak yang utama terkait dengan pemrosesan memori, pengambilan keputusan, dan respons emosional.


Letak Amigdala

Meskipun secara historis amigdala dianggap berhubungan,  terutama dalam rasa takut dan emosi lain-  yang terkait dengan rangsangan yang tidak menyenangkan, namun kini dipahami juga  terkait dengan emosi positif yang ditimbulkan oleh rangsangan nafsu makan (sebagai hadiah yang menyenangkan).

Anatomi Amigdala



Gambar Amigdala


Amigdala terdiri dari sekelompok inti (nukleus)atau kelompok neuron. Di antara inti tersebut adalah kompleks basolateral, inti medial, inti kortikal, inti pusat, dan kelompok sel selingan. Kompleks basolateral juga dapat didistribusikan ke inti basal lateral, basal, dan aksesori.

Nukleus lateral adalah penerima masukan yang signifikan dari korteks sensorik (mewakili informasi rangsangan sensorik) dari semua modalitas (misalnya penglihatan, pendengaran). Sebagai apresiasi, telah ditetapkan bahwa rangsangan pendengaran tiba di amigdala langsung dari area subkortikal otak yang dikenal sebagai nukleus genikulatum medial, yang terdapat di talamus.

Inti(nukleus) kortikal dan medial juga dikenal sebagai kelompok kortiko-medial. Informasi penciuman (penciuman) muncul langsung ke amigdala kortiko-medial dari bulbus olfaktorius dan korteks piriformis, keduanya berfungsi sebagai indra penciuman.

Dalam menghitung masukan sensorik, amigdala mendapat masukan dari sejumlah sistem otak kortikal dan subkortikal. Yang paling menonjol, amigdala mendapat masukan padat dari korteks prefrontal, terutama dari korteks cingulate anterior dan orbitofrontal. Amigdala juga menerima masukan nyata dari insula dan dari hipokampus serta korteks rhinal (penciuman).

Keluaran dari amigdala dapat diatur ke fabrikasi otak subkortikal dan kortikal. Inti sentral tetap diarahkan ke berbagai struktur subkortikal yang terkait untuk memediasi ekspresi keadaan emosi fisiologis, otonom, dan perilaku yang berbeda. Inti basal dan inti aksesori-basal merupakan keluaran signifikan dari amigdala yang dikirim ke korteks serebral. Keunggulan anatomi mungkin membawa peran amigdala dalam mengubah proses kognitif seperti pengambilan keputusan, memori, dan perhatian.

Fungsi Amigdala

Amigdala mampu merasakan emosi seperti ketakutan, kemarahan, dan kesedihan, serta mengendalikan agresi. Amigdala berfungsi untuk menyimpan ingatan akan peristiwa dan emosi sehingga seseorang mampu memahami peristiwa serupa di masa depan. Misalnya, jika Anda pernah menderita gigitan anjing, sebelumnya amigdala dapat membantu memproses kejadian tersebut dan, akibatnya, meningkatkan rasa takut atau kewaspadaan Anda terhadap anjing tetangga. Jumlah amigdala berhubungan positif dengan peningkatan agresi dan perilaku fisik.

Amigdala juga menjalankan fungsi dalam aktivitas seksual. Ukuran dan bentuknya dapat bervariasi berdasarkan usia, aktivitas hormonal, dan jenis kelamin seseorang. Misalnya, laki-laki yang memiliki testosteron rendah, atau yang dikebiri (testisnya diangkat), cenderung memiliki amigdala yang lebih kecil, dan, pada gilirannya, mungkin memiliki gairah seks yang lebih rendah.

Sumber:info anatomi


Rabu, 20 September 2023

Hubungan Sholat dengan Eksistensi "manusia", dari sebuah renungan

Sholat  Wajib adalah   satu cara  dari ibadah yang di wajibkan bagi seorang muslim dalam waktu lima kali sehari dengan mengikuti tata cara yang dilakukan nabi-rosulullah Muhammad SAW. Selain Sholat Wajib  ada  Sholat -sholat lain sebagai  Sholat Sunnah  dan Wajib bagi laki laki saja, serta Sholat  tambahan, seperti  sholat Jumat, Idul Fitri, Idul Adha, sholat sebelum dan sesudah sholat wajib,  serta lain lainnya.


Sholat  eksistensinya  adalah  hubungan komunikasi manusia (Muslim)  dengan pencipta-nya (ALLAH SWT) dengan mengikuti cara yang sudah ditetapkan dalam tata ibadah agama islam.  Esensinya  sholat juga dianggap sebagai "doa" karena manusia berkomunikasi dengan banyak meminta  dan berharap atas mimpi, rencana,  usaha yang dilakukan atas dirinya  di waktu lalu, saat ini dan akan datang kepada "Allah SWT"

Rukun Sholat ,  dimulai  dari Takbir  sampai  akhir Salam dengan gerakan gerakan  fisik tertentu ( takbir, ruku" sujud, duduk, salam kanan-kiri,  ucapan ayat dan doa, pujian), dan pikiran, kalbu, dalam keadaan "khu'su"  atau  menyatu  jiwa dan raga kepada kehadirat/kehadiran Allah -Sang Maha Tinggi, Maha Pencipta;  merupakan  rangkaian proses  spiritual  yang berulang  dilakukan setiap manusia yang sholat  seperti  rotasi bumi pada  sumbunya selama 24 jam atau  roda berputar  -bergerak pada sumbu "As" nya.

Manusia dari sudut islam  (dalam  sholat) , eksistensinya  secara  ontologis ,  keberadaannya karena "diciptakan(makhluk)" bukan kebetulan ada,  oleh yang maha pencipta(namanya -Allah) , dalam keberadaan nya  di  dunia yang fana ( hidup sementara)  harus menyadari(wajib sholat) keberadaanya sebagai makhluk yang lemah - untuk selalu beribadah  dalam mencapai tujuan hidupnya kepada Penciptanya(Allah SWT).  "kesadaran eksistensial " manusia hanya dapat dijaga dan dipelihara melalui jalan setiap  waktu dengan  "sholat " (wajib dan  sunat)

Dalam   "Sholat"  ada  aktualisasi   dari janji , sumpah  antara   "ruh" keyakinan,  pikiran, hati  secara  fisik  dalam  gerak /aksi pada  kehidupan sehari hari , dalam   diri sendiri,  dalam keluarga, dalam masyarakat, berbangsa- bangsa.

Dalam   setiap sholat , rakaat , ada  "shahadat"  yang menjadi pegangan keyakinan dari setiap  niat,  awal melangkah atau segala tujuan , pedoman, metode  usaha, pekerjaan dan nilai nilai dari kehidupan.  "kesadaran diri"  yang dibangkitkan, yang ditanamkan, diucapkan dengan kata dan aksi di hadapan "Sang Maha Pencipta" berulang -ulang dalam apapun keadaan-  suka dan duka, setiap waktu.  Seperti gugusan benda langit ,  bintang bintang, awan awan yang  selalu ada  setiap waktu dan menunjukan keberadaannya  sebagai  wakil dari  ciptaan dari  Sang Maha  Pencipta kepada manusia.  Sholat  seperti gugusan kehidupan -sistem kehidupan -wadah  interaksi  manusia  dengan maha penciptanya yang spesial tanpa perantara, " hubungan langsung " kepada Allah SWT.  Sholat menghilangkan  kasta kasta -golongan dalam hubungannya antara "makhluk dengan khalik/penciptanya"

Ketika  Sholat  bagian dari sistem kehidupan , maka hakikatnya  sholat bukan lagi terdiri  dari gerak gerakan  fisik yang wajib sebagai  rukun sholat,  tetapi menjadi gerakan gerakan fisik secara bathin  dimana dan kapan saja, seperti perangkat lunak(software) imajiner dalam otak. Gerakan sholat menjadi lebih situasional, bisa  berdiri, duduk, tidur/berbaring, atau apapun keadaannya. Hilanglah ritual seremonial  sholat atau basa basi  sebagai atribut atau simbol agama. 

Sholat bagian dari metode kesuksesan  dalam hidup manusia, mencapai kebahagian ; mencapai kesejahteraan hidup. Persoalan kehidupan,  baik dalam keluarga- hubungan suami-istri, orang  tua -anak , dengan tetangga; teman karib, pekerjaan-nafkah , dsbnya mendapat solusi dengan cara sholat. Semua persoalan atau masalah dikomunikasikan dengan "maha Pencipta/Allah SWT". Keyakinan yang kuat, jiwa yang optimis dan kepasrahan diri terhadap masalah hidup -kehidupan disandarkan atau  digantungkan kepada Allah SWT. Keyakinan semua  datang  dan kembali kepada Allah SWT  dipupuk, dijaga, dilandasi komunikasi melalui sholat sebagai proses  terus menerus - kontinus, sepanjang  waktu(selama hayat). Dalam konteks kehidupan ekonomi-sosial dikatakan "sholat mencegah  perbuatan  fahsya' dan mungkar". Dengan demikian sholat ,  membentuk  kepribadian manusia yang  sholeh atau  berakhlak yang baik.


"Ketika  Marah atau Ada Masalah,  maka   Sholat -lah"

Semoga  kita   jadikan   Sholat , sebagai metode hidup,  kiat hidup mencapai kebahagian dan kesejahteraan 




Jumat, 30 Juni 2023

Intropeksi Diri (self insight/awareness)

 

     


 

Dalam DIAM KU………………....................

 

Suara   hiruk pikuk  terdengar  di telinga, dan mengalir   dalam pikiran , dalam otak

Timbul  hiruk pikuk  - menguak  kalbu, jiwa, kesadaran  yang bergolak… ada apa ? berbagai tanda tanya  menyeruak  bertubi tubi….  dari   apa  sampai mengapa ?  Seperti  isi  otak , bekerja keras , terbakar  dan menguap panas dan menguras  bahan bakar.  Kecamuk  hiruk pikuk membangkitkan kesadaran, siapa  dan bagaimana sikapku ?  dalam kecamuk …  berulang  jeda   , aku dalam keheningan….  Aku diam,….   diam  dan  …bergerak lagi…..  diam lagi , seterusnya. Walaupun  dalam  diam ,   pikiran ini bekerja,- dalam kesadaran penuh,  ibarat gelombang  naik-pasang  -naik turun  dan kala-nya dititik diam.

 

Hiruk pikuk  kehidupan  dari bermacam –macam interaksi dari kejadian –realita,  medsos, antara   harapan dan kenyataannya.

Dalam  diam…..,  

Lintasan waktu, kembali  lagi pada pertanyaan kepada ke peradaan aku,  Siapa aku?  Dimana aku ? ….

Sampai…. Saat  ada dan tiada   - di dunia dan akhirat, apa makna hidup ini ? 

Saat hening… panjang,    kadang terdengar bunyi –bunyi –bersaut , bergelombang, seperti mengiring   menyadarkan diamku atau lamunanku…dan memecah keheningan malam, atau mengingatkan waktu fajar dan subuh akan segera tiba.

Bak  layar film lebar,  lembaran-lembaran peristiwa melintas, mulai saat kecil sampai saat terkini dan melampaui waktunya  hayalan masa datang; tentang kisah sedih dan gembira serta harapan atau mimpi di hari tua. Kisah  menjadi  peran aktor utama, menjadi aktor pengganti, atau sebagai figuran dan penonton, walaupun kadang merasa sebagai sutradara , hanya mimpi sebagai produser. Berbagai  bentuk kisah-peristiwa, seperti potong potongan waktu tentang masa sekolah, masa bermain, masa remaja, masa pacaran, keluarga , tugas dan pekerjaan, dan lainnya. Rangkaian kisah hidup dan kehidupan tak mampu –tertuliskan dalam buku biografi dan juga tak yakin berarti untuk anak-cucu sebagai warisan tertulis. Apalah  aku dan  bukanlah apa apa dan siapa siapa ?. Semakin banyak dorongan mimpi mimpi yang ingin diwujudkan,  semakin disadari   tak berdaya dengan tubuh ini, akhirnya  …. Aku terdiam.

Dalam diam….,

Aku  melihat  diri  seperti di cermin,  sikap dan perilaku terhadap orang tuaku, istri, anak, menantu, besan, cucuku, saudara saudaraku, sepupu sepupuku,  keponakan keponakanku,   teman temanku, pasien pasienku, orang orang disekitarku dan  bangsa –negaraku.

Apa yang telah aku perbuat  terhadapnya..? bagaimana  respon mereka  ? atau

Apa yang  telah mereka perbuat terhadap ku ? bagaimana responku ?

 

Kesadaran  dari diam , dari renungan , dari keheningan  hati dan pikiran  adalah  jadilah orang waras, jiwa –pikiran yang tenang, damailah diri dengan  rasa amarah, pikiran negatif, kehendak nafsu ambisi, iri-dengki…  menjadi   hamba yang tunduk, bersahaja.

 


Ciputat,  30 Juni 2023

Sabtu, 22 April 2023

REFLEKSI DIRI; Waktu berputar Yang menggoyang Jiwa dan Raga

Renungan ..  sebuah perjalanan waktu.

memandang   dunia dari  sudut sejarah dan realitas  hari ini   hingga ramalan hari esok jauh..,  aku  tercenung dengan apa arti kehidupan, kemanusian, dan peradabannya ? .  sejarah manusia dalam damai dan perang, silih berganti  -sejak nabi adam , kelompok suku,  kerajaan , sampai negara demokrasi -saat ini.   manusia seperti sifatnya, karakternya  - mempunyai jiwa atau perangai  baik dan buruk.  sepertinya mengendalikan manusia menjadi pendamai atau pembuat perang/kerusakan. dominasi ada tidaknya  sifat baik atau buruk dalam setiap orang/kumpulan orang, mewarnai kehidupan orang atau kelompok orang, masyarakat,  bahkan kehidupan berbangsa  ataupun  hubungan antara negara. betapa  kehidupan manusia diliputi  pristiwa  perperangan dan juga perdamaian  atau konflik  -pertikaan dan  hubungan rukun -damai. dalam terminologi  bahasa -antara   cinta dan benci  melahirkan  keterikatan  atau sebaliknya  perceraian-penguraian-perpecahan. asal usul  pengetahuan  tentang "  cinta  dan benci " melahirkan   filosofi  kehidupan atau  filsafat   tentang hidup mencapai kebahagian.  pencapaian nilai nilai tertinggi dari sesuatu otoritas yang diyakini yang patut diakui dan dihormati, menjadi  munculnya nilai nilai ketuhanan atau lahirnya  agama  sebagai kepercayaan untuk mengikuti  nilai  cinta, baik  dan menjauhi  nilai benci, buruk, jahat. 

Agama ... menjadi  nilai nilai  kelompok manusia,  suku, bangsa , bahkan  meluas antara   bangsa; bahkan  sejak  lahirnya  sebagai  agama animisme ,  dinamisme sampai  agama  wahyu/ para nabi -  rosul, hakekatnya  mengajarkan  kehidupan yang " penuh cinta, kebaikan " kepada penganutnya, mengajarkan setiap orang menjadi  baik dan  cinta  terhadap manusia , terhadap alam, terhadap yang maha tinggi/kuasa atau yang dianggap sebagai tuhan, dewa. 

Esensi   nilai agama , sebenarnya  hanya berarti dan berguna bagi penganutnya  sebagai  individu, nilai yang menjadi kebutuhan  dalam menjalani realitas kehidupannya, menghadapi masalah kehidupan, bahkan cara memperoleh kehidupan yang damai, bahagia, penuh cinta  terhadap dirinya dan lingkungannya.  namun ... dan aneh , ketika  orang  menggunakan agama  untuk  kepentingan dirinya atau kelompoknya  dengan  berakibat  kepada orang atau kelompok lain  secara negatif,;  timbul kebencian, kekejian, bahkan  membunuh dengan atas nama agama  atau kalimat tuhan.

Timbul peperangan atas agama  atau  antara   agama  karena sifat-sikap- perilaku penganut agama yang kehilangan jatidiri esensi dari agama  itu sendiri.  penganut  agama yang menganggap pemangku tanggung jawab atas nama tuhan  atau mengangkat dirinya  sebagai simbol pemilik  nilai  kebenaran tuhan, sehingga   menggunakan otoritas  dirinya kepada penganut lain untuk mengikuti  hawa nafsunya sendiri; penganut agama yang taklid buta   mengikuti saja fatwa yang ' hakekatnya adalah buah pendapat pribadi, bukan nilai nilai tuhan sebenarnya. Pengikut yang setia  dari "sang imam" menjadi terbiaskan dari esensi  nilai agama dan semakin  jauh hanya mengikuti apakata sang imam- dan sangat sulit menilai  dengan objektif  ; hal tentang nilai baik -buruk,  benar -salah  atau cinta -benci. 

Sungguh...  kelemahan  agama  adalah sudut  orang beragama , apakah agama hanya sebagai atribut atau alat, simbol  untuk  dirinya atau agama sebagai pandangan hidup atau kebutuhan  hidup yang menghidupkan untuk dirinya ? atau kedua-duanya ?

Suatu kondisi  yang harus ada , tidak bisa tidak ada ( qonditio sine quanon) , setiap orang  mempunyai pilihan beragama atau keyakinan; orang  memilih beragama atau tidak beragama , suatu hal yang sama kondisinya.   Orang yang memilih  tidak beragama atau tidak berkeyakinan adalah buah akal, kalbu, pikiran terhadap  dirinya dan alam hidupnya, begitu pula  orang yang memilih beragama atau berkeyakinan.   Sikap, perilaku  dari pilihan itu ,  melahirkan ritual-seremonial ,  gaya hidup,   budaya  dalam kehidupan yang khas,  unik, "bahkan dianggap nyeleneh, tidak masuk akal, dll." bagi  orang yang berbeda pilihan, bahkan  perselisihan,  perkusi, permusuhan, perperangan ;  bahkan  diantara  orang yang sama sama beragama dengan sama pilihan.  Seolah - olah ada  pemeluk pilihan ingin mendominasi yang lain atau beda pilihan  sebagai yang "Benar dia dan yang lain Salah"; bahkan kehidupan  dunia  dibuat menjadi hitam-putih (dunia salah -benar). 

Sebagai manusia yang bersosialisasi, manusia menjadi berkelompok, bermasyarakat, bahkan berbangsa dan bernegara- dengan sendirinya,   timbul aturan sosial atau norma sosial atau perjanjian sosial  tertulis ataupun tidak tertulis - yang kemudian menjadi peraturan, undang-undang, bahkan undang undang dasar berbangsa dan bernegara.  Sebagai individu dan  anggota masyarakat atau warga negara  tentu ada hal yang disepakati bersama  dan ada yang tidak diterima  secara individu,  namun kepentingan bersama dapat menjadi utama dari  pribadi bila memiliki tujuan yang mulia dan  bersama. Nilai nilai individu tidak bisa  dipaksakan begitu saja kepada nilai nilai pentingan masyarakat yang sudah mapan atau bila  sudah menjadi tradisi-budaya yang sangat lama.  
Perubahan sosial terjadi bila  nilai nilai individu yang baru( Pembaruan/Inovasi/Kreasi/Penemuan) dapat diterima  dan bermanfaat  bagi masyarakat; bahkan masyarakat dunia. Namun  secara individu  atau kelompok nilai nilai yang diterima dapat berdampak   berbeda; mungkin  bagi yang lain memberi dampak baik/ positif tetapi bagi yang  lain -justru menjadi  buruk/ negatif.

Perubahan sebagai manusia bersosial, ber-agama/keyakinan, berinovasi-cipta budaya atau ilmu dan tehnologi,   tradisi sosial dan perubahan adaptasi alam berakibat  timbulnya peradaban- generasi peradaban yang berbeda -berselang berapa  abad  kehidupan manusia,  sampai  generasi peradaban milinial/ tehnologi informasi 5.0(5.0 era).  Perubahan   utama akibat  tehnologi digital-informasi,  internet of the thing(IOF),  dimana    transformasi informasi yang  cepat dan tehnologi mekanik-elektrik, digital berbasis printah/ internet of  the thing dengan kecepatan G 5/6 , membuat  semua produk jasa -barang  lebih  efisien-efektif- serba  super dibandingkan 1 dasawarsa sebelumnya,  apalagi jauh kebelakang. Berbasis  Big Data- artificial intelligen (inteljen  artifisial/buatan) atau sebagai mindchips robotic(artificial brain), membuat  mesin  yang dikerjakan manusia bisa bekerja secara   robotik , kendaraan transpor pribadi-umum tanpa  sopir, dan aplikasi  bidang  lainnya. 

Hal  tersebut  menimbulkan perubahan yang mengejutkan atau ledakan perubahan yang  dasyat ( Disruption era)  bagi  semua  manusia di muka  bumi ini-  tanpa perkecualian. perubahan yang berdampak keseluruh  aspek kehidupan manusia dan interaksi manusia dengan alam-lingkunganya ,  bahkan diluar alamnya -seperti luar angkasa. 
Perubahan sudut pandang manusia terhadap perubahan tersebut dapat menjadi tantang bagi agama atau pengikut -pemeluk  agama atau keyakinan yang sudah mapan. Dimana  kedudukan dan peranan  agama  atau pemuka agama atau pengikut agama  terhadap perubahan nilai baru yang timbul? apakah  agama  semakin jauh (degradation) atau menjadi terkuatkan(reinforcement)?  Bila  kesenjangan kesenjangan  makin  timbul dan makin jauh , maka  konflik dalam beragama semakin banyak- dan panjajng,  tetapi   bila semakin hilang, agama  menjadi  rahmat bagi pemeluknya.
Antispasi  kesenjangan sangat  penting dengan cara  merefleksi, mereview, merenovasi - evaluasi semua  kemajuan dengan nilai esensial  dari pesan pesan agama yang universal.

Hakekat dari nilai  universal itu adalah   nilai kemanusian yang di-muliakan, di-utamakan oleh manusia itu sendiri. Memanusiakan-manusia  dari manusia yang mempunyai sifat kehewanan, kebinatangan, dari paham hukum rimba- atau hukum alam -rantai makanan. Kemanusian  yang menjadi rahmat bagi seluruh alam, bagi makhluk hidup dan lingkungannya.

Keragaman  budaya manusia , agama, keyakinan,  menjadi kekayaan nilai nilai kemanusiaan,  dan menjadi rahmat dan kebahagian bagi seluruh makluk  di planet  bumi ini. Hal ini bukan suatu utopia  dengan era digital  tehnologi informasi 5.0. Hubungan erat  dapat  dijalin dengan jaringan informasi yang terekam, terjamin, terikat dan terenkripsi suatu proses transaksi sosial, ekonomi, hukum, keamanan, budaya, dll,nya.


Sekian...  coba   renungkan kembali   -- dalam kita  beragama  !!!

Jumat, 21 April 2023

ied mubarak 1444 Hijriah.



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1444H


TAQOBBALALLAHU MINNA  WA MINKUM

SAIYAMANA WA SHIYAMUKUM

QIYAMANA WA QIYAMUKUM

Semoga Allah terima amal Ibadhah kita, Allah terima taubatan kita  dan Allah  pertemukan kita semua dengan Ramadhan berikutnya dalam keadaan sehat wal'afiat.

Aamiin Allahumma Aamiin


Tonggak  awal - tanggal 1  Syawal 1444 Hijriah  adalah  tonggak hijriah  kembali ke fitrah manusia, kembali kepada komitmen suci  antara manusia dengan  Allah SWT  sebagai  hambaNya, sebagai penguasa -pemimpin makhluk bumi(khalifah fil ardh). Sebagai pengemban misi suci  penciptaan kehidupan  bumi,  manusia harus  menjadikan bumi tempat kehidupan semua makhluk (ciptaan Allah) hidup damai sejahtera dan saling  menjaga -memelihara, memperbaiki dan melestarikan lingkungan hidupnya terus menurus. Manusia diberi waktu dan tempat untuk menilai dirinya dari dalam (internal) dan eksternal( petunjuk Allah/kitab suci) - meng-default, meng-upgrade-tunne-up dari kesalahan, kekurangan, kelebihan, kotoran  secara fisik- spritual/jiwa selama puasa ramadhan  sehingga memiliki kemampuan seperti semua/sediakala  dalam menjalankan "misi dunia/bumi-nya"  atau kembali ke fitrah diri yang kuat dan gigih/tangguh.  Ibarat reparasi perangkat komputer yang "lemot" atau perlu di update  untuk agar tetap berfungsi dengan baik sesuai dinamika waktu/perubahan zaman. Begitu juga pada sistem sel hidup -yang perlu regenerasi agar tetap dapat  berfungsi dan menjaga proses hidup.

Semoga  tahapan tahapan kehidupan yang berputar dalam sumbunya (seperti roda berputar) dan menempuh arah - jalan serta melaju kedepan -terus bisa kita lalui dengan baik dan selamat.

Sabtu, 16 April 2022

Demokrasi : Kebebasan berpendapat



                               

Dalam system masyarakat yang menganut paham demokrasi, “berpendapat” adalah hal yang biasa dan menjadi hak setiap orang dan bebas disampaikan atau dikemukakan kepada public, pemerintah, negara. Namun dalam paham demokrasi terdapat norma dari rakyat untuk rakyat, untuk kepentingan umum, kepentingan bangsa dan negara; artinya kebebasan berpendapat harus mengikuti norma bersama yang sudah disepakati secara politik dalam peraturan, undang undang, undang undang dasar negara yang berlaku dalam kehidupan berbangsa dan negara. Dalam “kehidupan demokrasi” kekuasaan politik diberikan dalam system perwakilan dipemerintahan(eksekutif) dan dewan perwakilan rakyat (legislative) yang dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum secara bebas dan rahasia. Pemerintahan (Presiden) dan DPR bersama sama membuat undangan-undangan(UU) dan mengangkat aparat keamanan dan hokum negara , seperti Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Yudisial, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala Polisi , Komisi komisi negara (Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Pemilihan Umum , dll.); Hal itu adalah produk politik demokrasi yang mengemban amanat rakyat, untuk mengolah kehidupan bangsa dan negara mencapai kehidupan yang layak- adil dan makmur/sejahtera dan sentosa.

Kamis, 14 April 2022

IRONI DEMOKRASI INDONESIA


Bentuk Negara Indonesia   adalah negara kesatuan republik indonesia yang  menganut  system demokrasi Pancasila. Dalam prakteknya  kekuasaan  dianut berdasarkan teori   “trias politika” yaitu kekuasaan eksekutif, yudikatif, legislative secara terpisah.  Kekuasaan  Eksekutif  dan Legislatif di pilih oleh rakyat melalui pemilihan umum  secara langsung, sedangkan  yudikatif (Mahkamah  Agung, Jaksa Agung, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Yudisial) dipilih kepala eksekutif (Presiden) dengan persetujuan legislative (DPR, MPR,DPD).  Sebagai negara  yang  mempraktekan paham demokrasi yang termasuk terbesar   di dunia,  demokrasi di Indonesia sudah kelewatan( kebla-blasan) atau sangat liberal. Tidak seperti di negara asal paham demokrasi di Barat – dimana misalnya Amerika Serikat, partisipasi  politik di wakili oleh hanya dua partai politik yaitu Partai Demokrat dan Partai Republik, berbeda  sebaliknya  di Indonesia, Partisipasi politik rakyat diwakili oleh banyak partai politik,  namun juga oleh diluar partai politik -  seperti   Mahasiswa, Organisasi  Buruh, Ormas-ormas yang melakukan pergerakan politik.   Hal ini berbeda  dengan negara asal demokrasi,  tidak ada  pergerakan politik diluar partai politik,  semua aspirasi demokrasi disalurkan melalui partai politik dan kekuasaan dijalankan sesuai teori trias politika,  bila terjadi ketimpangan  atau penyalahgunaan  kekuasaan  politik, atau kebijaksanaan politik yang dianggap merugikan kepentingan rakyat,  maka rakyat  dapat lakukan tindakan politik dengan tidak lagi memilih partai yang berkuasa pada periode pemilihan umum periode berikutnya. Di Indonesia praktek kekuasaan politik, dengan  banyak partai politik, dan non partai(yang dianggap kekuatan politik tersembunyi atau informal) , realitasnya   partisipasi politik rakyat- tidak terwujud dan terwakili oleh kekuatan partai politik, seolah olah  diwakili oleh kekuatan  non partai yang berpolitik- seperti mahasiswa, ormas.  Di negara demokrasi Barat  tidak pernah kekuatan non partai sebagai kekuatan politik yang menjadi oposisi pemerintahan yang resmi.  Aspirasi  politik hanya melalui partai politik, atau bila ingin berpolitik, maka bisa masuk menjadi anggota partai politik;  demontrasi  terhadap pemerintah   dilakukan oleh  anggota  partai politik-  sebagai partai oposisi. Coba perhatikan di Negara Singapura, Malaysia, Australia, Eropa, Amerika Serikat, apakah ada   demo demo yang dilakukan oleh  anggota diluar partai?

 

Selasa, 12 April 2022

Father of Radiology Intervention





Charles Theodore Dotter adalah perintis radiologi vaskular Amerika Serikat (lahir 14 Juni 1920 – wafat 15 Februari 1985) yang mengembangkan radiologi intervensi. Dotter, bersama dengan peserta pelatihannya Dr Melvin P. Judkins, menjelaskan tentang angioplasti pada tahun 1964.

Dotter sekolah dan menerima gelar sarjana seni pada tahun 1941 dari Duke University. kemudian melanjutkan sekolah kedokteran di Cornell, di mana dia bertemu dan menikah dengan istrinya, Pamela Beattie( seorang kepala perawat di Rumah Sakit New York) pada tahun 1944. Dia menyelesaikan magangnya di Rumah Sakit Angkatan Laut Amerika Serikat di Negara Bagian New York, dan residensinya di Rumah Sakit New York.

Dotter adalah orang yang pertama kali melakukan angioplasti dan pemasangan stent yang dilakukan melalui kateter, untuk mengobati penyakit arteri perifer(peripheral arterial disease) di tahun 1964.

Dotter jugalah pada tahun 1950, mengembangkan majalah Roll-Film X-Ray otomatis yang mampu menghasilkan gambar dengan kecepatan 2 per detik.





Minggu, 10 April 2022

"Kehendak Bebas/ free will" Manusia



Dalam konsep yang ideal -manusia mempunyai “kehendak bebas yang mulia” yang melahirkan rekayasa kehidupan yang beradab, namun- sejarah manusia mencatat, kehendak bebas manusia telah menimbulkan kerusakan dan dianggap “tidak beradab” pada waktu yang lalu dan terus mengancam sampai saat sekarang kehidupan manusia. Timbulnya perperangan/konflik antara suku, bangsa, negara disebabkan adanya “kepentingan kehendak bebas” manusia. Kehendak mulia seolah jauh dari keinginan esensial –eksistensial, manusia sebagai makhluk yang mulia, tetapi sebagai makhluk buas-liar. Pada tataran moral –kehendak bebas manusia diarahkan atau dituntun kepada norma norma yang disepakati bersama(masyarakat) atau keluhuran ajaran agama, namun – nilai nilai tersebut ter-disintergrasi pada nilai nilai individu baru –zaman digital atau era tehnologi informasi-robotik atau virtual reality-game; zaman ekonomi digital-internet of thing dengan gadget/dawai pintar(smarth phone); merubah sikap perilaku bebas manusia lebih terbuka dan saling mempengaruhi.

Perubahan sudut pandang /perspektif manusia terhadap dirinya sendiri dan terhadap dunia/peradaban manusia saat ini sangat drastis , sangat transparan, terbuka, mudah yang dapat melemahkan atau menguatkan sikap-perilaku setiap orang atau banyak orang dalam waktu yang singkat. Perubahan norma norma atau nilai nilai social menjadi bersifat global, sesuatu yang trending –seperti menjadi acuan social kemana arah sikap-perilaku, seperti trending budaya, politik, lifestyle, ekonomi, dll. Perubahan ini mencuat sejak adanya mesin computer pencarian data, seperti google, yahoo, dll. Kemudian berkembang setelah adanya media social via internet seperti youtube, facebook, twitter, skype, whatsapp, dll. Juga game-online, bisnis online, e-commerce hingga semua aktifitas pekerjaan berbasis tehnologi elektronik digital – internet –dari segala urusan administrasi –sampai keamanan berbasis cyber-net. Dunia manusia seperti tidak pernah tidur, gelombang elektronik –internet menerangi malam hari –seolah olah manusia bekerja 24 jam walaupun dalam keadaan tidur, karena computer, smartphone tidak pernah mati. Dunia kertas sudah seperti ditinggalkan, tulisan cantik bukan menjadi nilai kerapihan seorang untuk mendapat pujian sebagai seorang sekretasis, tetapi dokumen atau informasi atau perintah dapat dibagikan dalam format yang singkat, cepat, to the point, melalui smart-phone. Transaksi ekonomi dapat dilakukan secara online melalui aplikasi yang dibuat khusus, seperti membayar listrik, baya pajak, biaya sekolah, bank, pesan dan bayar taksi/transport, menjual, pesan dan bayar makanan-minuman, menjual barang/dagang, dll.

Manusia masa kini, seolah olah mendapatkan “kenikmatan atas kemajuan tehnologi informasi” dengan dimanjakan kehidupan dengan tehnologi internet berbasis 4.0 / 5.0 (kecepatan computer dan internet yang tinggi), semua kebutuhan dan pekerjaan bisa dilakukan secara online dirumah-tanpa harus keluar rumah, kecuali kerjaan bersifat fisik tertentu. Begitu juga pekerjaan berbasis media-sosial yang mendapatkan “fee dari input content” , menjadi trending seperti menjadi youtuber, influencer, endorse –sebagai bintang iklan atau meng-iklan produk jasa-barang.

“ jualan online” menjadi modus ekonomi sejak adanya aplikasi media social dan setiap orang bisa mendapatkan –keuntungan ekonomi digital dalam bentuk uang secara online atau langsung offline. Media elektronik berbasis stasiun televisi sudah berubah pula bentuknya mengikuti basis aplikasi untuk mendapatkan pemirsanya/subscribernya, bila tidak akan tersingkirkan.

Perubahan juga terjadi –cara pandang orang terhadap apa yang sudah “mapan” atau norma atau konsep hidup yang ada. Khususnya terhadap bagian tubuhnya, seperti meng-endorse bagian wajahnya, dadanya, pinggulnya, bahkan bagian sensitive-organ sex di medsos untuk mengisi konten atau mendapatkan followers yang banyak; walaupun ada batasan atau aturan terhadap content yang sensitive dari admin aplikasi. Alasan sisi bisnis, batasan konten –menjadi longgar. Karena aplikasi tersebut mendapatkan keuntungan dari followers dan following yang banyak-juga iklan yang masuk. Orang tanpa malu atau beranggapan “bagian tubuh” adalah komoditas yang dapat menarik perhatian orang dan dapat menghasilkan uang atau bernilai ekonomi, hanya dengan menggunakan smartphone atau smart-camera bisa –meng-upload “gambar/video” dirinya ke aplikasi medsos- dimana dan kapan saja. Ada juga bukan alasan ekonomi, tetapi karena “iseng, kenakalan, narsis, flexing”. Keterbukaan yang global, membuat akses didapat semua orang untuk melihat “upload” yang trending/viral. Setiap orang dapat merespon atau mereaksi “anggapan apa yang baik atau yang buruk” dan hal itu dapat menjadi “content” dalam cannel medsosnya-yang bisa sebagai buzzer atau endorser atau influencer.

Dunia medsos menjadi “area bebas” tak terkendali, bila orang tidak memiliki standar norma –normal atau tanpa norma yang diakui bersama(disepakati bersama), orang bisa meng-eksplotasi dirinya sendiri atau orang lain –tanpa peduli –baik-buruk dampaknya -sikap-perilakunya bagi lingkungan dan masyarakat umumnya. Kegaduhan social-moral,susila, budaya, agama, dll. Dapat terjadi tidak hanya di dunia medsos/maya tetapi dunia nyata dengan sangat cepat dalam hitungan detik. Hal ini hanya terjadi karena jari dari “kehendak bebas/free will” yang mengklik smartphone dengan “kepentingan egonya”.

Kepentingan ego manusia yang sentris (egosentris) menjadi “trending” saat manusia “asyik “ dengan smartphonenya, asyik menyendiri menjadi individual masuk dalam virtual reality(VR) dari lingkungan sekitarnya/masyarakat sekitarnya; Atau sebaliknya dia masuk dalam dunia yang menguasai dirinya, kelompoknya(ego kelompok), yang meniadakan kelompok masyarakat lain. Intoleransi terhadap orang lain atau kelompok dengan kelompok terjadi dengan mudah di era sekarang karena medsos;karena jari pelaku medsos.

Cara pandangan manusia berubah secara positif kearah konstruktif - bahwa manusia memiliki kebutuhan bersama –baik secara individu dan masyarakat disekitarnya-interaksi yang luas dan cepat melalui sebaran informasi yang mudah diakses via internet. Manusia bisa berkunjung –wisata ke bagian dunia yang “unik dan menarik” – dibagian yang ada dan tidak ada di tempat tinggalnya; melalui medsos-internet, umat manusia menjadi lebih bersatu dan saling menghargai-hormati dan toleransi terhadap perbedaan kultur budaya- agama, normal-nilai social, aturan setiap bangsa-negara; tidak ada lagi diskriminasi berdasarkan SARA atau apapun; Dunia tanpa batas dan satu kesatuan manusia sebagai tempat hidup-kehidupan yang damai-sejahtera oleh ikatan jaringan informasi-seluruh aspek /system kehidupan. Internet of the thing sebagai network manusia hidup di era peradaban manusia modern yang serba cepat dan tepat serta terbuka; automatic – robotic dan artificial intelligence. Norma atau nilai nilai agamapun berubah dalam masalah masyarakat. Bagaimana pengajar atau pendakwah mengajarkan atau menyampaikan nilai –norma agama secara baik pada generasi kitab –ebook, milinial, five.zero. Tantangan fiqih terhadap informasi yang terbuka melalui medsos –internet harus dapat mengantispasi- disinformasi atau kebekuan –kebuntuan, kekakuan fatwa ulama.

Manusia dari sisi gender –laki laki dan wanita bukan menjadi masalah, bukan sesuatu yang perlu diperlakukan berbeda karena fisiknya, tetapi sama karena tanggung jawabnya, kesempatan mengaktualisasi dirinya sendiri; wanita dan laki laki memiliki kebutuhan yang sama dan satu sama lain saling membutuhkan dengan derajat/kedudukan yang sama. Perilaku social setiap orang menjadi sama di era digital internet of the thing; kesempatan orang muda dan tua, anak dan orang tua, wanita dan laki laki tidak dibatasi dengan smartphone; tergantung kehendak bebasnya , “mau apa?”. Orang bisa kaya sejak anak anak atau sudah tua sekali/manula; tidak ada istilah usia produktif sebagai usia bekerja. Kekayaaan dalam arti materi atau imateri dapat diwujudkan dalam bentuk uang di dunia nyata atau dunia tidak nyata(virtual reality); pembayaran transaksi bisnis dapat berupa uang elektronik/digital atau uang nominal atau uang crypto-seperti bitcoin.

Sejarah manusia mencatat, betapa orang saat ini –merasa sulit membayangkan kehidupan orang masa lalu – dari sisi informasi-komunikasi , perdagangan-ekonomi dibandingkan era sekarang ini. Bayangkan- dahulu kala, untuk menyampaikan informasi atau perintah atau aturan hukum atau menghantarkan hadiah, upeti –perlu seorang kurir atau kafilah yang berjalan berhari hari, bahkan berbulan bulan sampai ke penerimanya. Sungguh bersyukur lah kita sekarang, bisa menikmati kemudahan kemudahan infromasi –komunikasi, transfer , transportasi melalui sarana yang canggih.

Esensi sejarah dari hidup dan kehidupan peradaban manusia mempunyai nilai nilai perilaku manusia yang patut dan tidak patut, sejak dahulu sampai sekarang adalah sama. Setiap manusia mempunyai dan mendapat pilihan dan kehendak untuk sejahtera, bahagia, kemuliaan atau sebaliknya. Pilihan dan kehendak kita dalam ber-medsos atau ber-internet of the thing , apakah membuat kita sejahtera, bahagia, mulia ? atau sebaliknya kita salah menggunakannya menjadi “jauh” dari sejahtera, bahagia dan mulia.

Smartphone sudah menjadi alat kerja kita dalam kehidupan sehari hari yang tidak terpisahkan di era saat ini, yang memudahkan kerja dan aktifitas kita, namun nilai kehidupan kita tergantung dari kehendak bebas kita; “memilih dan menentukan nilai” baik atau buruk. Dalam bahasa sejarah atau kejadian diungkap dengan kata – “damai, tenang, sejahtera” dan lawan katanya “ konflik, perang, kehancuran” dari hubungan –interaksi kehidupan antara manusia; masyarakat, bangsa, negara dari sejak nabi Adam sampai sekarang. Bahasa medsospun dipenuhi oleh konten yang bersifat damai dan perang, antara berita benar dan bohong/hoaks (dan lain lainnya) yang kemudian tercatat sebagai jejak digital/sejarah setiap pelakunya.

Kesadaran diri bahwa setiap orang menuliskan sejarahnya di medsos dapat merekam semua aktifitas semua orang dan menyimpan dalam “bank data” menjadi “big data” dan “memframing” sebagai “biografi” setiap orang, kelompok, golongan masyarakat, bangsa dan negara, bahkan antara bangsa/negara. Namun “data data di bank data” dapat di hapus atau direkayasa, di”hack” untuk kepentingan “ baik atau jahat” oleh pemilik mesin atau peretas(hacker), virus internet/malware, kerusakan mesin. Keamanan dan system keamanan /perlindungan data pribadi menjadi sangat penting, agar tidak digunakan untuk kepentingan “jahat” atau dimanipulasi orang lain atau pihak lain.
Pada era serba digital dan online dalam kegiatan administrasi, transaksi ekonomi atau alat bayar, kekuatiran data pribadi, alat bayar, kartu pintar/ATM dicuri dengan di hack atau dimanipulasi menjadi masalah atau hal yang utama. Bagaimana ATM yang diblok atau isinya dikuras karena datanya sudah dirubah atau diketahui data dan passwordnya orang lain. Juga masalah koneksi jaringan siber atau internet yang lemah atau terputus karena gangguan sinyal atau listrik mati pada servernya. Antisipasi secara manual masih sangat penting untuk pengisian, pengumpulan dan penyimpanan data melalui kertas/formulir data

Jumat, 04 Maret 2022

Memahami perilaku manusia

 


  Tubuh “ menjadi  komoditas,-  penghasil uang, “kekayaan” atau Kapitalisasi organ tubuh –merupakan  aset untuk mencari uang. Apakah  maksudnya ?  Perlu mengenali  diri tentang tubuh manusia secara garis besar  dan keunikan manusia dalam perilakunya.

Secara   fisik,  manusia diberi organ tubuh yang sempurna, yang terdiri dari bagian kepala,  tubuh dan anggota gerak  tubuh, dan alat kelamin dan reproduksi.

Secara  Anatomi bagian kepala memiliki otak dan bagian indra- mata, telinga, hidung dan mulut  yang berfungsi sebagai pintu masuk-keluar makanan-minuman kedalam tubuh; melalui bagian leher sampai   perut.

Tubuh memiliki bagian organ paru paru-sebagai  pernafasan, usus sebagai pencernaan, ginjal sebagai  pengolahan,pengatur dan pembuangan cairan tubuh, jantung sebagai pompa –aliran darah, dan organ alat kelamin sebagai reproduksi dan hasrat biologis. Bagian anggota  gerak terdiri dari tangan dan kaki yang berfungsi sebagai alat gerak;  memegang, berjalan  dan bertujuan mewujudkan kebutuhan  dirinya dalam bermacam bentuk.

Keunikan manusia dari segi perilakunya adalah berbudaya yang  menciptakan peradaban dari waktu ke waktu.  Manusia  mampu merubah atau merekayasa  dirinya dan lingkungannya menjadi "sesuai dengan mimpinya", menciptakan tehnologi untuk memudahkan -menopang kehidupannya.  Itulah  perbedaan manusia yang  esensial dibandingkan mahluk lain. Dengan kata  lain  manusia esensinya   memiliki  "kehendak bebas/ free will" ;  sesuatu yang mendorong manusia -mampu untuk hidup dan bertahan hidup dalam keadaan apapun, lingkungan apapun dengan  berpikir- untuk merubah, memperbaruhi, mengembangkan, menciptakan pengetahuan, ilmu dan tehnologi "sesuai dengan tujuan hidupnya atau kepentingannya". 

Peradaban manusia  yang dihasilkan dari kehendak bebas dapat menghasilkan  "nilai atau norma"   baik  - buruk  atau diterima dan tidak diterima dalam kehidupan sosial manusia.  Nilai nilai / norma norma yang  dijalani atau dipraktekan sesuai kepentingan individu atau orang banyak yang bisa "menyimpang atau dimanfaatkan yang merugikan orang lain".  Sesuatu yang  tabu  bisa  menjadi hal "biasa" atau tidak tabu di suatu kelompok atau komunitas; begitu juga suatu bangsa atau negara. 

Dalam masyarakat sekarang  ini, sekat sekat  perbedaan -atau kesenjangan  nilai nilai  peradaban manusia makin   sempit atau berkurang, terutama sejak era tahun 2000 an , era kemajuan tehnologi informasi berbasis digital/internet, internet of  thing, melalui mesin pencari  data yahoo, google,  media daring seperti facebook,twitter, whats-app, youtube, instagram,  tiktok, dll. dan ditunjang dengan tehnologi handphone berbasis komputer sederhana sampai yang superkomputer -menjadi smartphone;  demikian juga perangkat komputer personal((PC), komputer lap-top, komputer tablet  dengan kemampuan kecepatan internet 5 G. Interaksi antara manusia yang cepat dan interaktif  juga berdampak negatif  -selain positif; yaitu  sumber informasi  tidak benar (hoaks)atau konten informasi yang  diplintir atau informasi pencitraaan palsu(fake) sebagai sesuatu yang disengaja untuk kepentingan tertentu(perang informasi/opini).  

Efek dari sebaran informasi via medsos(medial sosial internet)  dari sisi  ekonomi juga berdampak positif  dan negatif. Bagaimana  ekonomi berkembang melalui  media berbasis aplikasi digital, seperti gojek, grab, marketplace, e-commerse,  medsos-youtube,tiktok, instagram, dan semua transaksi berbasis digital. Pelaku usaha dan penggunanya    saling mendapatkan manfaat atau keuntungan(  dampak positif),  namun sebaliknya dapat terjadi sebaliknya bila basis data digital disalahgunakan untuk kepentingan sepihak apakah oleh pelaku usaha(produsen) atau pengguna usaha(konsumen) atau oleh pihak ke 3 (hacker).

Dalam dunia medsos , pengisi  youtube, tiktok, instagram bisa mendapatkan "bayaran" bila mencapai nilai konten tertentu dan juga dari iklan dalam konten yang dilihat. Prinsip simbiosis mutualisma ini sudah menjadi "penghasilan" bagi jasa produsen media dan jasa pengisi media. Bagaimana jasa pengisi media  membuat konten yang baik atau banyak dilihat penonton/pemirsa ?  Sesuai dengan target  ke pemirsa  - dengan sengaja  tidak mendidik atau dis-informatif,  namun banyak juga yang informatif dan mendidik, mencerahkan, dll.   

Pelaku " negatif " yang sengaja menjadikan "konten"  sebagai jualan ; sebagai  penghasilan / komoditas yang meniadakan atau tidak peduli atau bertentangan, melanggar dengan nilai nilai atau norma norma umum yang berlaku, Contohnya seperti tulisan-ucapan hoaks, opini sesat; perbuatan asusila, jahat  dalam ber-medsos.  Dalam "perang " informasi/berita  bahkan ada  "sponsor atau pendana "  dari  konten yang di produksi di medsos dengan tujuan  propaganda, framing opini/pengaruh, pengalihan issue,  proxy war,   chaos , dll.   Sasaran  terutama kepada masyarakat awam atau masyarakat yang rentan terhadap konten disinformatif-destruktif/hoaks/fitnah/fake. 

Peradaban  era milinial saat ini, dimana  mesin robotik dengan era tehnologi internet of thing(IoT) 4/5.  dengan aplikasi artificial intellgence(AI) , semakin memudahkan manusia bekerja dan memenuhi kebutuhannya dalam segala aspeks kehidupan;  terutama dalam aspeks sosial ekonomi, pendidikan, hukum-keamanan dan -sosial politik, serta sosio-budaya.  Dengan mudah terjadi pergerakan -percepatan aspeks aspeks tersebut berubah  dan saling mempengaruhi.

Ketika   "kebohongan, kepalsuan, ketidak-sopanan, ke-asusilaan, dll" menjadi komoditas yang di"produksi" secara  sengaja, terus menurus dan  menguntungkan ke media sosial - maka akan berdampak pada pemirsa atau penonton -penerima konten yang negatif; menimbulkan persepsi salahpaham, kebencian, permusuhan, konflik bahkan "perang"; perubahan persepsi dalam sikap dan juga perilaku yang negatif. 

Banyak contoh dalam konten di youtube, tiktok, reels(instagram),dll. seperti orang yang "tidak malu" tampil "memamerkan" bagian tubuh yang seksi atau sensitif  agar dapat follower atau like atau komentar atau sekedar "iseng dan curhat" kepada teman kencannya; namun ada sengaja mengendorse atau mengiklankan diri untuk tujuan/motif  transaksi bisnis/ekonomi. Apa yang terjadi  pada era sekarang ini akan semakin terbuka di masa yang akan datang , pengaruh nilai nilai global semakin besar dan tidak bisa dibendung dengan menetapkan aturan lokal atau norma kelompok, tetapi sangat ditentukan kekuatan-kemampuan, kepribadian yang konsisten /teguh, konsep diri secara individual yang kuat. Perilaku manusia dituntun oleh  nilai nilai masyarakat yang universal dan nilai nilai agama yang juga adaptif dan kontekstual dalam implementasinya secara individu;  perilaku seperti inilah yang dianggap "sholeh atau berakhlak mulia".  Apapun  konten  dalam  medsos ' tidak mudah mempengaruhi atau berdampak destruktif-distorsif  pada sikap-perilaku secara  individu;   "kekebalan dari virus '"kebohongan, kepalsuan, ketidak-sopanan, ke-asusilaan, dll." yang dijual sebagai komoditas atau tujuan psywar, proxywar.

Solusi secara individu adalah perubahan "mindset" dalam sikap-perilaku dalam melihat dunia secara global;  dunia pendidikan tidak bisa dengan pendekatan formal kurikulum saja tetapi perlu menga-antisipasi perubahan cepat perilaku-budaya secara global - dimana migrasi manusia semakin cepat dan luas  melalui  dunia wisata manca-negara yang terbuka ke bagian terasing bumi ini. Pembentukan kepribadian yang toleran, berjiwa/mental global dan taat pada nilai nilai universal manusia, menjadi prioritas dan kepentingan bersama  dalam lembaga pendidikan informal dan formal. Kegagalan  dalam pembentukan manusia yang" tangguh tersebut" akan  menghasilkan  manusia yang gagal beradaptasi - intoleransi, radikal, dan pengacau peradaban, dll.atau  bahasa kasarnya  "sampah peradaban".